Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 10 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Tsuki ga Michibiku Isekai Douchuu Chapter 10 Bahasa Indonesia

February 23, 2017 Alice Eugeo

Translator: Alice

Regular chapter adalah tiap 2 minggu di hari jumat
Kuota chapter bonus: 0 ($0/$3)
*Note: Chapter bonus adalah chapter yang rilis di luar jadwal
Untuk meningkatkan kuota: klik dan tunggu 5 detik kemudian klik "skip ad" http://viid.me/qsKzQ4
Kuota chapter akan diupdate tiap rilis chapter baru


Chapter 10 : Pemukiman manusia masih jauh


Setelah itu, 2 hari telah berlalu. Bagaimanapun, sepanjang hari terasa begitu penuh sampai-sampai aku ingin muntah. Aku sadar bahwa kehidupan SMAku dipenuhi dengan kedamaian dan ketenangan.

Highland Orc tampaknya beradaptasi dengan Asora. Dalam istirahat siang dan waktunya makan malam, pada kedua waktu tersebut Aku pada awalnya telah menanyakan keadaan sekarang dan situasi saat ini dari Ema-san dan yang lain.

Tidak ada masalah dengan kebutuhan sehari-hari, mereka benar-benar bersyukur. Aku sendiri belum melakukan apapun sih.

Shen kelihatannya serius mencoba membuat TV.


Dia mencoba menciptakan sebuah perangkat yang dapat menampilkan ingatan. Pada saat kami beristirahat di Asora, dia mengernyit dan berpikir.

Hal-hal seperti rekaman, HDD dan DVD biasa, dia memiliki beberapa ide tentangnya dan secepat kilat dia pergi untuk mendapatkannya. Itu adalah kristal transparan yang terlihat sangat berharga. Aku bisa merasa bahwa itu adalah barang kelas tinggi.

kemampuannya untuk bertindak entah kenapa membuatku memiliki firasat buruk untuk masa depan.

Omong-omong, apakah ingatan orang-orang adalah sesuatu yang bisa diubah menjadi gambar yang jelas? dengan pertanyaan tersebut dipikiranku, Aku menanyakannya pada Shen tapi.

Shen bilang bahwa hal yang disebut 'ingatan', orang-orang hanya melupakan tempat dimana mereka meletakkannya, ingatan yang direkam itu sendiri tidak memburuk.

Jadi itu artinya bahwa hanya dia yang bisa turut campur di area ingatan yang belum hilang.

Mungkin baginya untuk menyeret keluar ingatan yang orang itu sendiri sudah lupakan. Kekuatan berguna macam apa yang dia miliki ini.

Akulah penguasa dari orang yang mengontrol kekuatan ini yaitu Shen. Aku sudah mencegahnya untuk mengintip apapun yang dia inginkan, Aku seharusnya senang tentang itu.

Dalam semua itu, AKu memikirkan gunung berapi dimana kami akan segera tiba kesana.

Tampaknya ada dwarf disana.

Akhirnya tipe humanoid.

Shen sekarang dalam wujud humanoid juga sih.

kalau mereka seperti bagaimana aku membayangkanya, mereka akan memiliki banyak jenggot dan menjadi pandai besi. Kalau itu benar bahwa Shen akan meminta mereka untuk membuatkannya Katana. Aku kasihan pada mereka.

Melihat Higland Orc diperintah olehnya dan berusaha sungguh sungguh untuk menjahit kimono untuknya, aku merasa seperti ingin mengangis.

Rencana Shen untuk menambah populasi, aku sudah mendengarnya sebelumnya.

Kalau kami berlanjut seperti ini, pada waktu kami keluar dari ujung dunia, Aku memiliki kecemasan bahwa kami akan berakhir memiliki sebuah balatentara dari ras yang berasal dari ujung dunia.

Tempat ini bukan hanya itu daerah yang terkenal tapi itu juga mencakupi rasio yang bagus di dunia, sebuah gurun yang disebut sebagai ujung dunia.

