NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 2 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 2 Bahasa Indonesia

January 13, 2017 Pipo Narwastu


Translator: Beo Novel
Proofreader: Ise-kun

Chapter 2: Mata Sihir Membongkar Mimpi Haremku

Aku makan malam di ruang makan lantai 1. Paket makanan spesial harian termasuk alkohol seharga 8 gold. Paket makanan terdiri dari steak daging yang tidak kuketahui, sup yang berisi banyak sayuran, dan roti serta wine untuk minumannya. Pasangan paruh baya itu terlihat sibuk, jadi aku tidak sempat menanyakan jenis dagingnya, tapi ukurannya besar dan rasanya enak. Ternyata memang benar apa yang kudengar tentang penginapan murah dan enak.

Aku kembali ke kamar dan membuka Menu, tampilan【Quest】berkedip.

【Mari kita menulis laporan!】
Tulis sebuah laporan tentang apa yang terjadi dan apa yang anda pikirkan tentang hari ini. Jika anda menulis di buku catatan yang disediakan, laporan akan langsung sampai ke Dewa. Hadiah 10 skill point.

Apakah anda menerima Quest? YA/TIDAK

Aku memilih YA dan kemudian buku catatan dan alat tulis muncul di tampilan item. Aku mengeluarkannya dan dalam 10 menit aku menulis apa yang terjadi hari ini dan apa yang kupelajari terkait dengan skill. Hitung-hitung sebagai latihan untuk menulis dalam bahasa lokal, tapi ternyata tidak berbeda dengan bahasa Jepang. Aku selesai menulis dan meletakkan kembali semuanya ke dalam item bag, tampilan Quest berganti dan skill pointku bertambah 10.

【Mari kita menulis laporan!】Selesai!
Jika memungkinkan untuk menulis laporan harian (direkomendasikan), Dewa akan melihat laporan tersebut. Apabila ada misi atau sejenisnya, sesuatu yang baik akan terjadinya jika anda menulisnya.

Untuk pekerjaan dengan gaji bulanan 250000 yen, ini benar-benar menyenangkan. Penambahan skill point di awal sangatlah berguna. Sekarang, apa yang akan kuambil?

Skill Points 11P
Fencing Level 4, Physical Enhancement Level 2, Skill Reset, Razgrad World Standard Language
Life Magic, Clock

Aku ingin meningkatkan Fencing, tapi terkait dengan masalah MP dan karena aku berada di dunia lain, aku ingin mencoba sihir. Aku melihat-lihat pilihan sihir : Fire, Water, Earth, Wind, Healing Magic, dll, butuh 5 poin; Space, Spirit, Summoning, Dark, Light Magic, dll butuh 10 poin. Sihir yang butuh 10 poin menarik perhatianku, tapi aku memilih yang 5 poin. Fire, Water, Earth, Wind, mana yang harus kupilih? Fire Magic memiliki kemampuan menyerang, jadi aku pilih itu. Total 10 poin digunakan untuk menaikkannya ke level 3.
(TL Note: 5P untuk awal + 2P ke level 2 + 3P ke level 3)

【Fire Magic Level 3】
① Fire Arrow ② Fire Ball, Fire Lance ③ Fire Wall, Minor Explosion

Aku mencoba sihir yang kuambil. Seperti yang kuduga, kelihatannya aku tidak bisa menggunakannya di dalam ruangan. Hari sudah gelap, aku memutuskan untuk naik ke tempat tidur. Tidak ada cahaya sama sekali di dalam kamar dan karena lelah, aku langsung tertidur.


 ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ 

Keesokan hari, aku menuju ke Guild setelah sarapan. Lebih banyak orang-orang sangar yang berkumpul di guild dibandingkan kemarin. Sebisa mungkin aku masuk dengan menghindari kontak mata. Di sini aku terlihat sangat kecil, dengan berat 50kg dan tinggi 160cm.
Kalau aku terlibat keributan, aku pasti KO dengan sekali pukul. Selain itu, pedang, tombak, dan equipment mereka terlihat menakutkan. Menganggu mereka saja aku bisa mati.

