Netooku Otoko no Tanoshii Isekai Boueki Chapter 5 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Netooku Otoko no Tanoshii Isekai Boueki Chapter 5 Bahasa Indonesia

March 01, 2017 Christian Tobing

Tranlator: Kiryuu Ichiko

Chapter 5: Bau kota didunia lain mirip laut Mediterania

Jika aku muncul dari suatu tempat yang jauh,aku akan tersadar.
……Yah ,inilah yang akan terjadi saat aku bangun pagi. Meskipun bukan kasur yang biasa kupakai,herannya aku bisa tidur nyenyak.Aku masih merasa capek walaupun aku tidur selepas makan malam kemarin.

Namun makan malam tadi malam sedikit gila.
Saat Shello-san berkata,”Aku akan membiarkanmu menginap hari ini,aku pikir aku benar-benar beruntung saat itu tapi saat itu juga makan malam yang dihidangkan adalah hati babi hutan.Menu utamanya adalah kentang dan tambahannya adalah kacang.Tambahannya juga ada stik babi hutan buatan Shello-san.
Sebenarnya hatinya dihidangkan mentah,dibumbui hanya dengan garam.Memang sedikit gila tapi rasanya enak.Berasa segar.
Bagaimanapun,Steak babi hutan  agak gila jadi buat orang sepertiku agak berlebihan…..Meskipun rasa maupun baunya kuat…tapi tidak dalam tingkatan yang tak bisa dimakan dan tetap megakali dengan memakannya dengan bumbu….Itulah yang kupikirkan tapi bumbunya memang kaya rasa.
Lalu sayurannya tak masalah namun karena aku diperlakukan baik di rumah orang,aku tak bisa berkomentar apa-apa.Pada akhirnya,sebagai yang termuda aku hanya mengatakan “Ini benar-benar enak!”dan memakannya.Ini memenuhi perutku!
Itulah makanan pertamaku di dunia lain ini.Mulanya aku agak takut dengan apa yang kulakukan jika ada perbedaan rasa namun selain rasanya yang liar,dasar makannya tetap sama jadi aku lega.
Aku akan membuatkan mereka miso nanti.meskipun aku tak tahu jika cocok untuk mereka.
-Jadi kemudian,aku berpikir aku terperangkap di alur yang aneh dan berakhir bermalam di dunia lain tapi,yang aku harus lakukan sekarang…..Apa yang kupikirkan kemarin sebelum tidur tapi-
Pertama…
Jika aku melanjutkan rencana awal,setelah kukumpulkan informasi mengenai dunia ini,aku berencana menjual “Izin untuk pergi ke dunia lain”.Bagaimanapun,mengingat situasi dunia ini,jujur…….aku yakin itu mustahil.
Itulah mengapa jika mereka ketahuan kabur dari pedalaman,mereka pasti akan ditangkap oleh polisi militer.Aku tak ingin menjual dunia lain ini pada seseorang jika mereka berakhir tertangkap.
Kedua.
Contohnya insiden belati itu.
Dengan benda berkualitas itu,jika aku menjualnya ke perlelangan di Jepang,aku bisa menjamin aku akan bisa mendapat sesuatu yang tak bisa kudapatkan sebelumnya.Yah,aku tak berpikir takkan mudah mencari barang semacam itu disini (saat Rebecca-san berkata kalau itu hadiah dari Sang Raja),tapi jika aku serahkan pada mata duitan sebagai hadiah,tak ada benda yang benar benar tak berguna.Meskipun terlihat harta karun langka,pasti akan mengejutkan  jika aku tiba tiba sesak nafas…..(Setelah itu aku menanyainya untuk memperlihatkannya padaku pada waktu lain besok)
Tiga.
Mungkin menguntungkan buatku jika kubawa benda dari dunia ini kembali ke Jepag untuk menjualnya di lelang online.Juga,jika aku membawa sesuatu dari Jepang kesini,mungkin juga bisa menguntungkan.Contoh lain kurangnya bumbu makan malam kemarin,disini banyak sekali barang yang dapat dijual
Pada waktu bersamaan,aku secara tidak langsung mendengar dari Shello-san kemarin.Mata uang di Negara ini adalah koin besi,perak dan emas.Itu koin emas loh koin emas!jika kubawa kembali ke Jepang,aku bisa menukarnya dengan uang juga!Harga emas itu 4000 yen per gram.