Di lingkungan yang kasar ini, mahluk yang hidup disini adalah demonic beast atau demi-human yang brutal yang memiliki beberapa keganjilan.

Setiap ras disini terbiasa hidup disini dan kekuatan tempur mereka cukup tinggi untuk batas tertentu. Kalau kami membawa mereka, keseimbangan dunia akan runtuh.

"Yah, mempertimbangkan bahwa dwarf menggunakan gunung merapi sebagai markas mereka, Aku pikir mungkin tidak akan ada masalah. Aku seharusnya menghindari bendera pertempuran sebaik yang aku bisa." (Makoto)

Kami telah datang ke titik ini dan para dwarf tidak meminta untuk diselamatkan. dan tempat tinggal mereka adalah gunung berapi, yeah, tempat yang cocok. itu seharusnya baik baik saja, pasti baik baik saja.

Shen mungkin melakukan sesuatu tapi jujur saja, tidak peduli bagaimanapun tanpa pertanda apapun seperti itu, Aku akan merasa merinding di tubuhku.

Gadis yang memberitahuku tentang kota fatamorgana dan drama kuno dan banyak hal lain yang ingin dia lakukan, aku hanya tidak memiliki energi untuk menghentikannya.

Omong-omong, sekarang aku berada didalam keadaan untuk memeriksa daerah sekitar. Aku tidak memiliki tujuan lain setelah mencapai pemukiman manusia.

Meskipun aku tinggal di Asora,pada dasarnya semua yang kulakukan adalah berlatih dan memeriksa keseimbangan kekuatanku.

Aku benar-benar merosot.

Kekuatan yang menggunakan diriku sebagai pusat dan menciptakan suatu area, Aku terus memeriksanya dengan cara yang positif.

Seperti yang diharapkan dari lingkup dan kekuatan yang bekerja dalam proporsi terbalik. dan kemudian, saat mengaktifkannya, maryoku yang berada disekitar tetap tidak berubah. Bahkan Shen tidak merasakannya saat aku mengaktifkannya.

Tipuan yang luar biasa, sungguh curang. Aku akan mengatakannya berkali-kali, seperti yang diharapkan dari salah satu Mikiko, yang mengerahkan seluruh energinya dan memberikannya padaku dengan murah hati. (TLnote: ngomongin Tsukuyomi)

Pada kenyataanya, Aku sudah memanggil Orc yang telah terluka, menciptakan area kecil yang pas untuk 2 orang dan memberikan properti penyembuhan pada area tersebut. Aku bisa melihat luka menghilang didepan mataku. Keefektifannya lebih baik dari yang kubayangkan.

Saat aku mengaturnya jadi area tersebut hanya menutupiku, Aku memberikan properti tambahan dan memotong pohon dengan sebuah pisau. Tanpa selesai menyelesaikan seluruhnya, pohon dan semak-semak diarea tersebut terpotong seperti mentega.

Menambahkan peningkatan menggunakan maryoku, aku bisa menghentikan pedang dari prajurit Highland Orc dengan tanganku. peningkatan yang menggunakan maryoku memiliki afinitas yang bagus didalam diriku, terasa nyaman untuk menggunakannya.

Untuk sementara, Aku memutuska untuk memanggilnya 'Sakai' (TLnote: medan/lapangan/bidang dll) saat aku menggunakannya.

Sekarang aku hanya bisa menyebarkannya pada salah satu bagian tubuhku, yang berarti akan ada keterbatasan dalam menggunakannya sebagai serangan langsung.

Aku kan seperti ini jadi peningkatan pun tidak apa.

AKu juga sudah memperoleh senjata.

Meskipun aku mengatakannya, Itu hanyalah busur yang dibuat terburu-buru dan pisau belati seremonial sih.

