NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 18 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 18 Bahasa Indonesia

March 02, 2017 Beonovel

Volume 1, Chapter 18 – Makan Enak Setelah Pertempuran
Semuanya berkumpul mengeliling naga yang mati. Kulihat dari dekat sekali lagi, besar banget. Orang-orang ini berhasil mengalahkannya dalam pertempuran jarak dekat.
“Mantap Masaru”
“Luar biasa Masaru!”
“Elizabeth juga melakukan yang terbaik.”
Semuanya berkumpul menyambut kami.
“Fufufu. Ini berkat strategi yang kurencanakan.”
Elizabeth semakin sombong. Jika saja bukan karena sihir terkuat –versinya- yang gagal, kita mungkin tidak akan menanggung penderitaan seperti ini kan? Memang sih sihirnya kuat. Tapi aku juga tidak pantas mengomentarinya karena serangan pertamaku gagal juga.
Menurutku, man of the matchnya adalah si tank. Bukankah dia selamat setelah berhadapan langsung dengan naga 3 kali? Dia memang berkompeten. Kulihat si tank, di sana dia. Dia sedang menepuk-nepuk mayat naga. Aku tidak tahu bagaimana wajahnya karena dia tertutup dengan full armor, tapi karena dia sanggup berdiri dan bergerak, sepertinya dia baik-baik saja. Namun perisainya rusak dan armornya hangus.
“Permisi, apa lukamu baik-baik saja?”
“Ya, aku sudah minum potion dan aku bisa menggunakan sedikit sihir penyembuh, aku sembuh sampai segini. Aku penasaran jika aku diperintahkan sekali lagi, apa aku masih bisa bertarung?”
Jangan! Jangan memaksakan dirimu.
“Aku masih punya kekuatan sihir yang tersisa. Aku akan menggunakan sihir penyembuh.”
“Oh ya? Silakan. Jujur aku masih untuk sulit berdiri.”
Seperti yang kuduga, dia berpura-pura terlihat baik-baik saja. [Heal], [Heal], [Heal] sebanyak ini cukup gak? Aku juga menggunakan Cleanup dan membersihkan armor. Bekas hangusnya hilang dan aku bisa melihat armor yang penyok di sana-sini.
“Ohhh, aku merasa lebih baik. Terimakasih sudah membersihkan armorku juga.”
Kau belum betul-betul pulih? [Heal], [Heal], [Heal], cepat-cepat aku menggunakannya 3 kali lagi.
“Ya ya, aku sudah baik-baik saja sekarang. Terima kasih. Seperti yang diharapkan, enak kalau ada healer.”
“Aku akan melakukan hal yang sama kalau masih ada kekuatan sihir yang tersisa.”
Melihatku yang sedang menyembuhkan, Elizabeth mengatakan itu dengan cemberut.
“Mau gimana lagi, Elizabeth sudah mengangkatku dengan Fly. Sedangkan aku hanya menembak satu kali dan tidak menggunakan terlalu banyak kekuatan sihir.”
Kenapa jadi aku yang beralasan? Meskipun telah memberi perawatan ke teman Elizabeth. Aku masih agak tidak yakin.
“Benar! Berkatku kita berhasil mengalahkan naga.”
Dengan segera Elizabeth bersemangat. Mudahnya.
“Untuk yang cedera lainnya, aku akan menyembuhkannya.”
Kalau aku dekat-dekat dengan Elizabeth, aku akan menginjak ranjau lain.
Ada beberapa yang terluka, tapi tidak separah si tank, jadi perawatan dilakukan dengan cepat. Sungguh ajaib tidak ada yang mati. Serangan nafas api terakhir, apa kami selamat kalau kami kena langsung? Mungkin kalau kami tidak mati dari serangan itu, kami akan kehilangan kesadaran dan mati saat terjatuh.
“Instruktur, aku dengar naga tidak bisa menggunakan nafas api berturut-turut, tapi yang terakhir itu...”
