Yuusha Party no Kawaii Ko ga Ita no de, Kokuhaku Shite Chapter 4 part 3 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Yuusha Party no Kawaii Ko ga Ita no de, Kokuhaku Shite Chapter 4 part 3 Bahasa Indonesia

November 09, 2016 Pipo Narwastu


Translator: Belang
Editor: Ise-kun

Chapter 4 part 3: Aku Mencoba Mendapatkan Set Up.

Selama dibawa oleh Celia-san, aku sekali lagi mendapat undangan untuk pergi ke Mansion keluarga Aquarain.

Sekarang, aku berdiri di luar Mansion bersama Celia-san, namun……

"Celia-san? Dua penjaga yang di sini……" [Youki]

Para penjaga yang pernah menghalau ku dengan tombaknya itu sudah tak lagi di sini. Dua penjaga yang berbeda ditempatkan di sini sebagai gantinya.

"Oh, orang-orang yang kasar terhadap tamu kami yang terhormat…… Aku ragu apa jadinya mereka ya?" [Celia-san]

Mungkin ini hal bagus dia tidak tahu bahwa aku bukanlah manusia. Aku memutuskan yang terbaik untuk tidak membicarakan soal Demon.

Aku merasa seperti sesuatu yang mengerikan akan terjadi jika dia mengetahuinya……

"Untuk kedua orang itu…… Kepala Pelayan kami sepenuhnya memberi mereka omelan." [Celia-san]

…… apa?

Ya ampun, ini hampir tidak seburuk yang aku pikirkan.

"Kau tahu, Kepala Pelayan kami pernah menjadi seorang petualang peringkat A. Karena alasan-alasan tertentu ia pensiun dari seorang petualang dan malah menjadi Maid." [Celia-san]

Oh? Dia terdengar cukup memumpuni.

Aku penasaran apa dia bekerja sebagai pemimpin penjaga juga?

Jadi mungkin itu sebabnya Kepala Pelayanlah yang mengomeli mereka……?

"Dia sangat menakutkan saat marah. Meski ia sangat manis pada suaminya." [Celia-san]

Apa yang sedang kita bicarakan, sepasang pengantin baru di sini?
(netNOTE__ Tau kan kalau ema_ema ngegosip, meski cuman di dengerin doang jga tetep aja lanjut ngoceh :3)

"Tapi tampaknya, sekali mereka bertengkar. Suaminya bakalan terluka serius, butuh setengah tahun untuk membuatnya pulih sepenuhnya." [Celia-san]

"………”

"Tapi, suaminya juga petualang peringkat A. Luka seperti itu katanya normal dari apa yang aku dengar." [Celia-san]

Menakuuutkaann.

Apa-apaan dia itu?

Suaminya membutuhkan waktu setengah tahun untuk pulih sepenuhnya walaupun mereka di peringkat yang sama? Apa yang sedang terjadi di sini?

"Tapi, di saat yang sama, ia juga orang yang dengan penuh kasih merawatnya kembali hingga sehat. Dia terlihat cukup bahagia untuk dapat memanjakan suaminya seperti itu." [Celia-san]

Sampai pada akhirnya pun mereka masih bertindak seperti pengantin baru?

Aku jadi ingin tahu apa suaminya memang benenaran baik-baik saja?

"…… Oya, Orang yang dibicarakan nongol!" [Celia-san]

Aku melihat ke arah Mansion dan terlihatlah seorang wanita yang mengenakan seragam Maid datang ke arah kami.

"Saya senang dapat melihat Anda kembali, Nyonya."

Memberikan salam kepada Celia-san, dia membungkukkan dirinya sampai menundukkan kepalanya. Orangnya cukup cantik, tidak mungkin sangat tua.

Apa dia benar-benar orangnya, dari cerita Celia-san yang tadi?

"Apa ini tamu terhormat kami? Saya kepala pelayan yang bekerja di keluarga Aquarain. Saya dipanggil Sophia." [Sophia]

"Ah…… Halo. Aku Youki." [Youki]

Karena dia menurunkan kepalanya padaku, aku juga dengan santai menunduk.

