Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 48 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Arifureta Shokugyou de Sekai Saikyou Chapter 48 Bahasa Indonesia

April 21, 2017 Exicore

Chapter 48 - Raisen Great Dungeon dan ujian terakhir

"Yahu~, senang bertemu denganmu~, aku Miledi Raisen yang dicintai semua orang di sini~"

Dari sebuah golem raksasa yang dilengkapi dengan peralatan yang brutal dan pelindung tubuh dan sebuah helm, kilatan tajam yang bisa membuat orang ketakutan, itu adalah salam yang acak dan ringan. Kalimat yang diucapkannya tidak bisa dimengerti, bahkan oleh Hajime. Dia hanya memikirkan cara untuk melarikan diri dari benda yang ada di depannya. Bahkan Shia dan Yue lupa kalau mereka sudah dikepung dan hanya bisa terpana dengan mulut terbuka.

Karena ketiga orang itu diam saja, golem raksasa itu mengeluarkan suara cemberut. Suaranya terdengar seperti seorang perempuan.



"Kau tahu~, karena aku sudah memberi salam, jawablah dengan sesuatu. Itu adalah sikap yang tepat, kau tahu? Ya ampun, itu sebabnya anak-anak dari generasi ini ... ... harus memiliki akal sehat."

Itu adalah kata-kata yang sangat menjengkelkan. Selain itu, golem raksasa itu mengangkat tangan kanannya yang terbakar dan tangan kirinya yang memegang bola besi berduri setinggi bahu. Itu terlihat seperti gesture manusia yang seolah-olah berkata "Yare yare daze", sambil mengangkat bahunya dan menggelengkan kepalanya. Tapi, Hajime dan kelompoknya adalah orang-orang yang benar-benar jengkel oleh itu. Seolah-olah mereka sedang melihat kalimat yang mengganggu itu lagi. Sepertinya makhluk yang menyebut dirinya "Miledi Raisen" mungkin memang dia dalang di balik semua itu, wanita yang seharusnya sudah mati, lagipula dia adalah manusia.

Untuk saat ini, Hajime mengamati sekelilingnya.

"Aku minta maaf tentang itu. Tapi, Miledi Raisen itu seorang manusia dan sudah mati, kan? Selain itu, aku tidak pernah mendengar sebuah golem yang memiliki ego... ...Itulah sebabnya kami terkejut, jadi tolong maafkan kami. Setelah itu, jelaskan siapa kau. Buatlah sesingkat mungkin. "

"Aree~, orang ini, bahkan dalam situasi ini kau sangat sombong."

Tidak ada yang perlu diamati. Sebaliknya, ia mengeluarkan sebuah bola yang super lurus. Seperti yang diharapkan, karena reaksi tak terduganya, golem raksasa yang menyebut dirinya Miledi itu menunjukkan ekspresi kebingungan. Namun, segera pulih, dia menjawab Hajime dan kelompoknya dengan suara seperti seseorang yang menyeringai, jika itu manusia.

"Nn~? Miledi-san adalah golem-san dari awal kau tahu~ Untuk mengatakan kalau aku manusia ... "

"Aku telah membaca sedikit tentangmu dari catatan Oscar. Itu tertulis jelas bahwa kau seorang wanita manusia, kau tahu? Sebaliknya, aku tidak ingin mendengar pembicaraan bodoh. Aku sudah mengatakannya untuk membuatnya sesingkat mungkin. Bahkan jika kau mencoba untuk menghalangi kami, apa yang perlu kami lakukan tetaplah sama. Aku akan mengubahmu menjadi potongan kecil dan melanjutkan perjalanan kami. Itu sebabnya, sebelum kau tidak dapat membuat suara 'gata gata' itu lagi, jelaskan semuanya. "

"O, oou, karena itu adalah percakapan pertamaku setelah sekian lama, tidak peduli apa yang kau katakan itu membuatku menari dengan gembira di hatiku. Sebaliknya, apakah kau mengatakan Oscar? Jangan bilang, kau sudah menaklukkan dungeon O-chan?"