“Uh-huh. Itu. Mungkin dia memaksakan diri untuk menggunakannya. Aku rasa semburannya sedikit lebih lemah. Setelah itu dia tidak menggunakannya lagi kan. Ada kemungkinan dia semakin lemah karena dia jatuh.”
Oh begitu. Tindakan putus asa terakhir? Aku senang aku tidak mati! Aku terlambat menyadari bagaimana aku bisa selamat dan aku mulai gemetaran.
“Dan kemudian, naga ini. Dia mungkin dari jenis yang lebih unggul.”
“Tidak diragukan lagi! Tidak mungkin dia bisa bertahan setelah merasakan Mega Thunder-ku!”
Terkait dengan sihir tipe petir, sengatannya juga menyebabkan efek lumpuh sesaat. Untuk waktu yang singkat, itu berhasil menghentikan pergerakan naga.
“Jenis yang lebih unggul?”
“Secara harfiah, itu jenis yang ada di urutan lebih tinggi dibandingkan naga biasa. Lebih kuat, lebih pintar dan lebih licik. Meskipun sebelumnya aku tidak terlalu seringa menghadapi naga.”
“Itu benar. Mungkin saja seperti itu. Kita tidak akan kerepotan kalau menghadapi naga biasa seukuran ini.”
Pimpinan Dawn Battleaxe mengatakan itu, aku lupa namanya. Sepertinya dia dipanggil Fresh Blood. Aku tidak bisa mengingat 20 nama sekaligus. Nama si tank nanti saja aku tanyakan dengan Elizabeth.
“Kita akan memeriksanya setelah sampai ke guild. Masaru, bisa kau bawa?”
Yah, sambil mengangguk, aku memasukkan naga. Tak peduli seberapa besar, itu hanya memakai 1 slot. Ya, ini cheat. Aku ingin tahu, kalau aku bisa memasukkan naga sebesar ini, apa aku bisa memasukkan rumah? Bagaimana dengan pohon seukuran ini? Aku mencoba untuk memasukkannya. Tidak bisa? Apa karena masih ada akarnya di tanah? Seperti mustahil untuk memasukkan rumah. Seperti yang diduga, cheat ini tidak berfungsi sampai sejauh itu. Sambil mencoba-coba memasukkan benda, Elizabeth menatapku. Kenapa? Apa dia bad mood lagi?
“Ini tidak adil. Ayolah, bagaimana kau bisa melakukannya? Jangan pelit dan ajari aku juga.”
Uhn. Sepertinya hidupku akan tidak nyaman kalau menjadi wizard sebagai job utamaku. Aku harus pandai-pandai menyembunyikannya.
“Apa kau terus berlatih?”
“Ugh. Aku sudah melakukannya! Ayolah berikan aku beberapa petunjuk.”
“Umm, kan sudah kubilang sebelumnya, aku melakukan itu seperti biasa dan tidak ada sesuatu yang khusus. Mungkin ini semacam bakat? Setiap orang punya kelebihan masing-masing kan?”
“Aku penasaran apa aku memang tidak cocok untuk sihir spasial...”
Bahkan jika kau mengatakan itu.
“Kau tahu, aku tidak bisa menggunakan petir hebat seperti Elizabeth. Itu luar biasa loo! Ini pertama kalinya aku melihat sesuatu seperti itu. Sebaliknya, seharusnya aku yang diajarkan bagaimana cara menggunakan Wind Magic seperti itu.”
“Uh, be-benarkah? Kalau kau memohon kepadaku, aku mungkin akan mengajarkanmu.”
Simpel banget kan, aku sebenarnya tidak serius. Entah kenapa aku jadi pengen belajar Wind Magic. Tapi saat ini aku sedang berlatih Water Magic, jika aku juga bisa mempelajari Wind Magic seperti itu, selanjutnya aku akan mempelajari Earth Magic untuk melengkapkanya.”
“Tentu, aku mohon! Elizabeth sensei, bukan, master (shisho).”
