Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 28 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 28 Bahasa Indonesia

October 20, 2016 Pipo Narwastu


Translator: Belang
Editor: C.Darmawan & Lord D
Proofreader: Ise-kun

Gabung ke grup FB kami untuk mengetahui perkembangan novel-novel garapan kami dan juga chat-chat ga jelas bersama kami https://www.facebook.com/groups/IsekaiNovelTranslation

Chapter 28: Keadaan Shia Haulia

”Kumohon tolonglah Klanku!” [Shia]

Suara Shia si gadis usagimimi menggema di dalam ngarai. Rupanya kelinci ini tidak sendirian dan kawanannya juga dalam keadaan yang sama. Dia sangat putus asa, tapi meskipun Yue terus meningkatkan kekuatan tendangannya. Ia tidak terlihat akan melepaskan dirinya walaupun tapak sepatu membekas di pipinya.
(NOTE - Usagimimi= Telinga Kelinci)

Karena dia terlihat begitu menyebalkan, Hajime tidak punya pilihan lagi...... menggunakan【Lightning Clad】-nya.

”ABABABABABABABABABABAABABABA!?” [Shia]

Setelah mengatur tegangan arus menjadi tidak mematikan, mungkin dia tidak akan mampu bergerak untuk sementara. Telinga kelincinya Shia berdiri tegak dan rambutnya mengeluarkan asap. Ketika 【Lightning Clad】berhenti, dia terjatuh sambil kejang-kejang.

”Ya ampun, dasar kelinci tidak tau malu. Kita lanjut pergi, Yue.” [Hajime]

”Nn…” [Yue]

Karena sudah tidak ada lagi yang perlu dilakukan, Hajime mulai menyalurkan sihir ke kendaraan sihir 2-rodanya.

Namun…

”Aku, aku tidak akan membiarkanmu pergi~” [Shia]

Shia bangkit layaknya zombie dan langsung menempel ke kaki Hajime. Hajime yang terkejut langsung menghentikan kendaraannya.

”Ka-Kau macam zombie. Meskipun tadi itu tidak mematikan… Gimana bisa kau bangun? Itu tadi lumayan menakuti ku…” [Hajime]

“… Menyeramkan.” [Yue]

”UU~ Apa kau bilang! Aku juga punya sesuatu untuk di ceritakan! Menendang dan menyetrumku, itu terlalu kejam! Aku akan menuntutmu ‘tau! Sebagai permintaan maafnya, kumohon tolonglah klanku” [Shia]

Dalam kemarahannya, Shia mengeluarkan permintaan nya dengan ketenangan yang tak terduga. Hajime sempat memikirkan untuk melanjutkan perjalanan sambil menyeretnya dalam keadaan ini, ketika ia berpikir Shia tidak akan melepaskannya, dan Hajime membayangkan Shia si gadis usagimimi berlumuran darah sambil menempel padanya… Itu membuatnya menggigil.

"Ya ampun, apaan sih ini? Baiklah sekarang aku akan mendengarkanmu jadi cepatlah cerita. Eh, jangan ngelap wajahmu dengan mantelku! " [Hajime]

Ketika Hajime berkata mau mendengarkan, Wajah Shia mulai cerah dengan sebuah senyuman dan dengan santainya mengelap wajah kotornya menggunakan mantel Hajime agar terlihat beretika baik. Tapi Hajime yang kesal langsung memukulnya, Shia menjerit ”Hagyun!” sambil membungkukkan badan.

”Aku, aku dipukul lagi! Bahkan ayahku belum pernah memukulku! Lihatlah kecantikan ku dan proporsi tubuh ku ini… nggak mungkin, kamu sukanya laki-laki… ah jadi itu sebabnya kamu nggak tergoda pas tadi itu ya! Al, afunn!?” [Shia]

Karena Hajime mendengar beberapa ucapan yang tidak benar, saat Shia dalam posisi jongkok, Hajime memukul kepala Shia dengan dengkulnya. Benjol merah di dahinya bisa terlihat.

