Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 28 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 28 Bahasa Indonesia

October 17, 2016 Pipo Narwastu


Chapter 28: Latihan Tengah Malam yang Intensif

Setelah Nina dan Lena tertidur, aku pergi keluar penginapan. Tujuan ku adalah pergi ke tempat berdasarkan buku monster yang sudah aku beli.

Tempatnya 5 kilometer ke arah barat laut dari kota Comer. Merupakan hutan besar yang sepertinya tak berujung dan monster-monster yang ada disana berada dikisaran antara rangking 2-rangking 5.

Sudut Pandang Orang Ke Tiga

Setelah lima menit berjalan, monster noktural muncul. Monster itu adalah seekor serigala yang diselimuti oleh bulu hitam, seekor black wolf. Mereka datang berkelompok dan terdeteksi oleh 【Awareness】-nya Yu.
(TL Note: Noktural=Monster yang beraktifitas di malam hari)

"Ini kesempatan yang bagus untuk mencoba perlengkapan baru ku." (Yu)

Jumlah black wolf yang terdeteksi ada 10.

Black wolf yang pertama melompat ke arahnya dengan cepat.

"Urya.." (Yu)

Dengan mudah, tubuh black wolf itu sudah mendarat dibelakangnya dan terbelah dua dengan potongan bersih. Ketajamannya sulit dipercaya sehingga membuat pedang yang biasa digunakannya terlihat seperti mainan.

"Ini hebat.." (Yu)

Dia kemudian mengambil langkah dan membunuh sisanya tanpa tersentuh sama sekali. Setelah itu, dia tidak lupa untuk mengumpulkan material-materialnya. Yu kemudian berjalan lebih jauh lagi.

Karena darah dari black wolf-nya, banyak monster berkumpul. Orc soldiers, goblin leaders, night goblins, murder snakes, sampai rangking 2 boar soldier dan rangking 3 goblin general. Kemudian dia memeriksa dua monster yang memiliki nama.
__ __ _

__ _


__ __ __ __ _
Sudut Pandang Yu

"Sepertinya monster yang memiliki nama lebih kuat dari biasanya..." (Yu)

"Gogaaaa..."

Goblin general teriak dan memberi sinyal agar monster lainnya untuk bergerak.

Orc soldier, murder snake, dan boar soldier menyerang langsung. Mereka menyerang dengan bekerja sama, tidak seperti sebelumnya.

"Booo.."

Aku menangkis serangan night goblinnya sementara goblin general mengambil kesempatan untuk menyerang ku dari samping. Aku menggunakan pedang ku untuk menangkisnya lagi. Tapi tentu saja, skill 【Swordmanship lvl 3】nya membuat ku sulit untuk menyerang balik.

Sudut Pandang Orang Ke Tiga

Ketika goblin leader dan orc solder mencoba menyerang ketika melihat celah, Yu menyerang mereka dulu dengan mengirimkannya tombak api.

"Makan ini.. Hyaaa!" (Yu)

Awalnya dia takut dapat menyebabkan kebakaran dihutan, tapi emosinya membutakannya. Ketika dia melakukan itu, monster-monster lainnya mengambil jarak darinya. Kemudian, saat api yang dia kirim masih membakar, dia menaruh pedangnya ditengah-tengah.

Kemudian apinya terserap oleh pedangnya, menyebabkan pedangnya berwarna kemerahan dan menyala.

"Baiklah, dengan begini bisa." (Yu)

"Gogogog..."

Boar soldier yang bodoh langsung menyerang. Ayunan pedangnya Yu memotongnya jadi dua lagi, tapi kali ini potongannya membakar daging boar soldier, menyebabkannya karbonisasi dan terbakar.
(TL Note: Karbonisasi=menjadi arang)

"Tidak menghilangkan ketajamannya dan efeknya juga masih baik." (Yu)

Kemudian itu menjadi lahan uji skil-skillnya Yu. Pedang sihir angin, api, sudah digunakan untuk menguji efeknya. Dia bahkan membiarkan para monster menyerangnya untuk memeriksa armornya.

Ketika jumlah monsternya berkurang, goblin generalnya tidak tinggal diam lagi.

"Wooaa."

"Ini kesempatan yang bagus untuk menguji kemampuan ku." (Yu)

Goblin general lainnya datang dari belakang. Banyak goblin dan goblin soldier juga bermunculan. Itu adalah kemampuan 【Pack Leader】 untuk memanggil sekutunya.

"Kemampuannya memiliki efek yang sama, sama seperti apa yang digunakan ogre(subspesies) sebelumnya." (Yu)

Yu tahu darimana mereka akan muncul karena sejak dia datang ke hutan, 【Awareness lvl 5】-nya selalu memindai sekelilingnya.

Meskipun begitu, ketika monster-monster mengelilingnya, dia memasukan kembali pedang baja hitamnya kedalam sarung pedangnya.

"Gowgagwo." Goblin general itu berpikir kalau Yu akan menyerah karena memasukan kembali senjatanya.

Tetapi pemikirannya salah.

"Sekarang saatnya untuk latihan khusus." (Yu)

Yu mengeluarkan sarung tangan baja hitamnya dan memasangnya. Dia mencengkeram erat kemudian sarung tangannya menyala merah terang. Kemudian dia melompat ditengah-tengah kawanan monster dan meluncurkan pukulannya.

"Ugyaa."

Setelah menerima pukulan diwajahnya, goblin leader terjatuh kebelakang dengan asap menguap ke atas.

Goblin general mengira situasinya sudah berpihak kepada mereka, tapi ternyata hanyalah salah paham.

"Kau tidak bisa lari.." (Yu)

"Gigigi.."

Goblin general mengayunkan pedangnya, tapi diblock oleh sarung tangannya Yu. Goblin general tidak menyadari bahwa saat ini, Yu sudah merampas skill-skillnya.

"Haaa!" (Yu)

Yu menggunakan skill 【Roar】 yang dia rampas dari black wolf. Goblin general terkena stun beberapa saat. Kali ini cukup bagi Yu untuk mengirim satu pukulan ke wajah dan satunya lagi ke perut.

Abnormal goblin general itu mati hanya dengan dua pukulan. Dia kemudian mengambil material-material dan menghabisi sisanya.

Karena tas itemnya penuh, Yu memutuskan untuk kembali. Hanya ada dua batu sihir yang didapatnya dari goblin general hari ini.

"Kemungkinan monster berangking tinggi atau monster yang memiliki nama untuk menjatuhkan batu sihir lebih tinggi." (Yu)

Ketika dia kembali ke penginapan, pintu depannya dilumuri lumpur. Setelah dia masuk, dia mendapati kalau sepatunya Nina tertutup lumpur.

(Apa dia mengikuti ku lagi? Skill 【Stalking】-nya benar-benar tidak terdeteksi dengan 【Awareness】 ku) [Yu]

"Nina.. Kau mengikuti ku lagi ya tadi?" (Yu)

".. Huaa... Ngook.." (Nina)

Nina bertingkah seperti sedang tertidur.

(Gini lho, kamu nggak ngorok kayak gitu saat kamu tidur..) [Yu]

"Kalau kamu masih berpura-pura, kita tidak akan tidur bareng lagi, dan kamu tidak diperbolehkan untuk masuk ke bak dengan ku." (Yu)

Dengan secepat kilat, Nina melompat dari kasur dan bersujud di lantai.

"Gomennasai.." (Nina)

Hari itu, terdengar suara tangisan keras dan suara gedebuk menggema dari ruangan.

No comments:

DMCA.com Protection Status