“Baiklah, banyak yang akan kuajarkan! Aku orangnya serius!”
“Ya master.”
Suasana hati Elizabeth menjadi baik lagi. Dia tersenyum. Moodku juga, itu karena aku dilatih oleh cewe cantik. Selain itu, gratis! Aku yakin dia tidak akan metode seperti Angela yang menggunakan pisau. Ini diputuskan hanya dengan sedikit dorongan, tapi ini benar-benar pembicaraan yang menarik! Sambil berbicara dengan Elizabeth, orang dari Wings of Twilight datang.
“Kami kembali setelah memeriksa sarangnya, namun di sana tidak ada apapun.”
“Aku sempat berharap ada beberapa harta di sana.”
Tampaknya naga punya kebiasaan untuk menimbun harta di sarangnya.
“Sarang itu baru saja dibuat. Kira-kira harta apa yang akan dikumpulkannya?”
Aku mencobakan menanyakan jenis harta yang dikumpulkan.
“Itu, biasanya koin emas dan silver, perhiasan juga. Mereka suka dengan benda-benda berkilauan. Mungkin saat mereka menimbun harta dalam jumlah besar, itu cukup untuk membeli sebuah negara. Yah tapi kali ini mengecewakan.”
Sambil kembali ke tenda, aku mendengar Elizabeth yang memberikan pelajaran tentang Wind Magic. Seperti yang diharapkan dari wizard pro, dia membagikan ilmu-ilmu yang bermanfaat. Namun saat mendekati tenda, dia mulai kehilangan semua tenaganya. Kecepatan melambat.
“Ahhh, kau kehabisan stamina. Apalagi hari ini kau telah mengeluarkan sihir yang besar.”
Kata pimpinan Dawn Battleaxe yang berjalan di belakang kami. Si pembawa kapak Fresh Blood atau apalah.
“Hei Eli, jalan yang benar, atau mau kugendong?”
“Aku baik-baik saja Narnia...”
Meskipun dia bilang dia baik-baik saja, tiba-tiba warrior perempuan menggendong Elizabeth di lengannya dan berjalan dengan cepat. Jadi namanya Narnia?
“Heh kau masih punya tenaga. Elizabeth selalu seperti ini setelah menggunakan terlalu banyak sihir, kau tahu?”
“Aku merasa seperti itu juga ketika kehabisan kekuatan sihir. Rasanya seperti BENAR-BENAR lelah kan? Hari ini kebetulan masih ada yang tersisa.”
“Tapi hari ini, berkat Masaru, kami terselamatkan. Aku mengucapkan terima kasih.”
“Aku hanya mengenainya sekali.”
“Tapi karena itu, naga jatuh dan cukup terhuyung-huyung kan? Kami bisa mengalahkannya dengan mudah.”
“Kalau tidak berhasil, apa yang akan kau lakukan?”
“Hah itu. Entah bagaimana caranya, setiap naga itu menukik, mungkin kami akan menyerang sayapnya sampai jatuh.”
“Tapi itu sedikit tidak masuk akal kan?”
Si tank bakalan mati!
“Meski begitu, awalnya aku tidak berpikir kita bisa mengalahkannya, mungkin saja ada yang mati. Itulah mengapa, aku berterima kasih untuk hari ini. Kami semua terselamatkan berkat dirimu.”
“Tapi aku hanya mengikuti strategi Elizabeth.”
“Ah sudahlah, kami sangat bersyukur.”
“Ya.”
Yah, aku sudah mempertaruhkan hidupku, itu pasti.
“BTW Masaru, kau solo kan? Apa kau ada rencana untuk bergabung dengan party? Kulihat kau akrab dengan orang-orang dari Alipour.”
“Aku tidak merencanakan itu untuk sementara.”
“Bagaimana dengan kami? Sepertinya Elizabeth juga senang denganmu. Kau tahu, kami juga sedang mencari seorang wizard.”
