Yuusha Party no Kawaii Ko ga Ita no de, Kokuhaku Shite Chapter 4 part 1 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Yuusha Party no Kawaii Ko ga Ita no de, Kokuhaku Shite Chapter 4 part 1 Bahasa Indonesia

October 25, 2016 Pipo Narwastu


Translator: Belang
Editor: Ise-kun

Chapter 4 part 1: Aku Mencoba Mendapatkan Seorang Teman.

Langit biru yang cerah, serta angin yang berseliwiran.

Bahkan suhunya di tempat itu sepenuhnya enak antara panas dan dingin.

Dengan demikian, cuacanya membuktikan kalau ini adalah waktu yang ideal untuk bertemu Cecilia di rumahnya untuk pertemuan yang direncanakan.

"Aaah, cuaca hari ini sangat bagus~ Aku bahkan dapat bertemu dengan Cecilia, hari ini akan menjadi hari libur yang terbaik!"

Aku dalam semangat yang tinggi, karena itulah aku melompat-lompat saat di jalan.

Semuanya baik-baik saja sampai saat itu.

Ketika masalah menghadang di depan mansion Cecilia.

"…… Apa? Aku tak boleh masuk?! Kenapa tidak? Aku tahu aku ada janji."

Setibanya di mansion, aku dihentikan oleh dua penjaga yang sama ketika aku terakhir kali kemari. Apalagi, mereka menyilangkan senjatanya lagi padaku.

"Sekarang Nyonya sedang ada pertemuan dengan Pahlawan. Apalagi, kami sama sekali tidak percaya denganmu. Sekarang enyahlah dari sini!"

Apa yang mereka katakan?

Persetan dengan Pahlawan, aku yang pertama membuat janji duluan!

"Jika itu masalahnya, setidaknya biarkan aku menunggu sampai mereka selesai."

Untuk sampai kesini aku harus menempuh perjalanan selama 10 menit kalau menggunakan kereta kuda.
Aku takkan pergi sampai aku bertemu Cecilia.

"……Cukup! Jika kau tak pergi sekarang, aku akan……"

Setelah mengatakan itu, penjaga itu menghampiriku dengan tombaknya.
Hey, apa orang ini masih waras?

Sejujurnya, Aku bisa mengatasi mereka dalam 3 detik, tapi aku yakin itu hanya akan membuat keadaan semakin buruk.

Itu juga akan memberikan masalah kepada Cecilia.

"Tch, baiklah, Aku mengerti! Aku akan pergi!"

Aku mendecakkan lidahku kepada mereka, dan pergi ke belakang menuju arah jalanku datang.

Dari belakang aku mendengar mereka mengatakan sesuatu seperti takkan pernah membiarkanku melihat Cecilia lagi. Itu membuatku marah, tapi aku menahannya sambil pergi meninggalkan mansion itu.


***


"Aah, sialan, itu membuatku marah."

Aku dalam mood yang paling buruk.
(Editor note: kok ane jadi déjà vu sama sesuatu yang berbentuk kotak dan kuning yang bilang “Ini adalah hari yang terbaik”)

Mood senang yang sebelumnya, menghilang begitu saja.

“Bangsat, aku akan terus mengingat ini!”

Aku menendang tanah selagi aku mengutuk mereka.

Hari ini harusnya adalah hari liburku jadi aku takkan pergi ke guild.

Apa boleh buat, akupun berkeling kota sendirian.

Saat keluyuran, aku melihat kerumunan orang.

Jika aku bandingkan, mereka seperti paparazzi dari kehidupanku sebelumnya. Aku coba melihat ketengah kerumunan itu.

Saat aku lihat……

(Apa ini? Aku merasa seperti pernah melihatnya disuatu tempat sebelumnya. Wajah itu……)

Itu adalah seorang laki-laki manis yang ada ditengahnya. Ia memiliki sebuah pedang di pinggangnya, tatapannya yang tajam, dan memberikannya kesan 'Kece'.

(Ah. Aku ingat. Dia itu Party nya Pahlawan, Swordsman-kun.)

Pahlawan-kun adalah seorang laki-laki manis yang menyegarkan, tetapi Swordsman-kun adalah laki-laki manis dengan udara yang mengagumkan mengenai dirinya. Tapi sekarang ia kelihatan gelisah dan kebingungan.

(Disatu sisi, Aku jadi kasian dengannya)

Kemungkinan ini karena aku juga merasa hari ini tidak beruntung jadi aku pergi membantunya.

(Apa boleh buat, kurasa aku akan memberikannya bantuan.)

Aku mengarahkan jariku ke arah lain dari si Swordman dan berteriak,

"Oh lihat, di sana ada sang Pahlawan!" [Youki]

Atau begitulah yang kubilang.

Kemudian, ada jeritan「Kyaa」dan「Pahlawan-sama」sambil mereka berlari ke arah yang tadi ku tunjuk.
Seperti yang aku duga, Pahlawan-kun lebih populer.

“Ha, mudah sekali.” [Youki]

Terlalu tepat sesuai rencana, aku jadi tertawa sendiri.

Menengok kebelakang, dengan perginya semua orang kau takkan percaya ada kerumunan orang disini tadinya. Tak dapat mengerti situasinya, si swordsman dari Party Pahlawan terlihat ternganga keheranan.

"Kau tahu, kau harusnya menggunakan kesempatan ini untuk melarikan diri." [Youki]

Aku menariknya dengan tanganku dan membawanya ke daerah yang kurang mencolok.

"Phew…… Kita harusnya baik-baik saja disekitar sini." [Youki]

Kami pergi ke sebuah gang yang agak jauh dari tempat sebelumnya.

