Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu Arc 4 Chapter 1 Part 1 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu Arc 4 Chapter 1 Part 1 Bahasa Indonesia

October 03, 2016 Pipo Narwastu


Translator: Kirz
Editor: Ise-kun

Gabung ke grup FB kami untuk mengetahui perkembangan novel-novel garapan kami dan juga chat-chat ga jelas bersama kami https://www.facebook.com/groups/IsekaiNovelTranslation

Volume 4 Chapter 1 Part 1/3: Kaeri Tsuita Basho de 

Mendungnya langit mencerminkan keadaan hati Subaru.

Didepan Mansionnya Crusch, ke-enam gerobak naga telah berbaris dengan sejajar. Para pengungsi dari daerah kekuasaan Roswaal itu, para penduduk Arlam (sebagaimana tempat itu disebut) semuanya telah naik. Gerobak Naga khusus telah di disediakan hanya untuk Subaru dan Emilia.  

Rutenya jauh, jadi tidak seperti perjalanan menuju kesini, mereka tidak akan berkendara bersama dengan anak-anak. Juga karena masih banyak hal yang harus Ia katakan ke Emilia, Subaru sudah mengatur semuanya jadi mereka berdua bisa sendirian.


"Aku akan menjadi agak kesepian"

Secara diam-diam memandangi gerobak-gerobak naga itu, Subaru mendengar sebuah suara dari belakangnya.

Menoleh kebelakang untuk melihat sumber suara itu, terlihat Crusch sedang memandanginya. Rambut hijaunya yang panjang dibelai oleh kabutnya angin, Ia memejamkan kedua matanya, dan menggerakkan tangannya menuju rambut Subaru, lalu mengacaknya.

"Tidak ada yang akan terjadi jika Aku tetap diam disini, Aku gak enak juga kalau terus-terusan meminta-minta dalam keramah-tamahanmu —Sejujurnya, Aku sebenarnya harus diam beberapa lama disini untuk memulihkan tubuhku, tapi aku tidak bisa melakukan itu." (Subaru)

Mengepalkan kedua tangannya, Subaru memikirkan kondisi dari kesehatannya, dan tersenyum dengan canggungnya. Sebelumnya, untuk memulihkan kesehatannya, tempat pertama yang Ia datangi itu ialah Mansionnya Crusch. Ada campur tangan Roswaal dalam mengirimkannya kemari, dan ini masih mengusik hatinya melihat kalau harapan dari Badut itu terpenuhi dengan begitu sempurna. Sebagaimana prinsip hidupnya, meskipun Ia memenuhi apapun yang pria itu inginkan, tidak mau tau Ia harus terus berusaha menghentikan tercapainya harapan orang itu.

"Natsuki Subaru-sama, udah tau kan kalau kamu dipersilahkan untuk meminta dilayani disini selama yang kamu mau.. Meskipun sulit rasanya mengatakan ini dengan keras" (Crusch)

"Terima kasih untuk tawaranmu.. Tapi disaat aku menginginkannya, masih ada tumbukan kelonggaran yang harus aku ikat. Yaitu si Paus putih, 'Kemalasan', dan seluruh perjanjian dengan para pedagang guild.." (Subaru)

(TL Note: Maksudnya tumbukan kelonggaran yg harus di ikat, msih ada beberapa masalah yg blm beres)

Menolak tawaran Crusch, Subaru menggelengkan kepalanya. Ia saat ini memikirkan Julius dan Anastasia.

Dari ketiga fraksi yang ikut melawan si Paus Putih dan 'Kemalasan', hanya fraksi-nya Anastasia lah yang murni diuntungkan disini.

Fraksi-nya Crusch, dengan menaklukkan si Paus Putih, telah tercapainya pencapaian yang begitu mulia setelah empat ratus tahun ini — Akan tetapi amnesia nya Crusch telah menghancurkan semua itu.

Dan untuk Subaru dan fraksinya Emilia yang telah mengalahkan 'Kemalasan', Dugaan kalau Roswaal 'si tahu-segalanya' menghilang sejak peristiwa ini, ini sama sekali bukanlah pertanda baik.

Dari segi banyaknya korban, meskipun mereka tidak menderita kerugian yang besar seperti fraksinya Crusch, menurut Subaru, kerugian-nya terlalu besar untuk di tanggung.
(TL Note: maksudnya walaupun kalau diliat dr sudut pndang yg berbeda, kerugian fraksinya tidak seberat kerugian fraksinya crusch, tp bagi subaru kerugiannya itu msih berat untuk di tanggung)

Dari segi perbandingan, hanya kehilangan separuh dari tentara bayaran-nya dan beberapa kereta penyuplai-nya, Pasukkan-nya Anastasia hampir sepenuhnya utuh. Dan meskipun Ia bukan pemeran utama dalam pertempuran ini, pasukkannya ber-kontribusi dengan hebat, dengan kerugian yang minimum, sungguh investasi yang begitu menguntungkan.