Jika aku bergabung dengan Dawn Battleaxe, berapa banyak penghasilanku? Aku mungkin akan dianggap seperti selebritis setelah menjadi rank B. Aku akan terkenal. Pimpinan Dawn Battleaxe memberikan penekanan pada bagian itu. Mereka bilang kalau mereka melakukan beberapa misi besar lainnya, mereka mungkin akan naik ke rank A.
Ngomong-ngomong tentang misi yang diambil oleh Dawn Battleaxe. Aku yakin pasti mirip-mirip dengan yang hari ini. Aku bakal mati kalau terus-terusan melakukan yang seperti ini. Elizabeth menyerang naga tanpa ragu-ragu, orang-orang ini, apa mereka tidak menghargai nyawa mereka sendiri?
Apapun yang terjadi, kupikir mereka seharusnya mengutamakan nyawa mereka.
“Terlalu banyak bebanku, aku akan memberitahukannya. Hari ini, aku hampir mati dan aku tidak ingin melakukan misi-misi yang berbahaya.”
“Begitu? Beritahu kami kapan saja kau berubah pikiran. Aku rasa Masaru sangat mampu.”
Sampai di tenda, aku dipanggil oleh Lazard.
“Masaru, keluarkan naganya.”
Apa yang akan kalian lakukan? Sambil bertanya aku pindah ke tempat terbuka dan mengeluarkan tubuh naga.
“Tentu saja, steak naga! Ini wajib dilakukan setelah mengalahkan naga!”
“Tidak tidak, untuk daging naga, dibikin stew juga enak.”
“Ini pertama kali aku memakannya, aku tidak sabar merasakannya.”
Sementara mereka ribut membahas itu, sebagian dari daging naga dipotong. Steak naga? Itu salah satu hal wajib di dalam game. Aku penasaran, bagaimana rasanya?
“Selain rasa, kalau kau memakan daging monster kuat, ada teori yang mengatakan bahwa kekuatan monster itu akan masuk ke tubuhmu. Daging naga merupakan kualitas terbaik.” Itu penjelasan dari instruktur.
“Aku tidak tahu hasil nyatanya, tapi banyak orang yang percaya itu.”
Orang-orang harus melihat statusnya. Mari kita pastikan setelah makan.
Mereka mulai memasak dan seseorang mengeluarkan alkohol. Hasilnya terjadi perdebatan panas yang hampir berujung dengan adu jotos, tampaknya daging naga dimasak menjadi steak dan stew. Kita masih di dalam hutan yang berbahaya, apa tidak masalah sampai mabuk seperti itu?
“Karena ada sarang naga, tidak ada yang mendekat. Bahkan tidak ada makhluk lain yang terlihat saat survei tadi pagi. Selain itu, Wings of Twilight juga keluar untuk berjaga-jaga.”
Tidak masalah kalau sedikit bebas seperti ini, kata instruktur. Kalau dipikir-pikir, aku tidak melihat Wings of Twilight. Aku mengerti. Mereka tidak ambil bagian dalam pertarungan melawan naga, jadi sekarang mereka yang bertugas kan? Dengan demikian, aku mengeluarkan alkohol dari item bag untuk hiburan. Instruktur menawariku juga, tapi aku menolak dengan sopan. Menurutku, kita masih di tengah-tengah misi.
Aku duduk memperhatikan daging naga yang sedang di panggang. Gumpalan daging yang besar ditusuk di letakkan di atas api. Kali ini mereka memanggangnya tidak sampai warnanya berubah. Lemak menetes dari desisan daging yang dipanggang.
“Aku sudah tidak sabar. Memakan sesuatu seperti daging naga, aku bersyukur menjadi seorang adenturer.” Kata Kreuk yang terus menatap daging panggang bersama dengank.
“Tidak biasanya makan ini kan?”
Karena ukurannya hampir sebesar ikan paus, kupikir jumlah dagingnya juga sangat banyak.