Cukup banyak orang di dalamnya, tapi untung mereka sibuk dengan urusan masing-masing dan hampir tidak ada yang memperhatikanku. Entah bagaimana, aku akhirnya sampai di meja resepsionis dan memanggil pria paruh baya yang terlihat biasa, yang paling tenang dibandingkan resepsionis lain.

Ketika aku bilang kalau aku ingin menjadi adventurer, ternyata tidak ada yang mengolokku dan akupun diperlakukan dengan baik. Ya, sangat tepat memilih pria paruh baya ini. Ada wawancara terlebih dahulu, jadi aku di bawa ke dalam. Aku jadi ingat kalau aku di kirim kemari saat mengikuti wawancara dengan Itougami kemarin.

“Adventurer Guild dapat mengeluarkan tanda pengenal, tapi ada pemeriksaan sederhana untuk memastikan kebenaran informasi anda. Apa? Selama anda bukan kriminal, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Baiklah, tunggu disini sebentar.”

Setelah mengatakan itu untuk menenangkanku, pria paruh baya itu kembali ke meja resepsionis. Tak lama kemudian, muncul seorang pria paruh baya lain yang berwajah kejam bersama dengan seorang gadis imut seumuran anak SMP.

Di atas adalah illustrasi di WNnya yang dibuat oleh author langsung

“Selamat datang di Adventurer Guild anak muda. Siapa namamu?”

Si bapak tua bertanya dengan suara lantang. Berdiri di depanku, dia sangat besar dan memiliki aura yang sangat menakutkan.

“Masaru, Saya Yamano Masaru.”

“Masaru? Aku Drevin, asisten guild master. Dan dia Tilika, petugas kejujuran rank 3. Jangan gugup! Kita hanya ngobrol-ngobrol sedikit, gahahahaha.”

“Petugas kejujuran rank 3?”

Istilah asing keluar lagi.

“Umm? Kau tidak tahu tentang petugas kejujuran? Dari desa mana kau?”

“Ahh, sebuah tempat yang di sebut OXOX di Jepang”

“Uhum, aku belum pernah mendengarnya. Tapi okelah.”

Oke?!

“Petugas kejujuran adalah seseorang yang memiliki Mata Sihir dan bisa mendeteksi kebohongan. Sekarang kami akan bertanya beberapa pertanyaan, jadi jawab yang jujur anak muda.”

“Anda bisa baca pikiran?!”

“Aku tidak bisa membaca pikiranmu. Aku hanya bisa mengetahui kau berkata jujur atau tidak.”



Si gadis akhirnya bicara juga. Suara yang imut. Kuperhatikan baik-baik sekali lagi, dia cantik. Potongan rambut pendek yang cocok dengannya. Tubuhnya langsing dan kulitnya putih. Kupikir dia seumuran anak SMP, tapi mungkin bisa salah dikira sebagai anak SD. Warna matanya tidak sama, merah dan biru. Itukah yang disebut Mata Sihir?

“Jangan memandanginya seperti itu. Tilika sangat pemalu.”

“Ah, maaf.”

Aku segera berpaling. Si bapak tua ini sangat menakutkan, jadi aku tidak bisa memandangi Tilika sesukaku.

“Uh huh. Pertanyaannya. Apa kau punya catatan kriminal? Kau bukan mata-mata negeri lain kan? Apa kau memiliki dendam kepada seseorang? Apa ada orang yang sangat kau benci sampai ingin membunuhnya?”

Aku bisa menjawab kalau aku tidak pernah melakukan tindakan kriminal dan aku bukan mata-mata, aku tidak ingat kalau aku punya dendam kepada seseorang dan juga tidak ada yang kubenci sampai ingin membunuhnya. Sekilas aku melihat ke Tilika dan dia melihatku dengan ekspresi kosong di wajahnya. Mungkinkah dia sedang menggunakan Mata Sihirnya?

“Kenapa kau ingin menjadi adventurer?”

“Saya ingin mendapatkan penghasilan dari itu dan berlatih untuk bertahan hidup.”

“Kalau begitu, pekerjaan biasa lebih aman anak muda!”

“Pekerjaan lain mungkin bisa menghasilkan pemasukan yang lumayan, tapi penghasilan bersih dari adventurer terlihat lebih menarik.”