Jujur,awalnya aku jelas merasa bodoh karena mencari harta karun di pasar loak.Bisnis yang bagus bisa berjalan disini
Keempat.
Yah,poin ini turunan dari yang ketiga.Untuk memperoleh keuntungan yang lebih efisien,setelah aku kaya,aku akan membelinya dan lalu membuka banyak toko atau mendirikan perusahaan dan menjadi presidennya!Banyak sekali kemungkinan.
Walaupun di dunia nyata aku tak ingin bekerja….aku akan mengalahkan rasa itu saat kumulai bekerja,untukku.
Aa,atau haruskah aku langsung membuka toko hobi saja?Itu bagus juga.Aku bisa menjalankan bisnis didunia lain ini jika menyampingkan  keuntungannya.De~yufu
Kelima.
Aku ingin mempunyai kekasih di dunia lain ini.Dadaku mulai memanas….
Karena ini dunia lain,perasaan mereka tentang kekayaan mesti berbeda jadi seorang pegangguran sepertiku juga bisa populer disini!Mungkin contohnya,jika seorang wanita single yang sopan mendekatiku,aku akan mendekatinya juga!Tahun tahunku tanpa kekasih=tahun kehidupanku menjadi seorang perjaka!
……Walaupun agak melenceng.Tapi ini masalah yang cukup penting
Keenam.
Aku merasa heran dengan itu.Berkat.
Gampangnya apa bakat yang kupunya?Aku benar benar heran dengan itu.Soalnya aku hanya pengangguran di dunia nyata!!
Haruskah aku mendapatkan salah satunya?Aku akan mencoba berkat didunia lain ini!
” Haruskah aku mendapatkan salah satunya?Aku akan mencoba berkat didunia lain ini!”[Ayase]
“Nn?Apa kau mengatakan sesuatu?”
Uwaa~aku keceplosan mengatakannya.
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
Dari sekarang,bagaimana caranya aku mengkonsultasikannya pada Shello-san sebagai seseorang yang kehilangan ingatannya?Banyak yang harus kulakukan tapi aneh rasanya jika seseorang yang hilang ingatan menjadi agresif dalam aktivitasnya.
Saat itu aku berkata,”Nampaknya aku sadar untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan perdagangan,bisakah,tidak bisakah aku?mungkin?”
Aku akan berkata kalau itu bisa bermakna ganda,ketika mendapat berkat di kuil pertama dan tergantung pada bakat yang dimiliki disini,aku akan memperkenalkan diri ke guild yang sesuai denganku.
Meski begitu aku benar-benar menilai Shello-san ini orang yang baik.Seperti yang dia bilang,jika ia melewati seseorang yang bermasalah,dia akan dibimbing Le Baraka untuk menyelesaikan masalaha itu dengan bimbingan itu atau semacamnya.Pendeknya,hal itulah sisi relijiusnya namun bisa juga dbilang sisi baiknya.Saat pertama kali bertemu,dia terlihat seperti bandit namun kita jangan menilai orang hanya dari penampilannya.
Itulah kenapa,kami bertiga;Shello-san,Rebecca-san dan aku pergi ke kota Erishe.Kami membawa daging babi hutan liar yang kami simpan sejak kemarin di atas kuda pengangkut dan kami kemari sambil berjalan kaki.Kami keluar menuju jalan depan desa dan pergi ke kota Erishe sekitar 2 jam perjalanan dari rumahnya Shello-san.
Erishe dikelilingi oleh tembok kastil setinggi 2 meter (Jika seseorang ingin memanjatnya,dia akan dapat melakukannya dengan mudah)Rumah bata yang terlihat serta atapnya yang berwarna merah benar-benar indah.Penjaga berdiri disamping gerbang namun gerbangnya terbuka tiap waktu jadi orang-orang bisa masuk serta keluar bebas.
Benar-benar lebih longgar dari yang kubayangkan.
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-
Ini pasti kota yang ramai.