”Siapa yang homo, kelinci menyebalkan. Dari apa yang kau bilang emang dari mana kau tau itu. Yue dan kau, di mana dah kau mempelajari itu…? Yah, untuk sekarang kesampingkan dulu soal itu. Walaupun aku tidak tau darimana asalnya seduction gag itu berasal, alasanku tidak tergoda karena di sampingku ada Bishoujou yang tingkatannya lebih tinggi. Cobalah lihat bentuk wibawanya Yue, dan aku tidak mengerti dari mana kau dapat keberanian untuk menggodaku” [Hajime]
(EDN: Bishoujo=Wanita cantik)

Saat mengatakan itu Hajime mencuri pandang ke arah Yue. Mendengar omongannya, tangan Yue memegang pipinya yang memerah sambil menggoyangkan kepalanya. Rambutnya yang tersinari matahari, bersinar dengan cahaya seperti bintang. Kulitnya seperti boneka Bisque yang sekarang di celupkan ke dalam cat merah, mampu mempesona siapapun yang melihatnya tanpa terkecuali.
(NOTE - Boneka Bisque? Tolong cek google, plz)

Penampilannya berbeda dari saat pertama kali mereka bertemu. Memakai gaun putih murni dan rok mini hitam yang dihiasi dengan jumbaian, mantel panjang dengan garis biru yang membentang dari atas. Sepatu pendek dan kaos kaki selutut. Semua itu terbuat dari pakaian Oscar dan demonic beast materials oleh Yue sendiri. Pakaiannya juga memiliki daya tahan tinggi untuk melindungi pemakainya.

Sementara itu, Hajime memakai pakaian yang serupa, terdiri dari warna hitam dan merah dengan garis mantel hitam dan merah. Itu juga dibuat oleh Yue. Awalnya Yue membuatkan pakaian warna putih supaya memberikan kesan mereka berpasangan, tentu saja itu sangat memalukan karena rambut putihnya membuat Hajime bakalan keliatan putih semua, Hajime yang tidak suka itu kemudian memutuskan dengan style-nya yang sekarang.

Shia cuma bisa bilang ”Uu” ketika dia melihat kecantikan Yue. Tapi ada satu hal yang perlu dikoreksi oleh Hajime, karena pandangan subjektifnya tidak termasuk ke ukurannya juga. Dengan kata lain, kalau Shia dilihat secara objektif, Shia tidak kalah Bishoujo juga.
(NOTE - Subjektif ≡ Menurut pandangannya sendiri. Objektif ≡ Menurut keadaan yg sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi)

Rambut lurusnya yang panjang berwarna abu-abu serta corak biru. Mata birunya yang bening. Alis, bulu mata, dan kulitnya yang putih membuat bentuk badannya serasa misterius. Tangan serta kakinya yang ramping dan panjang, telinga kelinci dan ekornya yang bergerak menambah keindahannya. Para pecinta bulu (Kemona) pasti bakalan mengeluarkan air mata bahagia saat melihatnya.

Mengenai semua itu… ada satu hal yang jadi kekurangan Yue. Bisa dibilang Shia punya dada besar (Oppai) yang menekan ke pakaiannya yang compang-camping, benar-benar sebuah senjata yang tidak bisa diam. Oppai itu bergoyang kuat setiap kali ia bergerak. Kuat tidak hanya pantulannya, untuk konfirmasi.

Singkatnya, kepercayaan dirinya dalam bentuk badan dan style bukan hal aneh. Bisa dibilang Hajime lah yang aneh, sebelum ia yakin akan berteriak ”Usagimimi!!” dan melakukan Ru*ndaibu…

Bahkan, bagi Shia yang harga dirinya dirusak. Malah mengatakan Kata terlarang…

”Ta-tapi! Aku menang di oppai! Apa kau gak liat cewek itu dadanya rata!?” [Shia]

 (Note: Buat yang ngeliat illustrasi ini di ch 27, maaf ane salah naro illustrasinya :v )

”Dada Rata!”

”Dada Rata!”

”Pettanko!”
(EDN: Pettanko itu berarti dada yang rata dalam Bahasa Jepang)

Teriakannya menggema di dalam lembah. Yue yang menggigil karena dipermalukan tiba-tiba bangkit dari kendaraan sihir 2-roda dengan ekspresi yang tersembunyi dari balik poninya.

Hajime hanya bisa bergumam ”A~” sambil menatap ke langit dan membuat sikap berdoa di dalam hati. 'Usagimimi, beristirahatlah dengan damai…'

Saat itu, bisa terlihat oleh Yue. Tebing yang lebih dalam daripada Raisen Grand Canyon.

Yue mengeluarkan suara dengan nada berbisik yang bisa terdengar oleh usagimimi Shia yang gemetaran.

—… Udah kau selesaikan doa mu?

—… Seolah permintaan maaf bakal menyelesaikannya

—… …

—… Shinee! Shinee! (EDN: Shinee = Matilah)

””Storm Emperor!””

—- A—-!!

Tiba-tiba tornado muncul dan menelan Shia lalu menerbangkan dia ke langit. Teriakannya menggema di ngarai. Setelah 10 detik, Bruakk! Ia jatuh di depan Hajime dan Yue.