Selagi kerusakan yang dialami pasukan mereka membuat dua fraksi lainnya ragu-ragu dalam mempublikasikan kemenangan mereka, Itu bukan masalah bagi Anastasia.

Dalam rangka memeriksa keuntungan-nya Anastasia, kerjasama antara fraksi Crusch dan fraksi Emilia akan dibutuhkan..

....Melihat Subaru terhanyut dalam pikiran itu, Crusch menguap dengan malasnya. Subaru mengerutkan dahinya sewaktu melihat ini, dan Crusch, wajahnya tersipu malu, hanya dengan "Gak, bukan apa-apa" Ia melambaikan tangannya..

"Maaf kalo diriku terlalu sentimental.. tapi aku malu karena gak bisa membalas kebaikanmu.." (Subaru)

"Tidak seharusnya bagi seseorang untuk segera membalas suatu kebaikan. Lagian juga, kami sudah menerima imbalan yang begitu banyak 'kok" (Crusch)

Mendengar ucapannya Crusch yang begitu sopan, Subaru mengalihkan pandangannya ke bagian depan gerobak khusus. Dibandingkan dengan yang lainnya, gerobak ini didekorasi seperti gerobak naga VIP berkelas tinggi, dan orang yang diberi kehormatan untuk menunggangi gerobak naga ini diberikan kepada—

"Hmm permintaan yang tidak sulit.. kamu ingin menunggangi naga darat ini dan menjaga-nya (menjaga emilia)?" (Crusch)

(TL Note: menunggangi disitu mksudnya yang menyupir gerobak VIP itu)

"Aku berutang budi dengan naga darat ini. Meskipun dalam waktu yang relatif singkat, berapa kali kami sudah bersama-sama di ambang kematian sudah tak terhitung lagi. Dan Aku berniat untuk menghadapi lebih banyak tantangan lagi bersamanya, jadi Aku tidak akan menganggap 'Patrasche' sebagai mainan." (Subaru)

"—Kalau begitu, Aku tidak perlu khawatir lagi" (Crusch)

Si Naga darat— Patrasche melirik ke Subaru setelah mendengar ucapannya, dan lalu, seakan-akan ia menyangkal kekagumannya, Ia mengalihkan pandangannya ke Wilhelm. Si Tua berahli pedang, yang saat ini sedang memeriksa keadaan gerobak-gerobak yang ada sebelum keberangkatannya, mengangguk dalam pembicaraannya.

"'Diana' adalah Naga Darat yang paling sulit untuk di jinak-kan. Menjadi tameng masternya dengan tubuh-nya, Subaru pasti cukup dikagumi oleh Naga Darat ini." (Wilhelm Ojii-san)

"Meskipun aku gak begitu ingat, sebelum pertempuran dengan si Paus Putih, Aku cuma tiba-tiba memutuskan untuk memilih naga ini." (Subaru)

Itu benar kalau mereka memiliki ikatan. Ini bukan cuma suatu kebetulan, karena jika Ia memilih naga darat yang lain, Entah itu si 'Paus Putih' atau 'Betelgeuse', Dia tidak akan berhasil keluar hidup-hidup. Lagipula,

"Aku tidak bisa dipuaskan oleh naga darat lainnya selain dirimu.. Ah, betapa menggodanya dirimu Patrasche!" (Subaru)

Menyentuh tekstur lembut sisi perutnya Patrasche dengan telapak tangannya, seolah-olah untuk menunjukkan kasih sayangnya, Subaru melihat ke kedua mata Patrasche yang terlihat agak kesal.

Atas pelecehan yang terlalu banyak dilakukan Subaru terhadapnya, Naga darat itu bereaksi dengan ekspresi jijiknya yang berasal dari hatinya yang paling dalam, dan menyentakkan badannya seolah-olah ingin mematahkan jari-jari Subaru.

"Ow! Reaksi mu yang berlebihan itu cuma untuk menutupi rasa malu mu kan! Dari sejak aku latihan mengusap jendela saat aku masih SMP, jari-jariku itu tidak mudah untuk patah dengan begitu gampangnya!" (Subaru)

"Naga darat itu cuma bercanda denganmu. Komunikasi yang akrab seperti itu harusnya menjadi pertanda kalau kepercayaan antara kalian berdua itu tidak tergoyahkan" (Wilhelm Ojii-san)

"Memangnya itu keliatan kaya komunikasi? Itu malah keliatannya kayak aku menawarkan cintaku secara satu-sisi dan Patrasche menolakku dengan bahasa tubuhnya!" (Subaru)

Kepercayaan yang tak diucapkan di medan perang itu.. sekarang benar-benar menghilang. Yang ada saat ini hanyalah sikap yang begitu lancang.. Tapi pada akhirnya, bahkan dengan sikapnya yang dingin, Patrasche tetap membolehkan Subaru memeliharanya.

No comments:

DMCA.com Protection Status