Kelihatannya seperti Orc tidak menggunakan busur sesering itu, jadi Desa mereka menyesal mengenai busur tersebut.

 itu lebih baik dari pada tidak ada apapun jadi aku mengambilnya dengan rasa syukur. Itu adalah busur yang bisa kugunakan bila aku menahan diri saat menariknya jadi ada gunanya.

 Brid yang kugunakan pada Shen, aku sudah berlatih lebih banyak dan kalau aku harus menggunakan senjata maka aku akan menggunakan itu. Mungkin karena aku sudah mulai mengerti arti dibalik aria dalam mantra tapi aku merasa efek dari latihan telah meningkat.

 Jangan-jangan 'pemahaman' yang serangga itu berikan padaku lebih berguna dari pada apa yang kupikirkan?

 Saat aku mencoba menanyakan itu pada orang yang mengajariku sihir, Ema, dia memberitahuku bahwa dia hanya merapal kata-kata yang ditetapkan dan dia tidak mengerti artinya. Bahwa aku bisa memahaminya, Ada kemungkinan bahwa itu karena kekuatan yang Dewi berikan padaku, 'Pemahaman'.

 Sebaliknya, dari hal-hal yang kuterima dari Orc, lebih dari pada busur, itu adalah pisau belati yang mereka minta adaku untuk menerimanya yang terasa bahwa itu adalah benda berlevel tinggi.

 Itu adalah objek yang dipenuhi dengan ornamen yang jelas sekali tidak dibuat oleh Orc.

 Pisau belati bukan hanya bisa dilihat melewatinya tapi itu adalah pisau belati yang jelas terbuat dari metal yang memiliki transparansi yang tinggi. Saat aku memegangnya ke arah sinar matahari, itu terlihat indah.
 (TLnote: kayak kaca bisa tembus pas dilihat)

 Pegangan dan pisaunya terbuat dari bahan yang berkualitas. Logam yang terasa nyaman ditanganku dan kalau itu adalah batu, Dalam hal yang kuketahui, AKu belum bernah melihat satu yang secantik ini. Itu adalah bahan yang misterius.

 Melihat pada desainnnya, ornamen dan pola yang diukir di pisau belati yang panjang keseluruhannya digabungkan akan menjadi 15 cm. Bagian tepi dari depan ke belakangan adalah 30cm atau lebih.

 Mereka memberitahuku bahwa itu untuk hal-hal semacam upacara, jadi itu mungkin pisau belati seremonial. itu pasti satu yang mereka sebut sebagai pisau Athame.

 Kemampuan memotongnya juga sangat bagus, jadi aku memutuskan untuk menggunakannya untuk pertarungan jarak dekat, meskipun aku sedikit ragu untuk mengayukannya dengan seluruh kekuatanku,karena pola dan desainnya yang seperti karya seni indah.

 Sarung belati yang transparan dan terlihat dibuat oleh bahan putih, dibagian ini aku juga bisa melihat ada pengerjaan yang halus didalamnya. Aku pikir ini mungkin dibuat oleh tulang atau sesuatu seperti itu.

 Untuk pisau belati yang biasanya digunakan, itu benar-benar dibuat dengan baik, aku mungkin sudah memanggilnya pisau belati seremonial tapi itu memiliki cukup kegunaan praktis. pada saat membutuhkannya, Aku bahkan bisa menukarnya dengan uang jadi aku harus merawatnya dengan baik.

 "Untuk saat ini, aku akan hanya harus bergerak sambil bekerja sama dengan Shen. Masalahnya adalah apa yang akan aku lakukan setelah aku bertemu Hyuman dan melihat dunia sekitar" (Makoto)

 Aku memutar-mutarnya dan disekitar jari telunjuk tangan kananku. Di ujungnya ada bola dengan 4 warna merah, biru kegelapan dan kuning berputar disekitarnya.

 Aku mencoba menggabungkan beberapa elemen pada brid dan memproduksinya.