“Itu mustahil. Orang-orang kaya dan bangsawan membeli semuanya, saat giliran kita, sudah tidak ada yang tersisa. Kau pernah makan sebelumnya?”
“Belum.”
Sesuatu seperti naga adalah makhluk fantasi yang tidak ada di Jepang.
“Setujukan? Ini kesempatan langka.”
Dengan mengusahakan segala cara, aku akan membawa ini sebagai hadiah untuk Angela. Dia pasti akan senang.
“Ini juga berkat kerja keras Masaru.”
Selain kami, Silver juga ikut menimpali.
“Kalian, pada saat itu, apa yang kalian lakukan?”
Dengan santai aku menanyakan pertanyaan yang ada di pikiranku. Setelah naga jatuh, aku rasa aku tidak melihat mereka ikut mengalahkan naga.”
“Eh, support...”
Kreuk mengatakan itu sambil menghindari kontak mata.
Oh begitu. Sepertinya mereka ketakutan, jadi mereka tidak ikut maju.
“Masaru benar-benar bisa mengajukan diri untuk melawannya.” Kata Silver. Bukan. Aku dipaksa. Kalau bisa, aku juga akan bergabung sambil mengigil ketakutan dengan kalian di belakang.
“Elizabeth memintaku untuk melakukan itu, aku tidak mungkin melarikan diri kan?”
Aku mengatakan itu untuk memperbaiki suasana. Kenyataanya karena aku diikat dengan tali, jadi aku tidak bisa lari saat diterbangkan.
“Masaru luar bisa. Meskipun Lazard mengatakan cepat atau lambat kami mungkin bisa melakukan itu...”
Kupikir, jika mungkin aku tidak ingin terburu menghadapi naga bahkan sampai 10 tahun kedepan.
“Apa kau bisa?”
“Tidak, itu mungkin mustahil.”
“Mustahil.”
“Benar.”
Untunglah, tampaknya intuisiku tidak salah. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika semua adventurer di sini menjadi seperti Lazard. Aku mengobrol dengan Kreuk dan Silver sembari menunggu dan aku disajikan daging panggang yang sudah di potong. Cairan daging menetes dan baunya enak.
Agak jauh, Elizabeth juga menerima daging. Apa dua wizard dilayani pertama karena kontribusi besarnya? Kulihat ke Elizabeth, dia makan dengan wajah gembira. Sulit dipercaya kalau beberapa saat sebelumnya dia benar-benar kecapekan karena kehabisan stamina. Untuk memastikan, aku melihatnya mengigit daging itu. Makan sesuatu untuk pertama kalinya, itu perlu keberanian.
Rasa daging naga yang dibumbui dengan garam dan beberapa jenis rempah-rempah menyebar dimulut. Aku penasaran apa rasanya mirip-mirip daging ayam? Ini lembut dan juicy, kelezatan yang meluap-luap, kelezatan yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Meskipun aku pernah mencoba ayam Jepang kualitas top atau daging sapi Kobe, apa kesannya sama?
“Ini enak.”
Meskipun aku mengatakan seperti itu, tapi dalam hati aku sedih karena hanya bisa mengekspresikannya seperti itu.
“Bagaimana mengatakannya, ini seperti daging naga.”
“Kau tidak terkejut.” Kreuk menimpali.
“Erm, selain kaya rasa, ini juga tidak terlalu berminyak. Tapi rasanya menyebar di mulutku dan dengan lembut jatuh ke tenggorokanku.”
“Ohhh”
“Luar biasa.”
Aku mengatakan sesuatu seperti yang ada di acara makan-makan di TV dan mereka tampak puas dengan penjelasanku itu.
“Ohhh, kalian tunggu sebentar. Dagingnya banyak kok.”
Seperti yang dikatakan Lazard, daging sudah dipersiapkan di atas api.
“Masaru, mereka bilang stew-nya hampir siap!”
