NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 10 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

NEET dakedo Hello Work ni Ittara Isekai ni Tsuretekareta Chapter 10 Bahasa Indonesia

March 24, 2017 Beonovel

Volume 2, Chapter 10 – Pertarungan Bodoh Yang Berlebihan Di Antara Lelaki
Keesokan harinya. Karena lelang naga akan dilakukan di pertengahan pagi, aku memutuskan untuk menghabiskan waktu di tempat pelatihan. Elizabeth pergi ke tempat Dawn Battleaxe berada. Dia mungkin penasaran dengan Narnia. Aku mempercayakan Sati ke Samson-san, lalu, karena instruktur-dono tampaknya sedang sibuk, aku mulai berlatih melempar pisau di salah satu sudut tempat pelatihan.
Kemudian Crook dan Silver datang. Aku merasa sudah lama tidak bertemu dengan mereka. Kami nongkrong di pojokan, jadi kita menganggu orang lain.
“Apa aku datang untuk melihat lelang daging juga Masaru?”
Crook bertanya.
“Tentu saja. Aku ingin tahu berapa jadinya.”
“Sesuatu yang dinanti-nantikan huh!”
Aku juga menantikan itu Crook. Nilai pelelangan secara langsung berkorelasi dengan berapa banyak hadiah yang kami dapatkan. Tidak heran jika kami tertarik.
“Selain itu, lihat ini.”
Hoh, dia membeli armor baru. Pasti dia syok ketika terkena panah dari orc di kakinya. Kali ini, meskipun sebagian besar terbuat dari kulit, tapi itu terlihat tidak akan mudah tertembus dengan anak panah. Silver juga memamerkan perisainya. Aku punya perasaan kalau aku pernah melihat itu dan ternyata, itu sama dengan yang digunakan oleh anggota Dawn Battleaxe.
“Aku tidak bisa mendapatkan yang sama persis karena itu mahal, tapi aku mendapatkan dengan desain yang sama.”
Versi ekonomis huh. Memang, laki-laki dengan perisai terlihat mengagumkan. Sebagai sesama pengguna perisai, Silver pasti sangat mengaguminya.
“Lalu Masaru, apa kau membeli sesuatu dari hadiah? Kudengar kau menyewa rumah.”
“Uhm ya.”
Kurasa fakta bahwa aku membeli budak masih belum bocor. Lalu, apa yang harus kulakukan.
“Kau menyimpan banyak uang kan? Gak pergi ke sana dan melihat-lihat itu?”
Yang dia masuk dengan itu tentu saja budak.
“Uhm ya, aku sudah pergi melihatnya.”
“Lalu? Apa kau membeli satu?”
“Uhm ya. Kurasa… aku membeli satu…”
Crook berdiri dengan bunyi berkelontang.
“Ap-apa aku bilang! Pengkhianat!”
“H-hei. Kau terlalu keras. Semuanya melihat ke sini.”
Pertama-tama, pengkhianat apaan, aku tidak menjanjikan apapun kepada orang-orang ini.
“Lalu, apa kau sudah melakukannya?”
Crook memelankan suaranya dan bertanya.
“Tidak, belum.”
Setelah mendengar itu, Crook terlihat sedikit lebih tenang.
“Itu benar huh. Tapi itu pasti menyenangkan. Itu tidak seperti dia akan tidur di sampingmu atau menggosok punggungmu ketika mandi kan?”
Dia mengatakan itu sambil bercanda. Aku memalingkan wajah. Faktanya Sati melakukan keduanya.
“Tunggu!? Kau, jangan bilang!”
Saat itu, dengan kemungkinan waktu terburuk, Sati memanggilku. Ini mungkin sedang waktu istirahatnya.
“Masaru-samaaaa!”
Sati melambaikan tangannya ke arahku. Aku dengan enggan melambaikan tangan kepadanya.
“Ka-kau. Jangan bilang gadis  itu adalah…”
“Ya… gadis itu.”
Tak ada harapan sekarang. Crook berdiri dan dengan mulus mengeluarkan pedang dari pinggangnya.
“Baiklah. Mati kau.”
“Aku akan membantumu.”
Silver juga mengeluarkan pedangnya dan mempersiapkan perisainya. Orang ini benar-benar mengeluarkan pedang asli!? Meskipun ini tempat pelatihan, jika kau menarik pedang di sini, itu berarti perang.
Mereka berdua secara bertahap mengurangi jarak di antara kami. Mereka berdua benar-benar ingin membunuhku! Apa mereka lupa ketika pelatihan pemula? Jangan pikir kalian bisa menang hanya karena 2vs1! Datang padaku bro!!
Aku menarik pedang dari punggungku. Shit. Darah pertama yang pedang ini akan rasakan adalah darah temanku sendiri, pedang hitam ini memiliki takdir yang buruk.
“Kau sudah menjadi teman yang baik, tapi itu kesalahanmu karena mengkhianati pertemanan kita.”
Crook mengatakan itu.
Beberapa orang mulai berkumpul, bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.
“Hoh, kau hanya memuntahkan omong kosong. Dengan mempertimbangkan semangatmu itu, aku tidak akan menggunakan Fire Magic. Karena jika aku menggunakannya, kalian berdua akan menjadi berubah menjadi abu dalam sekejap.”
“Jangan menyesalinya nanti!”
“Oo-! Jangan hanya menggonggong di sana, ayo siniii!”
Sekeliling kami mulai bersemangat. Mereka mulai bersorak dengan mengatakan “Lakukan’’ atau “Cepat majuu”

