Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 11 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 11 Bahasa Indonesia

September 05, 2016 Pipo Narwastu


Chapter 11: Memburu Bandit ①

Ah... Aku lupa merampas skill mereka. Karena ketika mereka sudah mati, maka skill ku tidak akan bekerja. Nina kemudian bertanya kepada ku:

"Apa kamu nggak ngerasain apa-apa? Kamu baru aja membunuh dua orang 'lho." (Nina)

"Nggak. Mereka mencoba membunuh ku, jadi aku bunuh mereka. Simpel kan?" (Yu)

Ya, di mata ku, perasaan untuk menghargai nyawa sudah lama hilang.

"Nina, aku akan mengajari mu 【Body Enhancement】 nanti." (Yu)

Karena kami sudah menjadi teman, setidaknya aku ingin memberikan dia sesuatu. Aku tidak bisa mengajarinya 【Depriver】 atau membiarkannya tau tentang skill ini atau bisa bisa jadi masalah nanti.

"Apa? Kamu mau mengajari ku sebuah skill?" (Nina)

"Iya, aku tau kamu belum menguasainya." (Yu)

"Whoa. Apa kamu punya skill tipe analisa?" (Nina)

"Ini nggak sama dengan skill analisis. Aku bisa melihat semua skill yang seseorang miliki, sama seperti yang ada di kartu guild mu." (Yu)

"Apa iya? Kalau begitu, kasih tau punya ku dong." (Nina)

_ _ _


_ _ _ _ _ _

Nina kemudian mengeluarkan kartu guildnya untuk memastikan. Yang membedakan adalah kampung halaman, umur, jenis kelamin, dan rangking tidak ditunjukan ketika aku menggunakan kemampuan mata ku.

Aku kemudian mendapatkan infromasi dari Nina mengenai kartu guild.

1. Terdapat 10 rangking guild, mulai dari SSS, SS, S - G. Kebanyakan orang-orang memulainya dari rangking G.

2. Kartu nya juga menyajikan identifikasi.

3. Perkembangan mu secara otomatis akan tercatat di kartu guild.

4. Kau bisa menyembunyikan status mu di kartu guild.

"Kalau dipikir-pikir, ada beberapa info yang tidak ditunjukan bahkan ketika aku menggunakan kemampuan mata ku." (Yu)

"Kesampingkan hal itu, gimana cara mu menggunakan skill tanpa mengucap mantra?" (Nina)

"Kamu nggak tau? Semua skill bisa diaktifkan tanpa mengucap mantra 'lho." (Yu)

"Eeeh? Yang bener aja... Aku nggak pernah denger ada seseorang menggunakan skillnya tanpa mengucap mantra." (Nina)

"Gini lho, bukan berarti sama sekali nggak mengucap mantra. Aku hanya mengucapnya dalam kepala ku." (Yu)

"Apa? Apa itu mungkin?" (Nina)

"Tak usah khawatir, aku akan mengajari itu juga." (Yu)

Aku mengaktifkan 【Body Enhancement】.

"Apa kamu bisa merasakan aliran mana nya? Aku udah mengaktifkan skill ku." (Yu)

"Eeh?" (Nina)

....

Sudut Pandang Orang Ke Tiga

"Nina, apa menurut mu kita bisa menjual perlengkapan mereka di desa Resser?" (Yu)

"Um.." (Nina)

Nina tidak yakin, karena tombaknya terbelah dua, dan yang lainnya juga kurang begitu berharga. Mereka kemudian memutuskan untuk kembali pulang ke rumah Stella.

"Nenek Stella, aku pulang." (Yu)

"Yu, selamat datang kembali! Nina! Nenek terkejut kamu datang juga." (Stella)

"Selamat sore, nek." (Nina)

"Hehe, Kelihatannya kalian sudah menjadi teman." (Stella)

"Iya, ini berkat nenek juga." (Nina)

Setelah itu mereka pun mengobrol dengan penuh semangat. Menu makan malamnya terdiri dari roti dan sop kelinci hirbed. Karena nenek Stella akhir-akhir ini terlalu banyak bekerja, dia membutuhkan banyak nutrisi.

"Nek, apa nenek masak nasinya banyak?" (Nina)

"Kamu bisa makan sampe sekenyang mungkin." (Stella)

"Yosh!" (Nina)

Sudut Pandang Yu

Nina makan dengan rakusnya. Aku juga nggak boleh kalah.

"Oh iya, Yu. Nenek pernah dengar dari para penduduk kalau mereka melihat bandit di pegunungan. Kalau kamu pergi kesana buat mengumpulkan tanaman herbal, hati-hati 'ya. Mereka menculik wanita dan anak-anak kemudian menjualnya sebagai budak." (Stella)

"Baiklah. Kami akan berhati-hati." (Yu)

"Nina-chan, kamu bisa menginap disini malam ini." (Stella)

Nina melihat ku sekilas kemudian menjawabnya.

"Tentu saja, nek. Aku akan senang untuk menerimanya." (Nina)

"Eh?" (Yu)

"Kalian bisa tidur bersama." (Stella)

"Eeeehhh?" (Nina)

"Pria dan wanita di bawah umur 20 tahun tidur bersama... bukankah itu aneh?" (Yu)

"Tapi, bukannya Nina takut sama laki-laki?" (Stella)

“You’re going to sleep together… Go to the civil office… And register…”
(Note: mungkin ada yang ngerti maksudnya apa?)

Aku bisa merasakan Nina menempel pada ku. Aaah aku capek..

(TL Note: jujur ane kurang ngerti sama percakapan di atas) 

1 comment:

DMCA.com Protection Status