Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 34 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 34 Bahasa Indonesia

November 07, 2016 Pipo Narwastu


Translator: Google Translate
Editor: Bing Translate
Proofreader: Yahoo Translate

Chapter 34: Naik Rangking

Ketika aku bangun, aku melayangkan chop pada Nina karena sudah tidur disebelah ku...

"Fugya.." (Nina)

Teriak Nina, kemudian bangun dengan mata berair. Lena di sisi lain masih tidur, apa penasaran apa dia kelelahan?

Ketika akhirnya, setelah Lena bangung, membasuh mukanya dan mengganti bajunya, aku dapat memberikannya "Ring of Fire".

"Lena, terima dan pasanglah ini ditangan mu." (Yu)

"Apa ini buat ku?" (Lena)

"Cincin ini dapat meningkatkan HP sebesar 50." (Yu)

Dari kepala Lena, sebuah rambut muncul ke atas seperti sebuah antena. Dia sepertinya senang karena antena nya itu bergerak mondar-mandir ke kanan dan kiri.

"Yang ini adalah untuk Nina." (Yu)

"Buat ku?" (Nina)

"Ini terbuat dari material-material Salamander dan mempunyai beberapa atribut api, meskipun ini diambil dari para adventurer yang mati, tapi masih tetap berguna." (Yu)

Disaat aku mengatakan kalau itu diambil dari adventurer mati, dia sedikit terkejut, apa dia takut?

Sarapan hari ini adalah daging sapi rebus dan roti dengan salad. Dagingnya cukup lembut untuk bisa mencair dimulut dan setelah itu kami pergi ke guild.

Aku ingin menjual material-material dan mencari beberapa quest. Akan tetapi guild cukup padat hari ini.  Aku tidak bisa menemukan seorang resepsionis nganggur, juga tidak ada quest yang berhubungan dengan dungeon. Akhirnya, setelah beberapa saat, disana ada barisan kosong didepan Collet.

"Collet-san, ohayƍgozaimasu" (Yu)

"Collet-san, o wa yo~" (Lena)

"Ohayƍgozaimasu!" (Collet)

Collet membalasnya dengan penuh semangat, tetapi sepertinya ucapan selamat paginya Lena terkesan tumpul gitu.

"Aku mau menjual material-material monster." (Yu)

"Baiklah, tidak masalah." (Collet)

Aku mengeluarkan materialnya dari tas item, bulu Grizzly beracun, cakar Great War Ape, taring, dan ekor Salamander.

"Ini adalah apa yang aku dapat kemarin." (Yu)

Collet sepertinya menyadarinya.

"Banyaknya.. War Ape dan Great War Ape juga. Apa kalian mendapatkannya kemarin?" (Collet)

"Bukan, cuman Yu yang dapet." (Nina)

"Apa? Cuman dia aja? Kalian semua, keluarkan kartu guild kalian." (Collet)

Kali ini, Lena dan aku naik rangking menjadi E. Nina juga sedikit lagi naik jadi rangking D.

"Ini duit pembeliannya." (Collet)

Jumlahnya 4 gold 7 silver dan 8 half silver, itu karena material rangking boss terjual lebih tinggi.

"Collet-san, apa tidak ada quest yang berhubungan dengan dungeon?" (Yu)

Aku ingin tahu alasannya mumpung Nina lagi bermain dengan rambutnya Lena dilain sisi. Lena dipermainkan olehnya, tanpa adanya penolakan karena dia masih mengantuk.

"Akhir-akhir ini, monster-monster dungeon menjadi jarang ditemukan, tapi masih banyak yang ada di level yang lebih dalam lagi. Jadi setidaknya rangking C dibutuhkan dan tidak ada quest rangking D untuk saat ini. Yang terendah adalah dari dungeon lantai 21." (Collet)

Sepertinya ada batasan untuk apa yang adventurer rangking rendah dapat lakukan.

"Makasih Collet-san." (Yu)

"Tidak masalah, sudah menjadi pekerjaan ku kok." (Collet)

"Wow, nggak biasanya Yu tersenyum." (Nina)

Wajah Collet menjadi merah ketika Nina mengatakan itu. Aku jarang tersenyum, tapi aku akan tersenyum ketika aku sedang dalam mood-nya.

 (Penampakan Collet)

"Berikutnya, kita akan mengunjungi Blacksmith."