Mereka berdua menyerangku bersamaan. Kalian pikir kalian bisa menang jika kalian menyerangku bersama-sama!
Aku dengan cepat mengambil jarak, kemudian dengan Stealth + Ninja Walk, aku melangkah dan memutar ke sisi kiri Crook. Dengan ini, sepertinya Silver akan kehilangan pandangannya kepadaku. Namun Crook bergerak ke arahku dan mengayunkan pedangnya. Aku menangkisnya dengan kekuatan penuh. Dengan kenaikan level dan Physical Enhancement, kekuatanku lebih besar dari Crook. Crook kehilangan keseimbangan karena pedangnya berhasil ditangkis. Dengan itu, aku mendekat masuk dan mengirim pukulan ke belakang lehernya dengan tanganku. Crook terjatuh. Bagus, sekarang yang tersisa adalah Silver.
Silver menggunakan equipment berat dan dia memperkuat pertahanannya, aku mengayunkan pedang beberapa kali ke arahnya, tapi tidak ada satupun yang kena dengan telak. Itu benar-benar menganggu. Tapi ada cara.
Aku menyerangnya dari depan sekuat tenaga. Tentu saja itu akan ditahan dengan perisai, tapi aku memiliki keunggulan kekuatan. Aku menendang kaki Silver yang mencoba untuk tetap berdiri dan mempertahankan perisai dengan stabil sementara senjata kami terkunci. Aku menembakkanAir Hammerke arahnya saat dia kehilangan keseimbangan.
Silver terlempar. Meskipun kau mengenakan metal plate armor, tentu saja kau akan merasakan goncangan yang besar saat terkena langsung.
“Kh… kau bilang kau tidak menggunakan magic…”
“Hn, aku bilang aku tidak akan menggunakan Fire Magic kan?”
“Kau pengecut… *roboh*”
“Kejahatan berhasil dihancurkan! Aku menang!”
Aku mengacungkan pedangku ke langit dan berteriak. Uoooooooooo kerumunan penonton bersorak.
Sati muncul dari kerumunan orang.
“Masaru-sama, mereka orang jahat?”
Sial, mereka temanku!? Crokk! Silver!? Jangan matiiiii.
Aku akan menggunakan Heal sekarang.
“Kau menggunakan Healing Magic kepada kami… meskipun kami mencoba membunuhmu.”
“Ngomong apa! Bukankah kita teman! Ini Heal,Heal.”
“Kami terbawa emosi, apa yang telah kami lakukan…”
“Aku mengerti. Itu pasti mengecewakan. Aku tidak mempertimbangkan perasaan kalian dan menjawab dengan jujur. Aku yang salah.”
“Masaru…”
“Crook, Silver. Tidak apa-apa. Ini sudah tidak apa-apa. Akan baik-baik saja dengan itu kan?”
“”Masaru!!””
Melihat kami yang berpelukan, penonton bertepuk tangan.
“Mm. Pertarungan yang bagus.”
Kata instruktur-dono.
“Tapi aku tidak mentolerir kalian yang mengeluarkan pedang untuk bertarung. Kalian semua, waktunya mendengar ceramah!”
Instruktur-dono cukup marah dengan kami. Ketika kami dilepaskan, pelelangan naga sudah berakhir.

