NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 6 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 6 Bahasa Indonesia

January 26, 2017 Pipo Narwastu


Translator: Beo Novel
Editor: Ise-kun

Regular chapter adalah tiap hari Kamis dan Minggu
Kuota chapter bonus: 0 ($0/$1)
*Note: Chapter bonus adalah chapter yang rilis di luar jadwal
Untuk meningkatkan kuota: klik dan tunggu 5 detik kemudian klik "skip ad" http://viid.me/qdNCLZ
Kuota chapter akan diupdate tiap rilis chapter baru

Chapter 6: Balas Dendam Kelinci

Aku berjanji akan bereuni dengan 5 teman seperjuangku di masa depan dan kemudian kami berpisah. 3 diantaranya berasal dari kota lain, mereka bilang mereka akan kembali. 2 diantaranya tidak memiliki party, aku mengajak mereka bergabung, tapi mereka bilang ada hal lain yang harus mereka lakukan saat ini. Saat aku meninggalkan tempat pelatihan, Drevin sedang menunggu.

“Kau membenciku?”

“Nggak, aku sangat berterimakasih malahan, karena telah membentuk karakter busukku menjadi menjadi lebih baik.”

“Aku awalnya khawatir mengenai dirimu, tapi ternyata tidak sia-sia aku membawamu ke pelatihan pemula.”

Perasaanku mengatakan kalau dia pasti tertawa bahagia saat menyeretku di hari itu, tapi sudahlah, sekarang aku merasa bersyukur.

Saat pergi ke guild, beberapa orang menatapku dan tertawa. Aku bisa mendengar beberapa hal, misalnya “dia si kelinci liar…..”. Cukup menyayat hati, tapi aku menahannya dan mengambil misi yang paling kuincar.

【Mengumpulkan 5 daging kelinci liar】

Aku mengambilnya dan menuju ke resepsionis pria paruh baya.

“Yang ini…...”

“Kau akan melakukannya, huh?”

“Yup, kali ini…..aku tidak akan kalah.”

Masih ada skill point yang tersisa, tapi aku tidak akan menggunakannya sekarang. Karena kalau kondisinya berbeda, aku seperti merasakan kekalahan. Aku akan menang kalau aku tidak ceroboh. Itu yang kupikirkan, menang dengan skill yang sama dan dengan equipment yang sama seperti waktu itu. Walaupun armor kulitku sedikit compang-camping.

Aku meninggalkan kota melalui gerbang timur. Si penjaga gerbang berkata kepadaku “Kali ini, jangan kembali kalau kau kalah dari kelinci liar.” Dan aku cepat-cepat meninggalkan gerbang. Sialan, seberapa jauh rumor ini menyebar.

Perlahan aku mendekati wilayah mereka, para kelinci liar. Dengan waspada aku menyiapkan pedangku dan maju ke depan. Dia muncul dan menyerangku. Aku mengayunkan pedangku dan mengalahkannya dengan mudah. Tidak seperti sebelumnya, aku tidak mengayunkan pedangku asal-asalan. Aku lebih santai. Aku langsung memasukkan kelinci utuh ke dalam item bag. Aku maju perlahan dan terus membunuh mereka. 10 kelinci, 20 kelinci. Staminaku tidak menurun sama sekali. Setelah membunuh lebih dari 50 kelinci, aku mendengar bunyi dering pertanda naik level di dalam kepalaku. Masih belum. Aku masih bisa lanjut. Apa aku memusnahkan mereka? Tidak. Dengan kecepatan yang sama, aku terus berjalan. Dapat satu. Kelincinya ada di depanku. Dia menyadari keberadaanku dan…..dia lari. Aku mengambil penyimpanan air dari item bag dan minum.

“Akhirnya. Aku mengalahkan mereka…..”

Tiba-tiba aku merasa sedih. 57 kelinci kutangkap. Harusnya sudah cukup sih. Ayo kembali ke kota. Pada saat itu, kelinci terlihat di pandanganku. Dia tidak menyadarinya, aku menghilangkan keberadaanku dan mengamatinya. Mereka sangat sensitif dengan kehadiran orang lain. Mustahil aku bisa mendekati dan membunuhnya dengan pedang. Bagaimana dengan sihir? Aku menembakkan【Fire Arrow】. Panah api ditembakkan ke kelinci tersebut, tapi dia berhasil menghindar dan melarikan diri.

