Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 24 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 24 Bahasa Indonesia

September 30, 2016 Pipo Narwastu


Chapter 24: Ikan Besar di Dalam Kolam Kecil ②

(Bagaimana bisa... Dia bahkan bisa menggunakan 【Black Magic】) [Joseph]

Joseph tidak terkejut. Itu karena pengalaman berperangnya. Matanya sudah melihat segala hal di dunia ini. Dia tahu matanya Yu. Matanya sama seperti mata seseorang yang telah kehilangan orang tua atau saudaranya karena perang. Itu adalah mata yang membenci dunia ini.

Meskipun begitu, bola-bola api itu hanya melayang-layang saja di udara. Bentuknya kemudian berubah.

Dari bentuk bola ke bentuk seperti tombak panjang.

Api nya berubah dari bola api ke tombak api. Sihir rangking kedua.
(Apa? Dari bola api berubah jadi tombak api?) [Joseph]

Joseph kemudian menghindari serangan yang dilancarkan kepadanya.
(Anak ini merubah bola apinya ke tombak api. Aku belum pernah mendengar itu sebelumnya.) [Joseph]

Yu men-summon bola api ke segala tempat. Di saat bola api itu menyatu dengan tombak api, hal itu mengejutkan Joseph.
(Agar dapat mengenainya, sihir ku.. Aku perlu lebih) [Yu]

Lusinan bola api sekarang telah menyatu menjadi satu bola api besar berdiameter 5 meter. Bola api tersebut mulai dikompresi menjadi ukuran bola ping pong di tangannya.

"Makan ini!" (Yu)

Di saat berikutnya, bola itu sudah menghilang dari tangannya Yu.

"Whoa!" (Joseph)

Dengan mata yang tajam, sangat mungkin untuk melihat pedangnya Joseph yang telah peok.

"Jangan gila, nak. Menggunakan sihir seperti itu di sini..." (Joseph)

Akan tetapi, kesadaran Yu mulai memudar.

"Apa-apaan?" (Lalit?)

"Ini gila.. Untuknya dan nyonya tadi, skill mereka..." (Joseph)

(Dan skill terakhir tadi, dia menggunakan sihir rangking keempat, explosion. Untuk seorang pemula bisa menggunakan sihir rangking keempat... Hahaha.) [Joseph]

Awalnya dia mengira kalau guild master Mofisu memberikannya pekerjaan yang membosankan, akan tetapi dia mulai tertarik kepada Yu.

Ketika Yu tersadar, Nina dan Lena ada disana. Nina tiduran di sampingnya Yu, dan Lena atasnya.

"Apa yang sedang kalian lakukan?" (Yu)

"Syukurlah kamu tidak-apa. Aku khawatir tadi." (Nina)

"Ini... Aku sedang melakukan hal ini untuk sihir penyembuhan ku agar memiliki efek yang lebih baik." (Lena)

Setelah beberapa saat, Joseph masuk ke dalam ruangan.

"Yo pemula. Maaf atas sebelumnya tadi. Aku hanya ingin menjajal kemampuan mu tapi karena kau lebih dari yang apa aku perkirakan, aku jadi serius." (Joseph)
(Bohong.. Kau sama sekali tidak terlihat serius. Ketika aku mengaktifkan sihir terakhir ku, dia juga mengaktifkan skill tanpa merapal. Dia masih menyembunyukan kemampuan sebenarnya.) [Yu]

"Yah, Mohon kerja samanya." (Joseph)

Joseph mengelus kepalanya Yu, dadanya Nina dan dadanya Lena...

"Besarnya..." (Joseph)

"Shinee...." (Nina)
(Note: Shine = Mati)

"Kyaaa...." (Lena)

"Akan kubunuh kau..." (Yu)

Yu memberinya pukulan di perutnya, Nina menampar wajahnya dan memberikan sentuhan akhirnya dengan memukul selangkangannya dengan tongkatnya. Lena sama sekali tidak menahan diri.

"Gufu.. Apa yang kalian lakukan.. Aw..." (Joseph)

"Hukuman Sorgawi!" (Lena)

Joseph kemudian keluar dari ruangan sambil berjalan dengan kikuknya.

"Nina.." (Yu)

"Oh? Ada apa?" (Nina)

"Kata mu kamu mau menjadi Seeker atau Treasure Hunter sebelumnya. Jadi, job apa yang kamu pilih?" (Yu)
Sebelum Nina menjawabnya, Yu melihat statusnya Nina.
__ __ __ __ _

__ __ __ __ _
Memilih job kedua meningkatkan statusnya sekali lagi. Biarpun begitu dia memilih Assassin.

"Erm... Ini job yang bagus yang aku pilih." (Nina)

Dia sepertinya ingin menyembunyikannya dan memberikannya jawaban yang samar-samar, tapi Yu sudah mengetahui kebenarannya dan memaksanya lebih jauh lagi.

"Latih tanding dengan paman itu merusak mood ku, mungkin aku akan pergi berbelanja buat ningkatin mood ku." (Yu)

"Aku juga ikutan.." (Nina)

"Ide yang bagus.." (Lena)

No comments:

DMCA.com Protection Status