Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 8 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 8 Bahasa Indonesia

January 18, 2017 Pipo Narwastu


Translator: Alice
Editor: Ise-kun 

Chapter 8: Sebuah Sumpah yang Menggembirakan.

~Sudut pandang Shen~

Supremasi pasti mengacu pada ini.

Keberadaan yang misterius. Pengalaman yang misterius. Ingatan yang misterius.

Untuk berpikir kalau menghancurkan ini akan menjadi hal bodoh untuk dilakukan.

Menjebaknya dalam barier kabut. Sementara aku memeriksa ingatan dari Hyuman itu, Aku pun terkejut.

Omong-omong, Au tidak tahu ilusi macam apa yang diperlihatkan padanya. Aku cuma menuangkan kekuatanku ke dalam barier ini dan hanya bisa memutuskan jika arah yang ilusi perlihatkan akan mengenai kesenangan ataupun ketakutan.

Biasanya, setelah itu tidak akan ada masalah. Kalau ilusi itu menuju ke sisi ketakutan, sebagian besar dari mereka akan mati dan banyak dari mereka yang juga akan berjuang. Kalau itu kesenangan, perjuangannya akan rendah tapi waktu yang dibutuhkan agar mereka mati pun akan menjadi lebih lama.

Untuk kecepatan itu ketakutan, untuk keamanan aku akan memilih kesenangan. Begitulah bagaimana aku membagi penggunaannya.

Tapi kali ini, diriku yang telah memilih metode ini membuatku merasa benar-benar malu.

Ingatan ini indah. Begitu, indah.

Musuh ini, tidak, pria ini, sulit untuk mempercayainya, tapi dia adalah seseorang yang telah datang dari dunia lain.

Ingatan tidak bisa berbohong. Tidak ada sumber yang jauh lebih bisa dipercaya dari pada ini.

Sebuah keberadaan yang tidak diketahui keberadaan yang tidak diketahui keberadaan yang tidak diketahui.

Bahkan dengan waktu yang lama saat aku berada disini, aku sudah tak pernah melihat ingatan seperti ini sebelumnya, dia orang yang sangat menarik.

Membiarkan mahkluk hidup ini mati, hal seperti adalah sesuatu yang seharusnya tidak boleh dilakukan.

Terutama ini.

Sepertinya, ini adalah salah satu hobi dari pria ini.

Hatiku tersentak dengan kekuatan yang luar biasa.

Aku tidak ingin ingatan ini yang terlihat seperti aku telah memutuskannya, Aku tidak menginginkan ingatan yang mati.

Aku ingin ingatan yang hidup. Aku ingin mendengar itu langsung darinya. Dan aku ingin mengobrol-ngobrol dengannya.

Mengenai kekuatannya, harta berharganya, keberadaannya.

Aku tidak ingat saat dimana hatiku sudah benar-benar tersentuh. Apakah ini apa yang mereka sebut sebagai ketertarikan?

Itu bukanlah hanya spontanitas, dari dalam hatiku, aku tahu kalau ini adalah ketertarikan.

Aku tidak ingin kehilangannya.

Aku ingin tahu. Itulah sebabnya aku tidak akan membiarkan orang ini mati.

Aku harus melepaskannya. Mengurungnya dalam barier yang berbahaya adalah hal bodoh untuk dilakukan.

Saat aku melepaskannya, Aku harus berbicara dengannya.

Demi hal tersebut, apa yang harus kulakukan?

Aku harus membiarkan dia tahu kalau aku tidak merasa bermusuhan padanya lagi.

Menggunakan kata dari dunianya, itu mungkin dengan memperlihatkan perutmu dan segalanya akan dipahami?

Aku tidak mengerti.

Tapi, pertama-tama aku harus melepaskannya dan kemudian menanyakan keadaannya. Jika dia terkejut, seharusnya aku bisa menggunakan itu sebagai pemicu untuk memulai percakapan.

Aku sudah mempelajari kata-kata manusia. Seharusnya tidak ada masalah.

