Jikuu Mahou de Isekai to Chikyuu wo Ittarikitari Chapter 6 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Jikuu Mahou de Isekai to Chikyuu wo Ittarikitari Chapter 6 Bahasa Indonesia

March 11, 2017 Christian Tobing

Translator: CTian

Reguler chapter adalah tiap hari Jumat dan Minggu
Kuota chapter bonus: 0 ($0,0114/$2)
*Note: Chapter bonus adalah chapter yang rilis di luar jadwal
untuk meningkatkan kuota: klik dan tunggu 5 detik kemudian klik "skip this add"
LINK
kuota chapter akan diupdate tiap rilis chapter baru 

BAB 6 : METODE PENGGUNAAN INVENTORY

Bangun dari tidurku, aku tidak bisa tidak bertanya-tanya jika semakin tua membuatku bangun pagi-pagi baru-baru ini?
Mungkin juga karena aku tidur lebih awal.
Menggosok mataku yang masih mengantuk, tiba-tiba aku menabrak sesuatu saat berjalan menuju toilet. Dengan suara yang keras, kumpulan novel yang tadinya aku tumpuk sudah jatuh dan bersarakan dimana-mana. Aku sangat suka Light novel, aku membeli banyak novel selama beberapa tahun ini. Koleksi ku begitu banyak sampai-sampai aku menumpuk mereka seperti menara persis di sebelah rak buku. Rak buku ku sudah tidak muat lagi. Dan lagi, aku hampir menyelesaikan menara ketiga dari tumpukan Light Novel ku. Beberapa waktu yang lalu, ada gempa yang cukup besar di tengah malam, salah satu menara light novel ku jatuh tepat mengenai mukaku. Rasa sakitnya masih terasa saat aku memikirkannya kembali. Sesudah kembali dari toilet, aku melihat light novel ku yang berserakan di lantai. Haruskah aku keluar dan membeli rak buku baru? Atau mungkin haruskah aku keluar dan menjual mereka semua ke toko buku bekas? Nggak, nggak! Apa yang harus aku lakukan jika suatu hari aku ingin membacanya lagi sesudah menjualnya?

"AHA!!"
(TLN: TL Inggrisnya PIKON! :v)

Sekali lagi, aku merasa seperti sebuah lampu bohlam menyala di atas kepalaku. Semua akan terselesaikan jika aku memasukan semuanya ke dalam Inventory ku. Karena aku tidak punya kerjaan hari ini, dan lagi nggak ada kegiatan, aku memutuskan untuk mulai membersihkan kamarku. Beberapa saat kemudian, aku akhirnya telah selesai memasukan semua light novel ku ke dalam inventory. Sebuah ide yang berguna dan tidak disangka-sangka muncul di kepalaku. Aku selalu membaca light novel saat perjalanan menuju kantor. Tapi apapun buku yang aku masukan kedalam tasku, jika aku membacanya dengan cepat, aku akan berakhir menyelesaikan buku itu sebelum aku sampai di rumah. Akan menjadi sebuah malapetaka jika aku membacanya berulang-ulang kali. Bagaimanapun juga, jika aku menaruh semuanLight novel-ku kedalam Inventory ku, hal-hal seperti tadi tak akan terjadi lagi. Sisi positif lainnya saat aku pergi ke toko buku saat membeli buku baru,
aku takkan membeli buku yang sama lagi di koleksiku. Tak seperti beberapa hari yang lalu aku membuat sebuah kesalahan saat pulang dari kantor mungkin karena aku lelah,
aku jadi kurang fokus dan membeli buku yang sudah pernah aku beli.

Setelah selesai merapikan light novel, aku mengingat sebuah misi yang sangat penting.
Aku harus mengint-AHEM
Aku harus mengawasi Putri Elena!

Pasti sangat sulit bertentangan dengan si Raja. Jadi melindungi sang putri merupakan tugasku sebagai pahlawan!Aku diam-diam mengaktifkan skill 【Tracking】 ku. Bahkan di dunia lain, skill 【Tracking】 masih bisa bekerja dengan baik dan aku mampu melihat lokasi dimana Elena berada.
Jika Putri Elena sedang mandi, Badannya yang indah akan.... hal seperti itu takkan pernah terjadi. Dia sedang membaca sebuah buku sambil meminum teh dengan anggunnya. Tidak seperti light novel harem vulgar yang aku baca, aku yakin buku yang dia baca pasti isinya sopan dan berkelas.
Untuk beberapa alasan, aku merasa seperti seorang penguntit, jadi aku dengan cepat menghentikan skill 【Tracking】 ku. Yah, semenjak tidak ada hal yang mungkin membahayakan putri Elena, pasti dia akan baik-baik saja. Ini masih sangat pagi, jadi aku melanjutkan membersihkan kamarku.
Ngomongnya sih gitu, padahal yang aku lakukan sebenarnya hanya memasukan barang-barang yang di kamarku ke dalam Inventory-ku. Ini sangat mudah! Bukan deh, Terlalu mudah!
Pagi pun terlewatkan, kekacauan di kamar ku sudah hilang. Sudah berapa lama yah semenjak terakhir kamarku serapi ini? Saat aku melihat kamarku yang sudah rapi, aku merasakan perut ku keroncongan. Aku mencoba melihat sesuatu di kulkas, tapi di dalamnya yang ada hanyalah pilaf beku
Untuk saat ini aku memanaskan pilaf beku tadi di mikrowave dan menuangkannya ke piring. Aku terus memakannya sambil menghirup bau sup wakame. Sambil memakan pilaf, aku melihat keadaan Putri Elena seperti aku sedang menonton TV. Putri Elena duduk sendirian di sebuah meja yang besar, sedang makan siang sangat elegan sambil di awasi oleh beberapa pelayan. Nampaknya waktu di dunia sana dan di Jepang sama. Sesudah menyelesaikan makan siangku, aku teringat bahwa kulkasku sudah kosong dan memutuskan untuk pergi ke supermarket. Aku sekarang mempunyai Inventory! Jadi jika aku membeli kantung beras seberat 10 kg sekalipun, takkan jadi masalah buatku untuk membawa ke rumah. Bahkan jika aku membeli makanan beku favoritku, aku tak perlu buru-buru ke rumah karena mereka takkan meleleh jika aku memasukkanya ke dalam Inventory ku.
Aku bahkan tak harus khawatir tentang menaruh apa yang aku beli ke dalam kulkas! Bahkan apakah aku masih membutuhkan kulkas? Tidak, lebih baik lagi, akan lebih efektif buat biayaku untuk membeli di supermarket yang menjual bahan makanan! Barang dari sana benar-benar murah tapi kau harus membelinya dalam jumlah besar. Walau barangnya banyak, kemampuan pemberhenti waktu di invetory ku tidak akan membuat barang itu tidak menjadi busukPergi dari satu supermarket ke
supermarket yang lain, aku memasukan manisan dan bahan makanan, aku kembali ke kamarku dengan rasa puas. Sesudah selesai berbelanja, Aku menyeduh kopi dan menghela nafas. Aku pun teringat misiku untuk mengawasi Putri Elena, aku pun mengecek tayangan videonya.

Putri Elena sedang....
Dikurung dan menangis...

Ehh!! Bagaimana ini bisa terjadi!?!?



No comments:

DMCA.com Protection Status