 Yah, ini benar-benar memiliki berbagai kegunaan.

 Pada awalnya, Brid adalah bola api yang kau tembak pada lawan tapi aku mencoba memasukkan properti seperti menyebarkannya seperti gotri. Ketika aku mengatur kembali arianya, itu menjadi keterampilan yang benar-benar berbeda.

 Hanya dengan mengotak-atik efek dari brid dan prosesnya, aku bisa mengubahnya menjadi keterampilan yang menarik seperti yang kuinginkan.

 ini bisa saja seperti sifat alamiah dan aritmatika dalam pondasinya atau semacam itu.

 Dalam beberapa hari aku tidak memiliki apapun untuk dilakukan, jadi aku mempelajari siir sepanjang waktu dan ada formula umum untuk kedua light dan brid.

 Aku memikirkan ini beberapa saat yang lalu tapi jika esensi aria brid adalah untuk memanggil api dan kemudian light untuk cahaya, kukira. Meskipun, meskipun jika aku mengubah aria 'api' ke 'light', itu tidak berubah menjadi cahaya. itu pasti karena aku masih ada banyak yang perlu kupahami.

 dasar aria dalam sihir penyembuhan belum pernah diajarkan padaku jadi aku belum mencobanya tapi hanya seperti ini, aku mungkin bisa mengubah penyembuhan menjadi detoksificasi.

 Aku yakin bahwa aria sihir adalah sesuatu yang pra-tetap dan seperti kehidupan sihir, jadi aku sedikit takut untuk mencobanya tapi ini adalah hasil yang membahagiakan.

 Untuk mendapatkan ide dalam formula dan mengontrolnya membuatku merasa senang. Dia duniaku yang dulu, aku tidak bagus dalam pelajaran sains tapi seseorang tidak tahu apa yang akan menjadi minat dimasadepan.

 Untuk melihat hasil kerjamu didepan matamu sendiri adalah hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Itu pasti akan menyenangkan kalau aku seperti ini disekolah.

 OOps, lagi yang tersisa dengan hanya warna biru dan menghilang. apakah urutannya kuning, merah dan hitam?

 elemen hijau dari angin, aku tidak bisa menciptakannya sama sekali. Kelihatannya kecocokanku dengannya adalah yang terburuk. Tapi elemen (atau sedikitnya ku pikir itu adalah elemen) dari petir, Aku juga tidak bisa mengendalikannya dengan baik.

 Aku memeriksa kecocokanku dengan elemen dan tampaknya yang nomer 1 adalah biru, elemen air. yang selanjutnya adalah hitam, elemen kegelapan. Kemudian itu api dan yang terakhir adalah petir. Mengenai petir aku bisa merasa aku bisa sedikit menggunakannya tapi untuk menggunakannya secara praktis masih terlalu jauh untuk dilakukan.

 Ada juga beberapa hal lain tapi air adalah yang nomor satu, itu pasti.

 Memo memo. Meskipun kalau maryokuku itu curang, kelihatannya kecocokan elemenku tidak curang.

 Di Asora, Aku melewati hari-hariku di tenda melatih sihirku.

 Saat aku berpikir aku akan membantu Orc, SHen menghentikanku dan sekarang aku tidak memiliki apapun untuk dilakukan!

 Tch.. hari ini, aku akan mencari alasan dan terbebas!

 Aku sudah ditetapkan sebagai feudal lord (tuan tanah) tapi aku tidak cocok untuk menjadi sejenis orang yang melangkaui kalangan bawah.

 terlebih lagi, rumah masih dalam konstruksi dan kami hidup ditenda. Bahkan aku tidak terlihat seperti aku hidup dengan gaya.

 Highland Orc sudah membawa seluruh desa mereka jadi dengan tidak menghitung orang yang rumahnya rusak, setiap orang memiliki rumah mereka masing-masing. Hanya Shen dan aku yang harus tinggal di tenda.