"Aa, jika itu adalah dungeon Oscar Orcus kami sudah menaklukkannya. Sebaliknya, kamilah seharusnya bertanya saat ini. Jika kau tidak akan berbicara maka kita akan bertarung, kau tahu? Yah, itu tidak seperti kami ingin tahu semuanya. Lagipula tujuan kami hanyalah sihir Age of Gods saja. "

Hajime mengarahkan Donner ke golem raksasa itu. Walaupun Yue menunjukkan wajah mengklarifikasi, Shia mengatakan "Uwa~, dia tidak ragu sama sekali~", dengan setengah terkejut dan setengah takjub sambil melihat Hajime.

"... ...Sihir Age of Gods katamu, maka seperti yang diharapkan, apakah itu untuk membunuh dewa? Apakah untuk membantai dan menghancurkan bajingan-bajingan yang menyebalkan itu? Jika kau telah menaklukkan dungeon O-chan, maka kau sudah tahu situasinya, kan? "

"Bukankah sudah kukatakan kalau kamilah yang seharusnya bertanya. Apa yang kami inginkan adalah jawabannya, jadi menjawab pertanyaan kami yang sebelumnya. "

"Orang ini~ benar-benar sombong~, yah, tidak apa-apa~, umm apa ya ... ... Aa, identitasku. Uu~n"

"Jelaskan dengan singkat. Aku tidak perlu penjelasan yang panjang seperti Oscar."

"Ahaha, tentu, pidato O-chan memang panjang~, dan ada terlalu banyak teori~"

Golem raksasa itu melihat ke arah langit-langit yang jauh jaraknya, dipenuhi dengan nostalgia. Itu benar-benar golem dengan gerakan yang seperti manusia. Yue menatap golem raksasa itu tanpa ekspresi seperti biasa, sementara Shia tampak gelisah karena ksatria golem yang ada di sekitarnya.

"Un, aku akan mengatakannya secara singkat seperti yang kau inginkan. Aku ini Miledi Raisen yang asli. Semua keajaiban golem itu dapat dijelaskan dengan sihir Age of Gods! Jika kau ingin tahu lebih banyak, maka cobalah untuk mengalahkanku! Yah sesuatu yang ada di sepanjang jalan itu. "

"Pada akhirnya, tidak ada penjelasan ..."

"Hahaha, itu, sebelum kau menyelesaikan penaklukan, kau tidak akan mendapatkan informasi apapun, kan? Tanpa itu tidak akan ada artinya di balik dungeon ini, kau tahu? "

Kali ini, golem raksasa itu, Miledi Golem, menggunakan jarinya seakan mengatakan, ck ck ck! Meskipun mereka tidak tahu pasti apakah Miledi Raisen itu ada di dalamnya, jika mereka mengeluarkan karakternya maka golem itu memiliki pesonanya sendiri. Yue bergumam dengan yakin, "... ... Satu-satunya masalah adalah yang ada di dalamnya", yang memiliki kesan yang sama seperti Hajime.

Akhirnya, apa yang ada di dalamnya, mereka tetap tidak mengerti apapun. Jika itu benar-benar Miledi, Hajime menebak kalau itu pasti semacam pikiran yang tersisa. Hajime ingat dengan samar-samar dari ingatannya bahwa teman sekelasnya, Nakamura Eri, adalah seorang Necromancer; job yang menangani pikiran yang tersisa. Tapi, dengan kekuatannya tak mungkin ada sebuah pikiran jahat yang bisa terbentuk dari sisa-sisa pikiran. Dengan kata lain, itu masih dalam batas untuk beranggapan bahwa maksud terbentuknya dari orang yang sudah mati di dalam golem itu dibuat oleh Age of Gods.