Ini adalah tempat yang suram dan tak menyenangkan, tapi aku ragu ada orang lain yang akan datang ke sini.

“……”

Oi oi, bahkan sekarang pun kau mau beraksi layaknya orang kece?

Maa, ini tak seperti aku berharap untuk mendapatkan ucapan terima kasih atas penyelamatannya atau apa pun itu.

"Jaa~ ne. Lain kali pakailah penyamaran saat kau berjalan di sekitar kota." [Youki]
(netNOTE__ Jaa ne ≡ Sampai jumpa-,-)

Dan kemudian aku pergi.

Mungkinkah aku agak terlalu sombong?

Maa, Aku menyelamatkannya, dan memberinya beberapa saran, tetap saja akan disebutnya begitu.

Memikirkan itu aku pergi buat keluyuran lagi bersama dengan kesendirianku, namun……

“Tu…… Tunggu sebentar!” [Swordman]

“……Huh?” [Youki]

Tiba-tiba, aku mendengar suara aneh.

Itu tak lebih dari sebuah suara yang memanggil.

Masalahnya terdapat di suaranya yang terdengar seperti suara yang benar-benar seperti karakter anime di kehidupan ku sebelumnya

Tapi disini, dalam gang sunyi ini, hanya ada aku dan Swordsman-kun.
…… Jadi itu artinya…

"Jadi orang yang baru saja ngomong tadi itu……" [Youki]

Dia dengan takut menyentuhkan jari-jarinya dan setelah itu ia mengangguk.

…… Tidak, tunggu, ada sesuatu yang salah disini!!

Nih cowok kece dan ganteng ini beneran berbicara dengan suara yang seperti di anime?

"……Biar aku luruskan ini, suara itulah alasan kau tak pernah mengucapkan sepatah katapun ‘kan?"
 [Youki]

“……yeah.” [Swordman-kun]

Dia menyetujuinya.

Owh begitu, tak diragukan lagi dia memiliki kerumitan soal itu.

Dia berusaha menyembunyikannya sehingga tidak ada yang tau.

"Yahh, semua orang juga punya sesuatu soal diri mereka yang tidak mau di beritahukan ke dunia. Bahkan aku pun punya sesuatu seperti itu." [Youki]

"…… Kau tidak mengejek ku karena suaraku?" [Swordman-kun]

"Itu bukanlah salahmu. Ditambah, aku punya banyak hal tentang diriku sendiri yang tidak ku sukai. Tak ada orang di luar sana yang tidak punya kekurangan." [Youki]
(netNOTE__ maksudnya gak ada yang sempurna)

Dan tentu saja masalah ku itu adalah kalau aku ini dari ras Demon.

Ini adalah sesuatu yang rumit yang tidak bisa disingkirkan dan tidak dapat disembuhkan.

"…… Kau pria yang aneh. Biasanya saat pertama kali orang mendengar suaraku, mereka akan mengolok-olok ku atau menertawakan ku." [Swordman-kun]

Sepertinya ia mempunyai masa-masa yang berat karena suaranya itu.

Jadi itu sebabnya ia menjadi kece, yang bertipe pendiam.

"Aku takkan menertawakannya. Bahkan aku pernah bertemu orang lain dengan suara seperti itu." [Youki]

Walaupun hanya di TV.

“…… oh begitu ya.” [Swordman-kun]

Sebuah senyuman kecil muncul di wajahnya.

Kurasa dia merasa senang aku tidak mengolok-olok dirinya.

Aku pikir itu akhirnya, dan aku sudahi pembicaraan dengannya secara santai seperti seorang teman baik.

…… Apa aku terlalu kasar ya?

Ah sial, tak peduli mana yang aku pikirkan tentang itu, aku harus pergi!

"Baiklah, aku akan pergi ke arah sini……" [Youki]

Aku putuskan untuk melarikan diri sebelum ia sempat ngomong apapun.

"Tunggu sebentar!" [Swordman-kun]


Aku terhenti.

Ini gawat, apa ia bakalan membawaku ke penjaga?

"Ap-apa ya?" [Youki]

Aku mulai berkeringat hebat.

Namun, perkataan yang dikatakannya itu tidak seperti yang aku duga.

"Aku merasa penasaran…… Apa kita bisa berteman?" [Swordman-kun]

"Eh?" [Youki]

Aku tidak percaya ia meminta apa kita bisa berteman.

Sejujurnya, itu membuatmu lega.

"Yahh, maksudku…… hanya jika kau juga mau. Hanya itu, ibuku dan sodaraku lah satu-satunya yang tak pernah menertawakan suaraku sebelumnya, jadi tanpa berpikir aku……" [Swordman-kun]

Apa saja yang sebenarnya dia lakukan saat berada di party pahlawan?

Maa, ini tak seperti aku keberatan mempunyai seorang teman baru.

Sebaliknya, seharusnya itu aku yang memintanya.

"Aku pikir juga itu akan menyenangkan untuk menjadi temanmu. Aku Youki. Senang bertemu denganmu. " [Youki]

"…… Benarkah? Terima kasih! Kau mungkin sudah tau, tapi aku Raven. Senang bertemu denganmu." [Raven]

Kami berjabat tangan dengan genggaman yang kuat.

Ini adalah pertamakalinya dalam 20 tahun sejak aku bereinkarnasi dan kemudian aku menjalin pertemanan.

Aku tak bisa bertemu dengan Cecilia, tapi karena aku mendapat teman, hari liburku ini berubah menjadi berharga.

"Kau tau Youki, aku merasa sepertinya kita pernah bertemu di suatu tempat sebelumnya……" [Raven]

"…… Ka-kau mungkin salah liat ‘kali?" [Youki]

Aku mengeluarkan keringat dingin.

No comments:

DMCA.com Protection Status