“Itu benar, ada pekerjaan yang bagus, tentu saja aku bisa menyarankannya kepadamu gahahaha. Dan setelah mendapatkan uang, apa yang ingin kau lakukan?”

“Etto, saya ingin membeli rumah di suatu tempat dan bersantai.”

“Oh itu kah semangat mudamu. Tidak ada keinginan lain? Apa yang paling kau inginkan? Misalnya seperti menjadi tuan tanah atau menjadi pahlawan?”

“Ahh, itu…..”

“Umm, katakan dengan jujur! Lagian kami bisa tahu kalau kau bohong atau tidak!”



“Ahhh.”

“Apa?”

“Itu, harem…..”

“Wahahaha. Oh begitu. Dasar anak muda! Wahahahaha.”

Ah, Tilika-chan seperti memandang jijik kepadaku. Ini kan di dunia lain, tiap orang bebas melakukan apa yang disenangi.

“Apakah boleh di negeri ini?”

“Ya, selama orang itu sanggup, tidak masalah berapa banyak wanita disekelilingnya! Monogami hanya dianut oleh pendeta gereja! Aku juga punya dua orang istri. Baiklah, sekian wawancaranya. Kami akan segera mengeluarkan tanda pengenalmu. Guild yang mendukung identitasmu, jadi jangan bikin masalah.”

“Ya. Tapi apa itu sudah cukup? Tidak menanyakan tentang latar belakang atau riwayat hidup?”

“Ya, kami tidak peduli dengan masa lalumu. Kita para adventurer tidak ada apa-apanya. Bahkan jika kau memiliki masa lalu yang buruk, tidak masalah selama kau tidak masuk daftar pencarian. Dan selama kau mengikuti aturan, kau adalah anggota Adventurer Guild.”

Setelah itu aku menerima kartu guild dari resepsionis pria paruh baya dan mendengar beberapa penjelasan darinya, yang memakan waktu sekitar sejam. Biaya kartunya 100 gold. Tulis nama, kemudian darah diambil sedikit untuk diteteskan di kartu dan pendaftaran selesai. Hanya nama dan rank F yang tertulis di kartu. Seperti ada benang yang terikat dari leherku. Aturan guild seperti biasa, seperti dilarang berkelahi sesama anggota guild, juga harus mematuhi hukum dan sejenisnya. Rank paling atas adalah rank S, diikuti oleh ABCDEF. Tentu saja aku mulai dari yang terendah, rank F. Menyelesaikan misi bisa meningkatkan rank mu. Uhum, seperti sistem pada umumnya. Terakhir aku di bawa lagi ke tempat Drevin dan Tilika.

“Jika mungkin, apakah kau bersumpah untuk mematuhi aturan guild?” Tilika bertanya.

“Ya, saya bersumpah. Tapi tidak apa dengan “jika mungkin”?

“Ya, jika benar-benar bersumpah, hampir setengahnya akan gagal di pemeriksaan! Mustahil untuk orang biasa mematuhi semua aturan dengan sempurna! Selama mereka mematuhi untuk hal-hal yang wajar, oke?”

“Ya.”

“Dan juga, jika kau ada masalah, dan tidak bisa menyelesaikannya sendiri, diskusikan saja dengan guild.”

“Mengerti. Kalian semua sangat ramah, huh.”

“Membiarkan masalah untuk dirimu sendiri hanya akan memperbesar masalah tersebut! Oh iya anak muda, kau juga harus mengikuti pelatihan untuk pemula. Yang selanjutnya berapa hari lagi?”

“3 hari lagi.” Dijawab oleh resepsionis laki-laki paruh baya.

Apakah ini seperti tes bikin SIM?

“Latihannya gratis dan kau akan dilatih menjadi adventurer selama satu minggu dengan metode yang luar biasa.”

“Satu minggu?!”

“Benar, satu minggu lebih baik daripada tidak sama sekali. Ini tidak wajib, tapi ikut lah jika memang sempat.”

“Akan saya pikirkan lagi…..”

Sepertinya tidak perlu untuk ikut pelatihan kalau aku bisa naik level dari pertarungan yang sebenarnya. Aku tidak perlu menyia-nyiakan waktuku untuk hal yang tidak berguna kan?

No comments:

DMCA.com Protection Status