Apa ini, ia hanyalah orang normal, kan?…… atau dengan bodohnya aku berpikiran begitu.

"Sophia, kau sudah selesai dengan urusan itu?" [Celia-san]

"Sayangnya belum. Saya hanya baru setengahnya selesai." [Sophia]

Aku penasaran ia membicarakan tentang apa.

"Belum? Masih setengah selesai?" [Celia-san]

"Ya, itu cukup memerlukan beberapa waktu, dan meski mereka berulang kali pingsan, saya pikir tak ada metode lain." [Sophia]

"……”

Karena suatu alasan, kurasa aku tidak boleh mengganggu mereka.

"Nyonya, berapa banyak tulang yang harus saya patahkan sampai mereka diampuni?" [Sophia]

"Hmm, aku akan serahkan itu kepada kau saja, Sophia-san. Lakukanlah sebanyak yang kau suka." [Celia-san]

Serius, apa sih yang mereka bicarakan?

"kashikomarimashita. Saya akan menahan diri dari melakukannya lebih dari lima. Saya ragu, apa akan aman untuk menggunakan sihir Level menengah?" [Sophia]
(Note: kashikomarimashita=dimengerti)

"Tentu saja…… hanya tersisa sentengahnya, jadi kenapa tidak lakukan begitu?" [Celia-san]

"kashikomarimashita. Saya akan melakukannya. …… Youki-sama, Apa Anda merasa tidak enak badan? Kulit Anda tampak agak pucat." [Sophia]

"Ah tidak, aku baik-baik saja. Itu hanya imajinasimu saja." [Youki]

Bahkan jika itu membunuhku, aku tak ingin menarik perhatian mereka.

Hanya saja, apa yang jadi pokok pembicaraan mereka?

Jawabannya akan tetap terkubur di dalam kegelapan.

"Baiklah, kemudian biar saya yang memandu Anda menuju Mansion." [Sophia]

Mengikuti Sophia-san, kami memasuki kediaman Aquarain.

Pada saat memasuki Mansion, Celia-san menarikku sampai kami berada di depan pintu yang aku kenal menuju kamar Cecilia.

Setelah memasuki Mansion, dengan 'Silahkan gunakan waktumu dengan baik', Sophia-san meninggalkan kami.

"Sekarang Youki-kun, silahkan masuk saat aku memberikan sinyal." [Celia-san]

Dengan hati-hati, Celia-san memasuki ruangan.

Segera setelah itu, karena aku telah diberikan isyarat, aku pun masuk.

"Ap? Apa yang Youki-san lakukan di sini?" [Cecilia]

Kelihatannya ia baru saja bangun tidur.

Cecilia masih memakai gaun tidurnya dengan masalah buruk dari rambutnya yang acak-acakan.

"Oh putriku ini, bangun kesiangan di hari libur~"

Celia-san berada di sudut ruangan hanya tertawa genit dan tertawa.

Aku pikir itu aneh bahwa ia sedang berada di sudut kamar, tapi aku segera mengerti setelah melihat reaksi Cecilia.

Dia mengambil Staff (Tongkat) nya yang bersandar di dekat tempat rias, perhatiannya terfokus ke sini dan…… WOAH!

"《Shiny Bolt》!"

Rapalan Sihir Level Elemen Cahaya, Shiny Bolt.

Langsung mengenai sasaran dari Lightning-esque suci terang yang mengirimku terbang keluar dari kamar.

Itu begitu mendadak sampai aku tidak bisa bereaksi tepat waktu, dan terkena serangan oleh sihir tanpa pertahanan apapun yang membuatku keluar dari kamar.

"Keluar dari kamar ku!" [Cecilia]

Pintu ditutup dengan BAM. Aku berharapnya sih dia bilang itu sebelum mementalkan aku dengan sihir.

Tepat sebelum pintu tertutup, kulihat Celia-san tertawa kecil sendirian di dalam kamar. Wanita itu benar-benar sudah mempersiapkan hal ini.

No comments:

DMCA.com Protection Status