Dia jatuh dan membentur tanah sehingga membuat cetakan pada tanah tersebut yang terlihat seperti sebuah makam baginya. Benar-benar terlihat seperti scene komedi. Walaupun fisiknya luar biasa tetap saja kalah sama anak kecil. Dengan pakaian compang-campingnya dan ditambah dengan serangan tadi, dia sudah tidak bisa disebut apa-apa lagi selain sampah. karena bajunya yang telah koyak disana sini membuat bagian atas tubuhnya terlihat (you know lah itu loh yang boing boing). Sesuatu seperti ini bisa membangunkan seratus tahun cinta. (surga dunia :3)

Yue seperti mengungkapkan ”Pekerjaan telah selesai!” ketika menghapus keringat di dahinya lalu berjalan menuju Hajime. Menatap Hajime dengan sungguh-sungguh.

“… Apa kau suka yang besar?” [Yue]

Itu benar-benar pertanyaan yang berbahaya. Kalau Hajime mengatakan "Ya!" dia akan mengalami nasib yang sama dengan kelinci itu yang sekarang masih kejang. Itu harus dihindari.

“… Yue, ini bukan tentang ukuran. Tapi siapa partnerku lah yang lebih penting” [Hajime]

”……”

Bukannya menentukan jawaban Ya atau Tidak, Hajime malah menjawab dengan sesuatu yang tidak jelas. Benar-benar meragukan. Yue menyipitkan mata, menyetujuinya kemudian dengan tenang duduk di belakang.

Hajime dengan keringat dingin mencoba mencari beberapa topik untuk memecah keheningan, tapi tidak ada yang datang ke pikirannya. Rai*card Hajime benar-benar tidak berguna.

Namun, segera setelah matanya melirik ke arah Shia yang mencoba untuk membebaskan kepalanya dengan tubuhnya yang gemetaran serta kedua tangannya yang mencengkeram tanah. Dalam pikirannya, dia mencoba untuk membuat itu sebagai topik pembicaraan mereka.

”Dia gerak lagi… benar-benar zombie. Tingkat ketahanannya beneran di atas rata-rata…” [Hajime]

“… Nn” [Yue]

Setelah sekian lama diam Yue menjawab, membuat Hajime lega dan di waktu yang sama suara 'Zubo(Plop)' keluar ketika Shia menarik keluar kepalanya yang tertutup Lumpur.

"Uu~ kalian melihat dengan mata yang kejam. Meskipun aku gak mau terlihat kayak gini" [Shia]

Sambil dipenuhi air mata, Shia menepuk pakaian compang-campingnya dan menggumamkan perkataan yang tidak kedengaran saat merangkak mendekat ke Hajime. Benar-benar seperti film horor.

”Haa~, seberapa tinggi daya tahanmu? Ini beneran nggak normal… Apa yang kau mau?” [Hajime]

Dengan kecurigaan Hajime, Shia duduk dan akhirnya memberitahu masalahnya. Dia membuat ekspresi serius saat duduk di depan Hajime dan Yue yang berada di kendaraan sihir 2-roda. Yah itu memang sudah sangat terlambat dalam banyak hal, tapi…

”Biarkan aku memperkenalkan diri, Aku Shia Haulia dari klan manusia kelinci Haulia. Sebenarnya…” [Shia]

Akhirnya Shia mulai menceritakan kisahnya.

Shia dan klannya tinggal di ”Haltina Sea of Trees”. Klan manusia kelinci mempunyai pendengaran luar biasa dan Skill bersembunyi, tetapi status mereka lebih rendah dibanding demi-human lainnya, karena itulah peringkat (Rank) mereka lebih rendah dibandingkan dengan demi-human yang lain. Mereka lembut, tidak menyukai perkelahian, dan memperlakukan seluruh klan sebagai satu keluarga. Selain itu, secara umum mereka memiliki bentuk badan yang mantap, berbeda dengan kecantikan elf. Karena mereka imut, mereka ditangkap Kerajaan untuk diperbudak dan menjadi produk yang populer.

Suatu hari di Klan Haulia, salah satu bayi perempuan lahir dengan kelainan. Pada dasarnya Manusia Kelinci mempunyai rambut biru gelap, namun rambut anak itu berwarna abu-abu dengan corak biru. Ditambah, ia bisa langsung memanipulasi sihir yang demi-human tidak miliki. Mampu memakai sihir secara khusus.