Meskipun, dia bisa bicara dengan orcs jadi dia seharusnya bisa nicara denganku juga.

"Kalau begitu..." (Shen)

Berpikir kalau aku harus melepaskan barier, aku melihatnya. Bagaimanapun, ini adalah pertama kalinya aku seterpesona ini  mengenai ingatan seseorang.

Sungguh perasaan yang manis.

Tapi sekali lagi, aku adalah orang yang berakhir terkejut disini.

Di dalam barier, aku bisa merasakan aktivasi kekuatan.

Itu kekuatan yang cukup besar.

Aku bisa mendengar sesuatu.

"Bagaimanapun .... gadis ....dan itu!!" (Makoto)

Apa itu, kekuatannya telah meningkat lebih banyak dari sebelumnya. Barier pun terdesak.

"Aku sudah .........bualan......kiiii!!!" (Makoto)

"Ooooh!?" (Shen)

Kabut yang berada di permukaan barier menghilang seolah-olah itu menangis.

dan kemudian.

Suara tumpul dan mengerikan pun keluar, barierku, untuk pertamakalinya, telah dihancurkan dari dalam.

Seberapa tidak normalnya dirimu ini? Seberapa kuatnya kekuatan yang Dewa dari dunia lain itu telah berikan padamu?

Keringat dingin.

Memikirkan tentang serangan itu mengenaiku membuat tubuhku menggigil.

Memperlihatkan perutku, aku mempersiapkan diri untuk membulatkan mataku sebaik mungkin. Agar telihat seimut yang kubisa, aku tidak mempunyai banyak percaya diri sih.
(TLnote: niru anjing dan kucing yang nampilkan perutnya biar imut kayaknya)

Kemungkinan besar, dia berpikir kalau aku lebih termasuk dalam golongan hewan. Bukan pada tipe hewan peliharaan tapi pada golongan hewan liar. Seberapa jauh aku bisa terlihat seperti hewan yang baik, Aku sedikit tidak yakin.

Dan kemudian, dia muncul.

“Hey” (Makoto)

Dengan suara yang benar-benar tenang, dia memanggilku. dan tubuhku terasa kaku.

"Aku minta maaf, pria baik yang telah datang dari dunia lain. Sekarang aku tahu seluk beluk dari kehancuran gerbang. Aku sudah mengetahui bahwa itu adalah kecelakaan yang tidak disengaja. Aku juga akan minta maaf karena cepat marah. Tolong, bisakah kau menurunkan senjatamu?" (Shen)

“Wa?” (Makoto)

"Aku akan menambahkan ini pada permintaan maafku, Aku sudah membaca ingatanmu. Aku tidak tahu isinya tapi karena aku telah memperlihatkanmu ilusi yang tidak menyenangkan, aku minta maaf dari dalam hatiku" (Shen)

"... Itu bukan sesuatu yang telah kau perlihatkan padaku?" (Makoto)

"Aku bisa memilih jika itu akan menjadi kesenangan atau rasa sakit, Namun rincian dan isinya bergantung pada target" (Shen)

Saat aku menjawabnya seperti ini, dia berjongkok sambil memegang kepalanya. 'Jadi itu seperti yang kupikirkan~' adalah apa yang dia rintihkan.

"Orang dari dunia lain, Aku adalah Shen. Seekor naga superior dan keberadaan yang disebut sebagai 'yang tak terkalahkan'. Seperti yang telah kau ketahui, Aku sangat pandai mengenai ilusi" (Shen)

Aku membuat keputusan yang akan membuat diriku dari hari yang kemarin tertawa.

"A, begitu ya.. Aku Misumi Makoto<Huruf kanji>. Kalau aku bilang Misumi Makoto<Huruf Hiragana>, Akankah kau  mengerti? Kau mungkin sudah mengetahuinya tapi aku datang dari dunia lain" (Makoto)

Aku sudah mengetahuinya tapi mendengarkan dia mengatakannya sendiri membuatku terkejut untuk kedua kalinya. Sudah pasti, untuk melihat ingatan yang dalam itu. Demi masa depan, ini adalah sesuatu yang harus dikatakan.