Elizabeth mengatakan itu dengan suara keras. Tak kusadari dia sudah berpindah ke tempat di mana stew sedang dimasak. Meskipun mendapatkan potongan daging yang besar, dia sudah menghabiskannya?
“Ngomong-ngomong soal Elizabeth.”
“Ya.”
“Dia kawaii saat melepaskan tudungnya.”
“Ya.”
Silver setuju dengan penyataan Kreuk. Aku diam-diam mengangguk sambil memenuhi mulutku steak naga.
“Kau dekat dengannya kan?” tanya Kreuk sambil melihatku.
“Dia jatuh cinta kepadaku?”
“Nah, gak mungkin.”
“Iya, tidak mungkin.”
“Kalian cepat banget menyangkalnya.”
Perasaanku jadi sedikit terluka.
“Sebenarnya, aku berhasil membujuknya untuk mengajariku Wind Magic.”
“Apa?! Kau bayar berapa?”
“Tidak, aku tidak membayar sepeser pun.”
“Gratis?”
“Kenapa? Iri?”
BTW, Angela mengambil sejumlah uang dariku. Apa itu normal?
“Sangat jarang ada kesempatan untuk diajarkan sihir dari seorang rank B aktif.”
Meskipun aku mendapatkannya dengan mudah, hanya dengan memujinya.
“Hmm? Untuk saat ini, aku akan ke tempat stew dan mempererat ikatanku dengan Elizabeth.”
“Ka-kau?”
Aku lebih suka makan dengan gadis cantik dibandikan dengan kampret-kampret ini, meskipun rasa makanannya sama-sama enak.
“Dagingnya belum siap dipanggang, mau ikut ke sana gak?”
“Ugh.”
Meskipun jumlahnya cukup, adventurer punya nafsu yang tinggi, kalau tidak menunggu dengan sungguh-sungguh, bisa-bisa gak kebagian. Aku meninggalkan mereka yang ragu-ragu dan menuju ke tempat Elizabeth. Dia sedang makan stew.
“Ah... Masaru... ini juga...! En.. enak.”
“Ya aku tahu. Jangan bicara dan makan yang benar.”
Aku mengeluarkan mangkuk dan stew disajikan. Kalau kau tidak mempersiapkan peralatna makan sendiri dan jika kau sedang sial, kau mungkin akan memegang makanan dengan tangan kosong. Peralatan-peralatan seperti panci, peralatan untuk makan besar setidaknya dan aku yakin kuali untuk memasak stew ini dibawa oleh Elizabeth.
“Stew-nya enak.”
Daging naga asli bercampur dengan beberapa jenis sayuran, dibandingkan menyebutnya stew, ini lebih mirip sup, namun hasilnya tetap enak dan kaldunya juga lezat. Tentu saja daging naga yang dimasak hingga lembut tidak kalah hebatnya. Aku penasaran kalau daging ini dimasak dalam bentuk kari, tidak, dipotong-dipotong saja daging ini pasti enak kan?
“Jarang-jarang bisa makan seperti ini, jadi nikmati lah selagi bisa.”
“Apa master pernah makan ini sebelumnya?”
“Tentu saja. Kami sudah mengalahkan naga beberapa kali.”
“Berapa banyak yang seperti hari ini?”
“Yang ini agak kuat, kau tahu? Biasanya lebih mudah.”
Kudengar mereka mengalahkannya dengan sekali serangan sihir, jadi yang hari ini benar-benar kuat.
“Itulah sebabnya, itu... Masaru sangat membantu.”
Mengatakan itu, Elizabeth tiba-tiba membuang wajahnya. Apakah wajahnya memerah karena refleksi api unggun?
“Ah ya.”

Baru saja, dia berterima kasih?
Mungkin, aku ingin berpikir begitu. Malam itu aku tidur setelah makan steak dan rebusan, serta minum alkohol sepuasnya. Aku juga melihat statusku, tapi ternyata steak naga tidak menambah status.

No comments:

DMCA.com Protection Status