Aku mendapatkan bagian sebanyak 38000 Gold. Itu kira-kira lebih mahal dari harga Sati huh. Total uangku meningkat menjadi 66000 Gold. Aku tidak memiliki niat untuk membeli sesuatu yang spesial, jadi kupikir aku tidak akan bekerja untuk sementara waktu. BTW, ternyata naga itu memang naga kelas unggul, jadi pelelangan itu sukses besar.

Setelah memulihkan kembali pertemananku dengan Crook dan Silver, aku memutuskan untuk mengundang mereka ke rumahku. Keduanya juga mendapatkan hadiah dari lelang naga, jadi mereka sedang dalam suasana hati yang bagus.
Kami mampir ke tempat Tilika-chan dan karena dia sudah menyelesaikan kerjaanya di pagi hari, dia juga ikut bersama kami.
Crook dan Silver bingung kenapa petugas kejujuran juga ikut dengan kami, ketika kukatakan bahwa dia adalah teman Sati, mereka menunjukkan ekspresi ngerti gak ngerti.
BTW, di mata masyarakat umum, Magic Eyes adalah sesuatu yang menakutkan dan dia eksistensi yang sulit untuk didekati. Dari sudut pandangku, itu hanya pendeteksi kebohongan dengan kinerja yang tinggi. Dan menurutku keimutan adalah keadilan.
BTW, aku juga menceritakan kepada Angela dan Elizabeth mengenai keadaan Tilika-chan. Kupikir tidak enak jika membiarkan mereka dekat dengan seseorang yang nyawanya mungkin sedang diincar tanpa memberitahukannya. Baik Angela maupun Elizabeth memiliki kemampuan tempur yang cukup, jadi jika seseorang datang, mereka tampaknya akan menerbangkan orang itu. Cukup bisa diandalkan.

Saat ini, aku berjalan di belakang Sati dan Tilika-chan yang berjalan di depan sambil bergandengan tangan, aku diam-diam memberitahu Crook dan Silver tentang apa yang terjadi di tempat perdagangan budak.
“Lalu ketika kita sampai di ruangan besar, ada 8 gadis yang dijejerkan di sana.”
“Eeh? Ketika aku pergi, cuma ada 4.”
Pedagang budak botak tua itu, ketika dia mengatakan bahwa aku beruntung dan mengumpulkan yang cantik-cantik, itu ternyata benar.
“Jadi semuanya mengenakan pakaian tipis. Kau bisa melihatnya sekilas.”
Crook mengangguk dan Silver terlihat iri. Sambil berjalan di depan, telinga Sati berkedut. Ada jarak di antara kami dan aku berbicara dengan pelan, tapi mungkin dia bisa mendengar semuanya.
“Jadi yang pertama adalah gadis montok dengan daya tarik seksual yang…”

Saat aku mulai menjelaskan tentang gadis keempat, kami tiba di rumah.
“Ooh, bukankah ini rumah yang bagus.”
“Meskipun aku hanya menyewa. Kau bisa lihat, kebunnya juga cukup luas.”
“Kau tinggal di rumah ini dengan Sati-chan, hanya berdua…”
Yah begitulah. Meskipun tidak hanya kami berdua. Tapi itu bisa menjadi minyak yang disiram ke api, jadi aku tidak mengatakan apapun.
“Aah, ayo masuk. Aku akan mentraktir kalian makan siang. Ayo masuk ke dalam.”
Ketika kami masuk ke dalam, tidak hanya Elizabeth, tapi Angela juga ada di sana. Sati dan Tilika-chan sudah masuk ke dalam, jadi keempat gadis menyambut kami saat kami masuk.
“Kalian cukup lama. Aku sudah lapar.”
“Selamat datang kembali. Ini, aku membawa beberapa buku yang kubicarakan kemarin.”
Crook dan Silver, yang datang bersamaku, sedikit menegang ketika melihat para gadis.
“Oi, kenapa Elizabeth ada di sini? Dan juga, siapa gadis cantik ini?”, Crook bertanya dengan suara pelan.
“Aah, ya, aku harus memperkenalkan semuanya. Ini teman-temanku, Crook dan Silver.”
Pertama aku memperkenalkan mereka berdua.
“Aku berpikir untuk mengundang mereka makan siang di sini. Jadi ini Angela-san, dia priestess dari kuil. Kau tahu, aku membicarakan tentang dia sebelumnya kan.”
Crook mengangguk dengan ekspresi ‘ah dia’. Elizabeth sudah mengenal mereka, jadi aku biarkan saja.
“Uhm, jadi, kalian berdua tunggu di ruang tamu. Kami akan bersiap-siap.”
Aku membawa mereka ke ruang tamu, kemudian kembali ke dapur merangkap ruang makan.
“Baiklah, mari kita mulai mempersiapkan makan siang.”
“Kami akan mengurus ini dengan Sati dan Tilika-chan, jadi bagaimana kalau kau ngobrol dengan teman-temanmu saja?”
Angela mengatakan itu.
“Begitu? Baiklah, mungkin aku harus membiarkanmu mengurusnya. Ah, gunakan daging ini.”
Aku mengeluarkan segumpal daging kelinci dari item bag dan memberikannya ke Angela.
“Mereka mungkin terlihat seperti makan banyak, jadi tolong buatkan lebih banyak dari biasa.”
Elizabeth tidak terlihat seperti ingin membantu, tapi dia tetap berada di ruang makan.
“Laki-laki ngobrol aja di sana. Aku akan tetap di sini.”