 Di tenda dimana aku berada, entah kenapa ada gambar seri drama kuno dan proyeksi dimana-mana. Ini adalah perbuatan Shen.

 "N?" (Makoto)

 Diantara itu.

 Ada beberapa gambar yang tidak ada hubungannya dengan drama kuno.

 "Gambar keluargaku, huh" (Makoto)

 Ada gambar dari seluruh keluarga Misumi.

 Itu adalah gambar yang diambil dipintu masuk. Aku ingat bahwa ayah setiap tahun akan selalu menimbulkan masalah karena ingin mengambil gambar. Kami selalu berakhir melakukannya sih.

 Kenyataannya, bahkan mereka tidak membiarkan kami pergi keluar dengan teman-teman kami di malam tahun baru dan tahun baru. itu adalah peristiwa yang membuat kami bingung. Yah, Ibu juga bisa dihitung dalam hal ini.

 'Kalau kau ingin keluar maka undang teman-temanmu saja kerumah kita' adalah apa yang mereka katakan. Seperti itulah di Januari dan natal. Wa wa, sungguh nostalgia.

 Kami berbaris dengan urutan dari kiri adalah ayah, lalu Yukiko-neesan, ditengah adalah adikku Shinri, aku dan Ibu.

 Ini adalah yang terbaru. Gambar yang diambil tahun ini.

 "Begitu ya, ini juga tidak akan bertambah lagi. Ini adalah gambar yang terakhir huh" (Makoto)

 Ini buruk.Ku pikir, Aku sudah mengakhirinya.

 Bahkan jika kedudukanku rendah.

 Aku bisa mengerti kalau manusia tidak sanggup hidup sendirian.

 Berpikir tentang orang-orang disekitarku dan masadepan yang akan datang, aku bisa merasakan perasaan
 menyesal yang tertinggal mengalir didalam diriku.

 Tentusaja Keluargaku, teman-temanku disekolah, Rekan-rekanku di klub.

 "Hentikan, Hentikan! Sejenis pemikiran seperti ini tidak bagus" (Makoto)

Tidak ada artinya memikirkannya, aku hanya akan membuat diriku sendiri depresi.

Tidak, tunggu dulu.

Begitu ya. Kalau aku bisa mendapatkan gambar keluargaku seperti ini.

"Pasti menarik untuk menggunakan gambar ini untuk menyelidiki apa yang keluargaku sudah lakukan didunia ini" (Makoto)

Apa yang harus kulakukan setelah keluar dari ujung dunia. untuk sekarang, aku hanya akan menghiraukan kata-kata dewi, Aku sudah memutuskan untuk meninggalkan gurun ini.

Menggunakan ini sebagai dasar, aku akan meminta seseorang untuk menggambar mereka dan mengikuti jejak orang tuaku. Kalau aku mendapatkan gambar dari mereka, itu lebih baik.

Oh, ini jadi semakin menarik.

Sekarang aku tahu apa yang akan kulakukan sambil bepergian di dunia. Aku tidak seharusnya jadi bosan.

Okay, aku sudah memutuskannya!

"Sekarang, itu sudah diputuskan" (Makoto)

Aku seharusnya mulai menemukan orang yang bisa menggambar dengan baik. Pertama-tama, aku akan menemukan Orc-san yang bisa menggambar sketsa. kalau itu tidak bagus maka aku akan menemukan Hyuman untuk menanyakannya dan meminta untuk menggambarnya secara akurat.

Aku benar-benar buruk dalam bakat seniku jadi pilihan mengenai aku menggambarnya tidak pernah ada pada awalnya. Kelas seni rupa di SMPku adalah pelajaran bermasalah.

Umumu. Aku sudah menemukan sesuatu untuk dilakukan.

"ini sedikit cepat, tapi ayo berangkat hari ini ♫” (Makoto)

Saat aku meninggalkan tenda, aku menuju pintu keluar yang SHen telah buat. Meskipun jika aku bilang gerbang, itu bukanlah konstruksi yang hebat, itu hanyalah kabut yang berkilauan.