Daripada dunia lain,aku merasa seperti mengunjungi Italia atau Negara yang semisal.Namun,saat aku melihat lebih jauh kedalam kota,aku melihat seseorang yang mengenakan jubah seperti pesulap,gadis yang memiliki telinga dan ekor kucing,seseorang yang menggukan baju zirah dengan tombak di bahunya,paman yang bertubuh pendek disebuah kerumunan,dan berbagai macam orang.Sekali lagi aku mengakui bahwa ini memang dunia lain.Tapi populasi manusia masih lebih banyak dibandingkan ras lainnya.Meskipun begitu,banyak juga non-manusia disini.
Sebelum pergi ke kuil,kami menjual dulu daging serta kulit buruannya jadi aku akan menemani mereka.Shello-san mengangkut dagingnya serta kulitnya di atas tunggangan dan memasuki gedung tempat penjualannya,meninggalkan aku dan Rebecca-san diluar.Aku mencoba bertanya pada Rebecca-san.
“Berapa banyak yang bisa didapatkan dari menjual daging dan kulitnya?”[Ayase]
“Nn~Aku pikir bisa dapat sampai 3 koin perak,semoga saja.Meskipun sebanyak itu pun masih bisa menghidupi kami untuk setengah bulan jadi tak terlalu buruk.Beberapa pemburu mengurangi harganya jadi bisa saja yang didapat lebih sedikit.”[Rebecca]
 ……………3 koin perak bisa untuk makan 1 bulan?mungkin 1 koin perak=10.000 yen?Nggak,aku terlalu menyamakannya dengan ukuran uang Jepang…..
“Memang 10 koin perak setara 1 koin emas?dan 10 koin tembaga setara 1 koin perak?”[Ayase]
“Memang yang koin emas seperti itu tapi sedikit berbeda untuk koin tembaga.1 koin perak sama dengan 10 koin tembaga putih.Untuk koin perunggu,10 koin perunggu bisa ditukar dengan 1 koin tembaga putih.”[Rebecca]
Seperti yang dijelaskannya,dia memperlihatkanku koin tembaga putih dan koin perunggu.Koin tembaga benar-benar mirip koin 500 yen dan koin perunggunya mirip koin 1 sen.
U~n untuk beberapa saat aku merasa sedikit lega.Namun masih ada hal yang perlu kuketahui.Aku merasa tidak enak pada Rebecca-san namun aku harus menanyainya lagi.
“Coba kupikir,aku tak tahu uang apa saja yang digunakan disini.Jadi 1 koin perak,4 koin tembaga putih dan 7 koin perunggu,bisa tidak itu sampai 147 El?”[Ayase]
O~,Jirou-kun bagus dalam perhitungan uang kan?Seperti yang kuduga,apakah kamu ini seorang pedagang?Soalnya kami tak terlalu banyak memakai perhitungan.”[Rebecca]
“Eh,Lalu bagaimana kalian menggunakan uang itu?”[Ayase]
“Ya seperti itulah,1 koin perak,4 koin tembaga putih dan 7 koin perunggu.Bisakah kamu menghitungnya sekarang?”[Rebecca]
U~n?memangnya ini perkara yang sulit ya?Mata uang disini memakai [El].Jadi 1 koin perak=100* El,Anak TK pun bisa menghitungnya”
Bisakah kubilang aritmetika tidak terlalu berkembang disini?akankah penduduk dunia lain ini baik-baik saja?Mereka bisa saja ditipu!
“Namun Rebecca-san tahu cara menggunakannya kan?Perhitungan”[Ayase]
“Itu karena aku menghitung bayaran untuk anggotaku saat menjadi prajurit dulu.Aku hanya bisa melakukan hal simple namun aku bagus dalam perhitungan tahu?”[Rebecca]
O~.Aku mengerti.
Yah,pedidikan terakhirku Cuma sampai SMA jadi aku nggak terlalu bagus dalam MTK.Bahkan,3 hal penting [Membaca,menulis,menghitung],Membaca dan menulis keluar dari diriku sebagai seseorang yang bukan berasal dari dunia ini!
Sementara itu Shello-san kembali dengan membawa 3 koin perak ditangannya.Mereka ingin membeli beberapa kebutuhan dengan uang ini namun mereka membawaku ke kuil terlebih dahulu.
“Ayo pergi ke kuil untuk mendapatkan berkat!”[Shello]

Aku merasa tak berguna.


No comments:

DMCA.com Protection Status