Aku mencari kelinci lagi. Setelah beberapa menit, aku menemukannya. Dengan hati-hati aku menembakkan【Fire Arrow】. Tapi lagi-lagi dia berhasil menghindar. Sialan, apa mereka bisa merasakan sihir? Aku terus mencari kelinci yang berkeliaran di padang rumput. Kelinci yang sebelumnya muncul dan menyerangku bertubi-tubi, sekarang tidak ada satupun yang kelihatan.

Hampir sekitar 30 menit kemudian, aku akhirnya menemukan kelinci. Kali ini aku mencoba Fire Ball. Prinsipnya masih sama dengan Fire Arrow. Aku menembakkan【Fire Ball】. Sebuah bola api mengarah ke kelinci. Sebelum mengenainya, kelinci itu sempat menyadari sihirku dan mencoba menghindar, tapi Fire Ball-ku mengenainya. Yes!

Dan kelinci itu mati tanpa meninggalkan bekas.

Karena Fire Lance dan Minor Explosion merupakan sihir yang lebih tinggi dari Fire Ball dan membutuhkan kekuatan lebih, aku mencoba Fire Wall. Kelinci terbakar seperti arang, dan tidak meninggalkan apapun yang bisa dimakan. Tidak ada cara lain saat ini. Setidaknya aku sudah mendapatkan 57 kelinci hari ini. Walaupun ini sama mudahnya seperti memotong rumput. Aku naik level hari ini dan perilaku kelinci kembali ke asalnya. Pertarungan yang sesungguhnya akan segera tiba. Untungnya aku punya 21 skill point. Aku akan mengambil skill yang efektif untuk melawan mereka. Setelah menyelesaikan pelatihan, aku tahu kalau aku bisa mempelajari skill dengan latihan normal tanpa harus menggunakan skill point. Lebih baik kalau saat ini aku belajar memanah.

Sambil memikirkan banyak hal, aku sampai di gerbang kota.

“Ohh kelinci liar-kun. Apa kau berhasil menangkap kelinci?”

Seorang prajurit bertanya sambil tersenyum lebar. Nama panggilanku sekarang Kelinci liar-kun?

“57”

“Huh?”

“Aku menangkap 57 kelinci.”

“Tidak mungkin. Kau hanya pergi selama 3-4 jam, tidak mungkin kau bisa menangkap sebanyak itu!”

Aku mengeluarkan kotak(item box) dari item bag dan 57 kelinci muncul di depan si prajurit. Si prajurit terkejut sampai mulutnya menganga. Aku membawa kelinci-kelinci itu menuju ke guild.

Aku mendatangi resepsionis pria paruh baya.

“Cepat sekali, eh. Apa kau berhasil menyelesaikan misinya dengan selamat?”

“Ya, banyak yang kutangkap.”

Aku menuju ke meja resepsionis dan mengeluarkan semua kelinci.

“Ini luar biasa! Berapa banyak ini?”

“57”

Orang-orang di sekitarku memperhatikannya dan mulai ribut. “Kelinci liar”, “Kelinci liar itu…..”, dll, bisa terdengar, tapi tak ada satupun yang tertawa.
Fufufu kalian semua terkejut kan?

Seorang berteriak “ Pemburu Kelinci Liar”, “ Pemburu Kelinci Liar!”, “ Pemburu Kelinci Liar!!”, “ Pemburu Kelinci Liar!!!!”


Nantinya aku baru tahu kalau ternyata kelinci liar adalah hewan yang merepotkan. Adventurer level rendah sulit untuk memburu mereka. Kau baru bisa memburu mereka saat level sudah lebih tinggi, tapi adventurer level tinggi tidak aktif memburu mereka karena hadiahnya kecil. Berbicara tentang bagaimana biasanya yang mereka lakukan, mereka menggunakan jebakan untuk menangkap kelinci liat. Tapi dengan perangkap tersebut, hanya beberapa ekor kelinci yang tertangkap dalam sehari. Menangkap 57 ekor kelinci dalam sehari bisa dianggap sebagai prestasi tersendiri. Adventurer pemula yang pernah dikalahkan oleh kelinci liar, kini telah membalaskan dendamnya. Para adventurer di guild hanya bisa memberikan pujian atas perbuatannya itu.

No comments:

DMCA.com Protection Status