Netooku Otoko no Tanoshii Isekai Boueki Chapter 3 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Netooku Otoko no Tanoshii Isekai Boueki Chapter 3 Bahasa Indonesia

February 11, 2017 Exicore


Translator: Kiryuu Ichiko

Chapter 3: Cosplay dari Dunia Lain

Aku mewarisi sifat pengecut orang tuaku. Aku tau kalau aku memiliki sifat pengecut dari kecil.

Itulah mengapa, saat aku memperoleh cukup informasi di dunia itu, aku akan menjual cerminnya. Aku benar-benar takut akan dunia lain. Walaupun jika ini dunia zaman lampau pun, aku juga takut.

Terus terang, kejadian ini terlalu rumit untukku. Aku adalah NEET Profesional yang sudah lama tak memiliki kontak sosial dengan orang lain. Ditambah,kini aku sudah tidak benar-benar muda lagi.

Sebenarnya, aku berpikir untuk mempromosikan [Hak khusus untuk mengunjungi dunia lain] di internet sebesar 1 juta yen untuk orang lain sebelum menjualnya. Jika mereka tak dapat pergi maka mereka takkan dapat uangnya dan akan hilang ditiup angin.

Jika aku mengirim 300 orang ke sana maka aku akan mendapatkan 300 juta. Uhhauha.

Namun jika aku menjual cerminnya dengan segala barang-barang yang kutemukan, aku dapat menghilangkan segala masalah dari dunia lain itu dan mendapatkan banyak uang, seperti membunuh 2 burung dengan 1 batu. Jika satu barang saja bisa dijual dengan harga 700 juta yen, maka aku bisa mendapatkan total 1 milyar yen! Jumlah yang sangat mungkin untuk hidup tanpa bekerja.

Itulah rencanaku, rencana ini masih dipikirkan. Untuk sekarang.aku butuh informasi lebih agar rencana ini berjalan dengan baik.

Pada akhirnya, aku tetap harus mencari sedikit lagi data tentang cerminnya. Saat aku masuk ke dalam dunia itu lagi, aku akan mengenakan baju ala Shakespare itu. Ngomong-ngomong, bisakah aku membawa barang dari dunia itu ke sini?

…….Normalnya, aku bisa membawa barang dari dunia itu ke sini.

Aku punya pemikiran kalau aku tak dapat membawa barang-barang itu pulang tapi jikalau tidakpun aku akan membawa semua barang dari rumah itu. Sepertinya hal itu akan mejadi gejolak keuanganku. Fuhihi

Aku heran berapa lama pakaian ini disimpan. Serius, aku butuh suatu pegangan. Ukuran baju itu cukup kecil tapi aku masih bisa memakainya.

Tapi……..ini memalukan. Perasaan ini tak bisa dijelaskan. Pakaian ini memiliki hiasan yang mencolok yang dibordir di atas kain sutra. Bahannya pun sedikit terlalu berkilauan dan celananya pun sempit. Aku heran kenapa baju ini terlihat sangat norak.

Memang terlihat memalukan seperti cosplay tapi aku meyakinkan diriku bahwa pakaian ini diperlukan untuk berbaur. (Pikirkanlah, aku merasa petani itupun berpenampilan serupa) Ya, pakaian ini merupakan peganganku. Di dunia ini tak ada pakaian macam pakaian olahraga maupun sweter. Jadi dipikir-pikir,ini nampak biasa saja.

Beberapa peralatan penting untuk kubawa di tas adalah senjata yang kugunakan untuk menjaga diri jika dalam bahaya. Aku menaruhnya di tas, mengambil sepatu hak tinggiku dan masuk ke dalam cerminnya.

Saat aku keluar dari rumah itu, aku tiba tiba menyadari hal penting. Aku sadar kalau aku tidak memperhatikan waktunya.

Sekarang hampir jam 10 di Jepang tapi belum tentu di sini sama. Jika aku ingin memeriksa dunia ini secara penuh hingga matahari terbenam, bisa saja aku mati di sini.

Untuk memastikan hal ini, aku akan menahan kantukku.

Aa…….[Informasi di dunia ini] pasti ada di suatu tempat, kenapa aku tak bisa menemukannya?

Di sini ada 2 bulan di langit padahal ini siang hari.

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-

Mataharinya masih bersinar di langit. Aku tak tau pasti tentang waktu siangnya tapi untuk beberapa saat aku tak mempermasalahkan mataharinya. Tapi pastinya ini adalah dunia lain.

Tak ada satupun sejarah mengatakan kalau bumi pernah punya 2 bulan.

Aku melewati tumpukan kayu di depan rumah itu dan menuju padang rumput. Ini berbeda dengan yang kujumpai terakhir kali. Ini benar-benar dunia lain. Aku dapat melihat beberapa jenis pohon yang aku tak pernah temui di hutan lain. (Apakah ini spesies dari dunia lain? Bisa jadi)

Pohon itu mengingatkanku pada pulau Galapagos, untuk mencegah turis membawa benih tumbuhan dari tempat lain, sepatu para turis itu harus dicuci terlebih dahulu. Selain untuk wisata, manajemen pulau tak mengizinkan turis untuk berjalan kemanapun tanpa terkecuali.

Namun, jika aku tetap kembali dan melewati 2 dunia yang berbeda, bisa saja terjadi sesuatu yang tak terduga pada alam jika tak kupedulikan hal itu. Jika aku membawa satu serangga keluar dari sini menuju duniaku, serangga duniaku mungkin saja bisa punah. Itu salah satu kemungkinan yang tak dapat kuabaikan.

Aku memikirkan hal itu saat berjalan.

Gasa Gasa~[sfx:]

Suara itu keluar dari semak di belakang yang sejauh 50 meter dari tempatku pun terdengar, membuatku terjaga.

Orang tak dikenal yang mirip pemburu itupun keluar.

Dia membawa pergi binatang yang mirip babi hutan yang terlihat sehabis diburu.

No comments:

DMCA.com Protection Status