Lagi pula, itu bukan sihir yang dapat digunakan untuk pindah ke dunia lain yang ia cari. Jadi Hajime yang sedikit kecewa mengajukan pertanyaan ke golem raksasa itu, bukan tapi Miledi Golem.

"Sihir Age of Gods milikmu, apa itu adalah sesuatu yang berhubungan dengan pikiran yang tersisa? Kalau begitu, tidak ada alasan bagiku untuk berada di sini. "

"Nn~? Kelihatannya, kau memiliki tujuan lain untuk mendapatkan sihir Age of Gods itu? Ngomong-ngomong, sihir Age of Gods milikku bukan sesuatu yang seperti itu~, aku dibantu oleh Ra-kun untuk membangkitkan jiwaku di dalam tubuh ini~"

Tujuan Hajime hanyalah untuk kembali ke dunianya sendiri. Karena dia tidak mengerti apa-apa tentang jiwa dan pikiran, memperoleh sihir Age of Gods yang memanipulasi sesuatu seperti itu akan tidak ada gunanya. Dengan kata lain, setelah ia bertanya tentang itu, jawaban Miledi tidak sesuai dengan harapannya. Meskipun ia tidak tahu siapa itu Ra-kun, mungkin ia salah satu dari "Liberator." Orang itu memberi jiwa Miledi kepada Golem Miledi sebelum dia mati dan membangkitkannya di dalam golem itu.

"Lalu, seperti apa sihir Age of Gods milikmu itu? Tergantung pada jawabanmu, kami mungkin akan pergi dari sini... "

"Nn ~ Nn ~, apakah kau ingin tahu? Apakah kau benar-benar ingin tahu?"

Sekali lagi, Miledi bertanya dengan suara menyeringai, dan Hajime yang sedang menunggu jawabannya dibuat jengkel oleh itu.

"Jika kau ingin tahu~, jawab dulu pertanyaanku,"

Hanya pada beberapa kata-kata terakhir suaranya berubah. Suasana gak karuannya lenyap saat itu juga, menggantinya dengan suasana yang serius. Hajime dan kelompoknya sedikit terkejut oleh perubahannya. Hajime bertanya kembali tanpa menunjukkan itu pada ekspresinya.

"Apa itu?"

"Apa tujuanmu? Apa yang kau butuhkan dari sihir Age of Gods? "

Aku tidak akan memaafkan kebohongan apapun adalah apa yang nada bicaranya seolah-olah katakan, bahkan suasana bercandanya benar-benar menghilang ketika Miledi menanyakan itu. Itu mungkin sifat aslinya. Memikirkan tentang hal itu, dia bahkan menantang para Dewa untuk kepentingan orang-orang.  Itu sebabnya dia tidak ingin mempercayakan sihirnya kepada seseorang dengan tujuan yang tidak jelas. Itu berbeda dari kehendak yang ada di gambar di dungeon Orcus. Tidak masalah jika ratusan tahun telah berlalu, ia tetap menunggu jauh di dalam dungeon untuk memastikan tujuan si penantang. Kurang lebih itu bisa disebut siksaan untuknya. Bahkan jika sikap sembrononya itu cuma pura-pura, sebenarnya dia adalah seseorang yang memiliki kesabaran dan semangat, dapat dikatakan bahwa ia memiliki rasa tanggung jawab.

Mungkin Yue juga berpikir kalau dia seperti itu, dia telah melihat Miledi Golem dengan ekspresi yang berbeda sejak saat yang lalu. Yue sangat mengerti penderitaan seseorang yang sendirian di kedalaman kegelapan. Karena itulah, untuk Miledi yang sudah memutuskan untuk meninggalkan jiwanya belakang agar tetap berada di kedalaman kegelapan, ia tampaknya merasakan sesuatu yang lebih dari simpati.

Hajime menatap langsung mata Miledi Golem yang berkilat-kilat dan menjawabnya tanpa kebohongan apapun.