"Master~" (Shen)

Itu shen. Ah itu benar. Aku seharusnya memberinya nama segera.

Dia begitu ribut jadi aku menyarankannya untuk membiarkan namanya seperti Shen, tapi dia menolaknya dengan segala yang dia miliki. Aku tidak berpikir itu nama yang buruk sih.

Kemudian, mempertimbangkan hubungan dengan fatamorgananya, 'Phantom Illusion', memutarnya sedikit, 'Dream Mirage'. Adalah apa yang kusarankan satu demi satu tapi lebih menakutkannya dia menolak semuanya.

Apa-apaan dengan kadal terbang ini? Singkatnya kau bilang kau ingin nama bergaya jepang? Kau orang jepang, tidak, Edo Junkie.

Kalau itu sesuatu yang terdegnan mirip tidak apa, kamudian haruskah aku memberinya nama Kiyohime?

Lalu kemudian.

"O~ Apa ini? Apa kau akan segera pergi?" (Shen)

Aku melihat arah dimana suara itu berasal.

Disana ada SHen.

Disana, dia membawa sesuatu yang jelas terluka berat dan ditutupi oleh rambut. Seorang wanita cantik melakukan gendongan seorang putri terhadap pria tua yang ditutupi penuh dengan rambut.

Sungguh pemandangan yang ganjil.

luar biasa.

Secara naluriah, Aku memalingkan wajahku.

Ah~ aku cukup bersemangat untuk berangkat, tahu?

Nggak apa kan buat masalah untuk tidak datang untuk sementara!? Aku sudah melewati pertempuran Boss dan sekarang seharusnya waktunya istirahatkan!?

"Kupikir, lebih baik kalau kau mengesampingkan itu untuk nanti" (Shen)

"Apakah orang itu alasannya?" (Makoto)

terasa menjengkelkan. Aku pikir itu kasar tapi aku menunjukkan jariku pada orang tua itu. Karena kau tahu, itu menjengkelkan!

"Yeah, itu benar. Betapa tajamnya penglihatanmu" (Shen)

Shen kelihatannya tidak terburu-buru.

"Apa lagi kali ini?" (Makoto)

"Serangan musuh" (SHen)

Tiba-tiba dia bicara omong kosong.

Serangan musuh~ Serangan musuh~ dia bilang!?

"Tunggu, Bukankah ini duniamu? Siapa yang kau bilang akan datang?" (Makoto)

Ini adalah Asora, Dunia lain didalam dunia lain.

Bagaimana bisa ada serangan musuh, benar-benar deh, Aku ingin kau menjelaskannya padaku dengan cara yang bisa kumengerti. Kau, Yang dulunya Ular.

Minta maaflah pada Burung dan Ular yang adalah Orang tuamu!

"Yah, yang itu sedikit spesial, Seperti biasanya dengan nafsu makan dan kelaparan.. Oh, itu datang" (Shen)

"Apa yang kau bilang seolah-olah itu bukan apa-apa!?" (Makoto)

"Master" (Shen)

Kau, jawab pertanyaanku! Tunggu, Master? apakah dia membicarakan tentangku?

"Disana" (Shen)

"Eh?" (Makoto)

Kaki hitam mengesankan yang terlihat seperti CG meretakkan ruang di area tersebut dan mencoba menusuk itu.

Saat beberapa kaki menembusnya, dalam kegelapan yang berada didalam celah besar. Aku bisa melihat taring yang tampaknya milik seekor semut ataupun lebah.

Itu menuju kearahku yang sedang dalam keadaan linglung.

"Mencoba memakanku lagi! Emangnya seberapa enaknya aku terlihat!?" (Makoto)

Aku berteriak pada situasi yang terlihat mirip seperti Shen waktu itu.




No comments:

DMCA.com Protection Status