"Makoto-dono, Maukah kau menandatangani sebuah pakta denganku?" (Shen)
(TLnote: pakta= perjanjian=kontrak, terserah :p)

Aku sudah memutuskan untuk mengikuti pria ini. Aku sudah tahu kalau dia hampir seperti seorang pengelana dan dia bertujuan untuk menuju ke pemukiman manusia. Pemukiman manusia, lebih tepatnya dia mencari orang-orang.

Kalau begitu, pakta pun tidak apa.

Aku akan meminjamkannya kekuatanku dan aku ingin dia bicara padaku mengenai pengalamannya. Terutama tentang 'itu'.

"Uh? Pakta? Seperti Pemanggilan binatang buas?" (Makoto)

"Itu adalah peristiwa yang hanya bisa dilakukan satu orang dengan satu orang yang lain, biasanya itu berbeda tergantung dengan keadaannya. Keberadaan yang setingkat denganku kemungkinan besar hanya bisa melakukan ini sekali. Aku bisa bicara dengan bangga mengenai aku yang menjadi golongan tertinggi. Aku berjanji padamu bahwa itu tidak akan merugikanmu!" (Shen)

Caranya melihat sesuatu mungkin sedikit berbeda tapi itu pasti masih cukup mirip.

"N? Memiliki lebih banyak orang ikut akan lebih baik?" (Makoto)

"Ya! Ya! Aku sangat tertarik pada hobimu! Tolong beri aku jawaban yang bagus!" (Shen)

Ya, ingatan indah itu, hanya sekilas saja, itu menangkap segalanya dari diriku.

"Guha!! Ancaman macam apa itu!? Apa yang telah kudapatkan dengan tanganku ini!? (Makoto)

Entah kenapa, dia berjongkok dan merintih.

"Bagaimana? Kupikir itu adalah sesuatu yang akan memberi keuntungan pada kita berdua sih" (Shen)

"Gugugugu, dasar penipu. Baiklah, aku mengerti! Aku akan bergantung padamu" (Makoto)

"Ya! Aku juga, ditahun-tahun yang akan datang, Aku akan bergantung padamu!" (Shen)

Dengan persetujuannya, Aku memulai proses pakta dengan diriku sebagai pemimpinnya. Dia tidak tahu prosesnya, jadi sudah pasti seperti itu.

Pakta 50-50. Ini tidak masuk akal. Konfigurasi yang kucoba tekankan tidak bertahan sama sekali. Sungguh sesuatu yang tak biasa.

pakta 70-30 orang tua dan anak. Mustahil, ini juga tertekan menjauh. Seberapa banyak sih maryoku yang dia punya?

Pakta 80-20 pakta penguasa. Entah bagaimana aku bisa mempertahankan konfigurasinya. Untuk berpikir kalau aku bisa ditekan ke titik ini. Kebanggaanku sebagai naga superior sedikit terluka.

Aku tak bisa mempertahankan kesadaranku lebih lama. Ini adalah pertama kalinya aku berpikir kalau menjadi naga adalah hal yang bagus.

Pakta penguasa, pada dasarnya aku akan menjadi familiarnya, tidak, itu tidak akan berlebihan untuk mengatakan kalau aku adalah budaknya.

Fufufufu. Bukankah itu tidak apa-apa.

Aku tidak sabar lagi untuk melihat apa yang dia, tidak, orang hebat itu akan lakukan di masa depan.

Kelihatannya, dalam sekitar 100 tahun di masa depan.

Itu akan menjadi waktu yang paling menyenangkan yang akan kumiliki di sepanjang hidupku.

Terbebas dari kebosananku, Aku merasa hatiku bergetar dalam suka cita.

"Kalau begitu, sekali lagi, mohon bantuannya, Tuanku, Misumi-sama" (Shen)

No comments:

DMCA.com Protection Status