"Tempat ini sepi."

"Kemana semua orang?"

Jalanannya tidak seperti biasanya

Ketika kami tiba di toko, kami bahkan tidak tahu apakah tokonya buka atau tidak.

"Ossan, dimana kau?" (Yu)

"Oh nak, ada apa?"

Aku mengeluarkan kulit ogre dari tas item.

"Whoa.. Ini kulit ogre.. Terlebih lagi ada subspecies tercampur didalamnya."

"Apa kau bisa membuat kaos dan celana darinya?" (Yu)

"Apa? Menggunakan ini untuk membuat kaos dan celana dan bukan armor? Bahkan sepatu pun dapat dibuat, kelihatannya kau butuh sepatu juga."

Aku melihat sepatu yang ku kenakan dan ternyata sudah usang karena aku juga beruji coba dengan menggunakan 【Magic Wearing】 ke sepatuku. Cukup mengejutkan ku karena hanya bisa bertahan selama 2 hari.
(TL Note: Magic Gauntlet --> Magic Wearing)

Untuk ku, kaos, celana, dan sepatu. Nina dan Lena dua-duanya akan mendapat kaos dan sepatu juga karena mereka tidak mau mendapatkan hot pants.

"Ossan, jadi berapa biayanya?" (Yu)

"Apa aku bisa mendapatkan kelebihan kulitnya?"

"Ambil saja." (Yu)

"Baiklah, 1 gold coin setelah dikurangi material."

Aku membayarnya dimuka dan dia langsung kembali bekerja.

Kami lanjut pergi ke dungeon dan si enchanter ossan masih ada disana.

"Apa kalian butuh buff lagi?"

"Apa ada yang baru?" (Yu)

Enchanter ossan kemudian melipat tangannya dan tertawa keras.

"Tentu saja aku ada dua buff baru!"

(Ku harap kau dapat memiliki lebih banyak skill enchantment lagi.. itu akan jadi lebih praktis buat ku.) [Yu]

"Buff baru ini akan meningkatkan serangan dan pertahanan sihir."

"Baiklah, beri aku dua-duanya." (Yu)

Aku memberikan dua silver coin dan menerima buff nya. Buff itu meningkatkan sekitar 5% dan ketika kami masuk dungeonnya, aku menambahkannya ke Nina dan Lena.

"Kamu mendapatkannya juga?" (Nina)

"Gimana efeknya?" (Lena)

Statusnya Lena diperiksa menggunakan kartu guild.

"Buffnya bekerja dan Ring of Life juga sama." (Yu)

Aku menyadari ada sesuatu yang berbeda dengan kartu guildnya Lena. Di kartunya terdapat lapisan tipis sihir. Lena melihat ku memandangi kartu guildnya dan berkata

"Aku menggunakan sihir ku sendiri ke kartu guild ku sehingga kartunya tidak mengirimkan informasi apapun ke guild." (Lena)

"Apa itu benar?" (Yu)

"Apa kau meragukan kejeniusan ku?" (Lena)

Setelah itu Nina mencoba menirunya, aku juga melakukan hal yang sama.

Setelah berhasil, kami melanjutkan ekspedisi.

Ketika Lena mau terkena serangan, serangan itu terhentikan oleh 【Barrier】. Itu adalah bagian dari skill 【Body Enchance】, tapi daripada menggunakan mana untuk memperkuat tubuh, lebih ke membuat lapisan pelindung tipis.

"Wow Lena, apa itu skill baru? Aku juga akan menunjukan mu trik baru." (Nina)

Nina mengatakan itu ketika leher seekor cyclops terpotong seketika.

"Itu mengagumkan." (Lena)

"Apa itu juga skill?" (Yu)

Meskipun begitu, aku tidak melihat adanya perubahan mana atau pun perapalan.

"Aku diajari oleh Lalit. Itu adalah benang laba-laba baja. Tidak begitu memakan banyak MP, tapi juga susah untuk dikuasai." (Nina)

Nina membentangkan tangannya dan benang tipis pun muncul. Dia mengayunkannya dengan cepat dan memotong tubuh cyclop dengan mudah.

Hari ini kami sampai ke lantai 6 dan aku menggunakan waktu senggang untuk membuat potion.

No comments:

DMCA.com Protection Status