Aku kembali ke ruang tamu dan kami bertiga mengelilingi meja. Crook segera memulai percakapan.
“Kenapa ada 4 gadis di sini?”
“Hmm yah, kalian tahu tentang Sati kan. Lalu Tilika-chan adalah temannya Sati dan dia sering datang bermain kemari. Kau juga tahu bahwa Elizabeth sedang mengajariku magic kan? Terakhir Angela, dia mengajari Sati memasak.”
“Meledaklah kau.”
Silver mengatakan itu pelan. Crook mengangguk berkali-kali.
“Tidak tidak, kenapa lagi? Aku sudah menjelaskan kenapa mereka di sini kan?”
Meskipun tidak aneh jika aku disuruh meledak setelah menjelaskan seperti ini.
“Jika kami tidak datang, berarti Masaru, kau akan makan siang dikelilingi gadis cantik kan?”
“Itu tidak bisa dimaafkan.”
Dari perspektif orang lain, ini memang situasi yang bikin iri. Selain Sati, tidak ada yang benar-benar terjadi. Meskipun aku punya feeling itu mungkin akan segera terjadi.
“Itu tidak seperti akan terjadi sesuatu hanya karena kami makan bersama. Hei, kalian bisa makan masakan rumahan Angela hari ini. Kesempatan untuk bisa makan masakan rumahan dari priestess cantik jarang-jarang terjadi. Bersyukurlah.”
“Kurasa itu juga benar. Daripada itu! Lanjutkan topik yang tadi…”
Kelanjutan dari cerita tentang pedagang budak kan. Kupikir tadi sampai di gadis nomor 4.
“Jadi, tentang gadis keempat, oh, dia cantik dan memiliki tubuh yang luar biasa…”