Tentu klannya benar-benar di buat kebingungan. Seorang anak yang tidak mungkin terlahir dalam Klan manusia kelinci, tidak, bahkan demi-human. Mempunyai kekuatan seperti Demonic Beast yang biasanya akan didiskriminasi. Tapi, karena ia lahir di Klan Manusia kelinci yang memiliki hubungan yang mendalam satu sama lain sebagai sebuah keluarga. Klan Haulia memutuskan untuk membesarkan perempuan itu.
(NOTE - Demonic Beast menurut ane Hewan Iblis *mungkin, wks :v )

Bagaimanapun, kalau keberadaannya diketahui oleh negara demihuman 「Faea Belgaen」 pastinya ia akan dieksekusi. Betapa besarnya mereka membenci Demonic Beast. Seperti yang ada di peraturan negara itu, Demonic Beast yang ditemukan harus segera dibasmi. Ada catatan orang yang membiarkan Demonic Beast hidup langsung di usir dari negara. Selain itu, terdapat diskriminasi Klan. Bagi Klan yang memakai sihir mereka akan dianiaya oleh manusia dan demi-human. Ras lain yang bisa memakai sihir sudah masuk ke Sea of Trees, tapi langsung membunuh mereka sudah menjadi hal yang biasa.

Oleh karena itu, klan Haulia menyembunyikan dan membesarkan perempuan itu secara rahasia selama enam belas tahun. Akan tetapi, keberadaannya telah diketahui. Karena itulah, klan Haulia melarikan diri ke Sea of Trees sebelum tertangkap di Faea Belgaen.

Saat itu beberapa anggota klan lainnya memutuskan untuk pergi ke daerah pegunungan di utara, karena mereka adalah makhluk pegunungan. Walaupun itu tidak berpenghuni, tapi lebih baik daripada ditangkap oleh Kerajaan atau pedagang budak.

Akan tetapi usaha mereka hancur oleh Kerajaan. Meskipun mereka tiba di Sea of Trees, dengan cepat mereka ditemukan oleh tentara kerajaan. Tidak diketahui mengapa para prajurit bisa disana. Karena mereka menghadapi skuadron 1, Klan Haulia tidak punya pilihan selain melarikan diri ke Selatan.

Meskipun para laki-laki mencoba menghalangi agar perempuan dan anak-anak pergi duluan, namun ada perbedaan di kekuatan pertempuran antara tentara kerajaan terlatih yang bisa menggunakan sihir dan Klan manusia kelinci yang lembut dan pecinta kedamaian. Ketika tersadar sudah setengah dari mereka yang tertangkap.

Mereka terus berlari mati-matian sambil terus menghindari kepunahan. Lalu tibalah mereka di Raisen Grand Canyon sebagai pemberhentian terakhir. Memang, tentara kerajaan tidak akan datang ke sini karena Mana sihir tidak bisa digunakan. Sampai semuanya berakhir klan akan menunggu di sini. Klan hanya bisa bertaruh antara diserang oleh Demonic Beast atau para tentara kerajaan yang mundur lebih dahulu.

Namun, tentara kerajaan tidak mencoba untuk menarik mundur sama sekali. Mereka memutuskan untuk menunggu di pintu masuk ngarai tepat di mana peleton memposisikan diri. Mereka menunggu Klan manusia kelinci keluar saat diserang oleh Demonic Beast.

Dan itulah yang terjadi, para Demonic Beast menyerang mereka. Setelah apa yang terjadi mereka tidak akan menyerah kepada kerajaan lagi. Antara melarikan diri ke ngarai atau melarikan diri dari para Demonic Beast, Klan Haulia hanya punya satu pilihan yaitu melarikan diri ke dalam ngarai. Itu sebabnya, mereka berani melompat ke kedalaman…

“… Ketika kami datang. Dari 60 orang, hanya 40 yang tersisa. Kami akan punah kalau kayak gini terus. Entah gimana, tolonglah kami!” [Shia]

Dari awal Shia mencoba memohon dengan penyesalan dan kepahitan di wajahnya. Rupanya, Shia sama seperti Yue dan Hajime, pengecualian dari dunia ini. Dia sama dengan Yue khususnya atavisme.
(EDN: Atavisme = Kemunculan karakteristik dalam organisme setelah absen selama beberapa generasi. Hal ini disebabkan adanya kesempatan berbagai gen untuk melakukan rekombinasi atau penyatuan kembali.)

Setelah selesai mendengarkan cerita, Hajime menjawab tanpa ada ekspresi yang berubah.

”Aku menolak.” [Hajime]

No comments:

DMCA.com Protection Status