Wagamama Onna ni Tensei Chapter 7 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Wagamama Onna ni Tensei Chapter 7 Bahasa Indonesia

March 21, 2017 Exicore

Chapter 7 - Aku Ingin Belajar Sihir


“Silahkan”

Saat kupersilahkan mereka mulai makan dengan dengan lahap.

Semuanya begitu terkesima dengan Mille Crepe.

Kedua pelayan makan dengan mulut penuh dan memasang wajah menyesal saat melihat Mille Crepe menghilang dari piring mereka. Sementara di sisi lain, kedua murid didik koki makan dengan penuh semangat.

“Ah, indah sekali. Krim segar yang mencair di mulut, tekstur yang lembut dan rasa susu menyatu dalam krim ini, menyebarkan rasa manis yang lembut ke seluruh penjuru mulut.”



…Berta berpendapat layaknya pembawa acara kuliner.

Dia meletakkan tangan di pipinya dengan tatapan kosong namun penuh kepuasan.

“Apa kira-kira Wirbel akan suka?”

“Tentu saja! Ini rasa yang disukai anak kecil, tuan Wirbel pasti akan sangat senang memakannya!!”

Berta menyampaikan persetujuanya.

“Nyonya, apa yang perlu kami lakukan pada kentang yang tadi direndam?”

Kurt yang telah menyelesaikan makanannya bertanya.

Ah, pati kentang! Aku lupa… benar-benar terlupa.

Saat kulihat ke dalam wadah, terliaht jelas sesuatu berwarnaputih mengendap di bagian bawah.

“Buang air yang bagian atas saja, ya, seperti itu, lalu… masukan air bersih lagi… aduk.. diamkan sebentar dan ulangi sampai tinggal bubuk putihnya saja yang tersisa.”

Saat air keruh itu dibuang, air di dalam ember mulai bersinar lagi, jadi air bersih dimasukkan lagi.

Karena kurasa patinya sudah selesai, hanya perlu dibilas sekali lagi.

Pati kentangnya hampir selesai!

Seanjutnya tinggal oven… aku ingin wirbel bisa makan baumkuchen secepat mungkin~

Aku ingin melihat senyuman lucunya saat dia bahagia. Aku sudah tidak sabar!

“Nyonya, apa ini bahan yang bisa digunakan untuk membuat kue?”

Yang menanyakan soal pati itu adalah Damien dengan wajah penuh harap.

“Ya, tapi patinya juga bisa digunakan untuk masakan biasa. Pati ini digunakan untuk meningkatkan kekentalan sup dan saus.”

“Eh, jadi ada bahan selain tepung gandum yang digunakan untuk mengentalkan!?”

Ekspresi kaget hinggap di wajah kurt dan Damien yang hanya belajar dari pengamatan.


Ah, saus putih memang terbuat dari tepung gandum sih.

Apakah sama? Atau mungkin sedikit berbeda? Hm, entahlah.

“Kalian bisa memakainya kalau mau, memakainya hanya perlu dilarutkan ke dalam air.”

“Ba-Baik. Terima kasih banyak!”

Nah, karena ujicoba sudah selesai, sekarang apa ya~

Ah, iya!

“Berta, temani aku ke perpustakaan.”

Aku meningggalkan dapur, menyusuri koridor untuk sampai di perpustakaa.

Mansion Matahari ini adalah ruangan terpisah yang dibangun untuk mendiang Nyonya besar.

Karena pada dasarnya ruangan ini dibangun untuk perawatan, ada banyak pohon dan bunga cantik tersebar di taman yang besar.

Rak buku dalam perpustakaan dibangun di lantai satu dan diletakkan jauh dalam ruangan untuk menghindari buku dari paparan sinar matahari, tapi karena Nyonya besar suka membaca buku, ada juga area membaca terbuka yang dikelilingi pohon untuk mengalangi sinar matahari, menjadikan tempat tersebut tempat menyegarkan untuk membaca.

Ini adalah tempat favorit bagi Amalie.

Aku ingat pernah menyusup ke sini saat sendiri.

Apa yang kupikirkan saat itu? Bukan, ini adalah tempat di mana aku tidak perlu memikirkan apapun.
Baiklah, baiklah, ayo cari buku yang kuincar!

N~, dapat!

“[Pengenalan Sihir]. Mungkin ini ya?”

Walau sudah terlambat, aku ingin belajar sihir.

Kekuatan sihirku cukup besar, dan Amalie sudah bisa lepas dari rasa takutnya.

Tapi, kekuatan sihirku bisa lepas tanpa kendali dan menyebabkan masalah bagi Wirbel dan orang sekitar kalau dibiarkan begitu saja.

Bisa jadi bahaya kalau masalah ini tidak diatasi segara.

Lagipula, aku kan bisa menggunakan sihir!

Sayang sekali kan kalau tidak kumanfaatkan! Fufu~

“Hmm, Hmm, [menggunakan sihir tanpa belajar terlebih dahulu sangat berbahaya. Menggunakan sihir hanya dengan pengetahuan hanya dari buku mungkin dapat menyebabkan terjadinya kejadian yang tak diinginkan.]”

…Un, maaf deh.

Sepertinya guru sihir memang dibutuhkan, ya.

Apa sebaiknya aku mendatangkan seorang guru?

Hmm, tapi pasti nanti jadi berita besar di kalangan sosialita ya.

Mungkin kabar itu bisa berbahaya bagi reputasi Amalie~

Kalau kusembunyikan pun ada kemungkinan informasinya bocor, jadi bagaimana?

Guru~ kalau guru, berarti sekolah… iya kan?

Apa sebaiknya aku pergi sekolah?

Jangan, nanti malah ada rumah yang tidak perlu…

Tapi, kalau aku menyembunyikan status sosialku dan masuk ke sekolah swasta seharusnya tidak akan ketahuan kan?

Lagipula, hanya orang-orang kelas atas yang mengenal wajahku.

Selain itu, mereka hanya tahu mata tajam dan riasan tebalku.

Walau kukatakan ini sendiri memang aneh, tapi wajahku terlihat seperti loli kalau tidak memakai make-up.

Sip! Ayo sekolah!

Pertama, aku harus memalsukan nama, umur, dan status sosial.

Umur… 15?

Itu tidak kebangetan, kan? Soalnya syarat umurnya 15 tahun sih~

…sip! Yang lain pasti hanya akan berpikir [benarkah?]

Lagipula, di dalam tubuh ini adalah Tanaka Yuri yang masih 16 tahun!

Tidak masalah~

Aku harus hati-hati agar tidak ketahuan siapapun.

Kalau wirbel sampai melihatku dengan tatapan mencibir… Uu, membayangkannya saja hampir membuatku menangis…


Ini misi super rahasia, akan kutunjukkan kalau aku bisa!!


No comments:

DMCA.com Protection Status