Setelah menyelesaikan tentang semua budak, aku juga menceritakan tentang Sati. Bahwa penglihatannya buruk sejak dia kecil dan dia dibully karena itu, kemudian dia dijual oleh orang tuanya dan menjadi budak. Kemudian dia tidak terjual juga di tempat perdagangan budak, jadi aku membelinya sebelum dia dikirim ke rumah bordir atau tambang, kemudian aku menyembuhkan penglihatannya.
“Kupikir aku telah salah menilaimu…”
“Yah, itu bukan suatu hal yang biasa dilakukan.”
“Betul betul. Aku pasti tidak akan membelinya jika aku punya niat yang tidak benar. Aku benar-benar membelinya karena aku bersimpati kepadanya.”
“Aku benar-benar ingin mencincangmu ketika mendengar bagaimana kau tidur bersama dengannya dan dia menggosok punggungmu, tapi kalau begitu, kurasa ya mau bagaimana lagi…”
“Kalian punya pemasukan yang agak lumayan kali ini kan? Kalian akan segera mampu membeli satu juga, bukan begitu?”
“Itu tidak akan cukup bahkan jika kami menggabungkan uang kami.”
“Lalu bagaimana kalau aku pinjamkan sisanya?”
“”!?””
“Aku tidak ingin berhutang karena itu…”
“Aku ingin jatuh cinta dengan normal…”
Sepertinya tak satupun dari mereka bisa menetapkan pikirannya. Yah, biasanya, membeli budak untuk dijadikan sebagai istri adalah jalan terakhir. Mereka agak tertarik dengan budak, tapi, pada akhirnya, mereka ingin jatuh cinta dengan normal. Semua anak muda seperti itu kan~.
“Dan juga akhir-akhir ini ada seseorang yang kusuka.” Kata Silver.
Ooh, dia menyerah dengan Liz-san dan menemukan cinta lain.
“Kupikir Narnia bagus.”
Kata Silver. Aku tidak tahu harus berkata apa. Kenapa orang-orang ini selalu mengincar gadis yang mustahil didapat
Narnia memang menarik dan dia masih jomblo sampai sekarang, tapi…
“Yah, Narnia keren dan kuat dan juga cantik. Tapi kurasa aku lebih suka tipe yang lembut. Seseorang seperti Angela-san akan menyenangkan.”
“Angela sudah di luar opsi.”
Angela akan mubazir untuk seseorang seperti Crook!
“Ya aku tahu, aku tahu, jangan melototi aku seperti itu.”
Kurasa aku harus memberitahu Silver mengenai itu…
“Uhm Silver, mengenai Narnia-san. Kau tahu, dia suka dengan seseorang. Kau tahu Orba pemimpin Dawn Battleaxe?”
“Eh, tapi kudengar Narnia tidak dekat dengan siapapun…”
Silver tercengang.
Meskipun mereka belum jalan bareng, Narnia-san masih memiliki seseorang yang dia suka. Orba sudah selangkah lebih maju untuk mengetahui jika Narnia memiliki seseorang yang disukainya… dan juga, sekarang mungkin mereka sedang bersama.
Aku ingin tahu bagaimana jadinya. Nanti kita tanyakan ke Elizabeth.

Aku bertanya ke Elizabeth tentang itu di hari berikutnya, rupanya lingkungan sekitar mereka entah bagaimana tidak tahu bahwa Narnia-san jatuh cinta dengan Orba-san, karena Narnia-san tidak bersikap seperti itu sama sekali, jadi Elizabeth adalah satu-satunya yang tahu. Terlalu keras rasanya menyalahkan Silver karena tidak menyelidiki sampai segitu.

“A-aku sekarang, mari kita pergi dan melihat-lihat tempat perdagangan budak lain kali ya. Kau bilang kau ingin melihatnya, aku akan pergi denganmu.”
Kata Crook.
Saat kami berdua sedang berusaha menghibur Silver, Sati datang untuk memberitahu kami bahwa makan siang sudah siap.

Silver yang murung tampaknya terlihat sedikit terhibur dengan makanan yang lezat.
Crook beberapa kali mencoba untuk memulai percakapan dengan Angela, dengan menyanjung kemampuan memasaknya dan semacamnya. Meskipun dia bilang dia mengerti… dasar laki-laki ini… lain kali mari kita pastikan bahwa Angela tidak ada di sini saat mengundangnya.
Makan siang berakhir tanpa ada hal khusus yang terjadi, kemudian Crook dan Silver pulang. Aku memberitahu mereka untuk tinggal dan makan makanan penutup juga, tapi mereka menolak karena ada latihan sore ini.
Mungkin mereka bisa membaca suasana dan menahan diri karena itu.
Angela dan Elizabeth sudah 30% lebih damai sekarang.
Aku melihat mereka keluar dari pintu depan depan ketika mereka pergi.
“Orang lemah harus pergi berlatih. Kalau aku sedang kosong, aku bisa menjadi lawan kalian lagi.”
“Hari ini aku hanya sedikit lengah! Aku akan pastikan kau bersujud di tanah suatu hari nanti!”
“Hahahaha, jika kau ingin melakukan itu, setidaknya kau harus menambah orang lain. 3 lawan 1 mungkin akan menantang. Ah, seseorang seperti Lazard-san tidak boleh.”
“Mengerti. Aku akan memberitahu Lazard-sana bahwa Masaru ingin melakukan itu! Sampai jumpa!”
Setelah mengatakan itu, Crook cepat-cepat lari.
Silver berterima kasih untuk makanannya dan juga berjalan pergi.
“Hei tunggu, kau! Itu tidak lucu!”
Sialan.
Apa yang harus kulakukan jika Lazard-san benar-benar datang? Aku ingin pergerakan tidak manusiawinya saat melawan naga.
Aku benar-benar tidak ingin melawan itu.
Aku akan terbelah dua!

No comments:

DMCA.com Protection Status