典ujuanku adalah untuk kembali ke kampung halamanku. Aku dipanggil dengan dipaksa ke dunia ini oleh orang-orang yang kau sebut Dewa gila itu. Aku mencari sihir Age of Gods yang mampu memindahkan orang ke dunia lain... ...Aku tidak punya niat untuk mengalahkan Dewa itu menggantikanmu. Aku bahkan tidak mau mempertaruhkan nyawaku untuk dunia ini.・

・.. ...・

Selama beberapa saat Miledi Golem menatap Hajime diam-diam, mungkin karena dia mengerti sesuatu, dia mengangguk kecil. Setelah itu, dia hanya bergumam 釘egitu・ Dan, di saat berikutnya, suasana serius lenyap seolah-olah itu adalah ilusi dan kesembronoannya kembali.

哲n~, begitu begitu. Jadi~, kau berasal dari dunia lain~. Un un. Itu adalah masalahmu sendiri~ Baiklah, kalau begitu saatnya untuk bertarung! Jika kau mengalahkanku, kau akan mendapatkan sihir Age of Gods!・

Pemikiranmu begitu aneh sampai-sampai aku tidak mengerti... Apa-apaan dengan "ini saatnya", Sebaliknya, tidakkah kau mendengar kata-kataku? Jika sihirmu bukanlah sihir pemindahan maka itu tidak akan ada artinya, kau tahu? Atau apakah kau mengatakan kalau itu adalah sihir pemindahan?・

哲nfufu~・ Miledi hanya mengeluarkan tawa yang menyebalkan, kemudian, 的tu... ...・ ia menjawab dengan suara yang terlalu banyak penekanan. Penampilannya mirip Mino**n yang mencoba untuk memberitahu jawaban akhir.

鄭~ku tidak tau!・

"Matilah."

ZUGAaAAAN!!

Suara keras dari ledakan itu bergema dan mengguncang ruangan. Asap membubung dari ledakan itu.

鄭pakah kita melakukannya!?・

・.. ...Shia, itu tandanya.・

Shia yang mengeluarkan 都erangan pertama untuk kemenangan!・ dengan tampilan penuh sukacita yang di bantu oleh Yue. Hasilnya: itu seperti yang dikatakan Yue. Dari dalam asap tangan kanannya yang terbakar muncul dengan suara 礎obah,・dan asapnya mulai memudar.

Ketika asapnya hilang, Miledi Golem muncul, dengan beberapa bagian kedua lengannya hancur. Miledi Golem mengambil balok mengambang di dekatnya, dan mereka dibuat menjadi bahan untuk bagian-bagian dari lengannya yang rusak.

擢ufu, serangan awal yang sangat cepat~, kemarilah, sihir Age of Gods milikku mungkin apa yang kau cari selama ini~, tapi karena aku kuat~, berusahalah agar kau tidak mati~・

Sambil tertawa gembira, Miledi Golem menembakkan cambuk jenis Morningstar di tangan kirinya ke arah Hajime dan kelompoknya. Itu tidak dilempar. Morningstar itu tiba-tiba terbang dengan kecepatan yang luar biasa tanpa adanya gerakan awal apapun. Mungkin, arah gaya gravitasinya telah disesuaikan dan membuatnya 屠atuh・seperti golem lainnya.

Hajime dan kelompoknya menghindari Morningstar itu dengan melompat ke balok mengambang di dekatnya. Morningstar itu berbalik ke balok dimana Hajime dan kelompoknya berdiri sebelumnya. Kemudian itu berbalik dan kembali lagi ke tangan Miledi Golem.

"Ayo lakukan! Yue, Shia. ayo hancurkan Miledi!・
哲nh!・
"Baik!"

Seiring dengan teriakan Hajime, di dalam salah satu dari the Seven Great Dungeons; Raisen Great Dungeon, pertarungan terakhir dimulai.

Para golem knight yang mengangkat pedang besar mereka yang dalam keadaan siaga mulai bergerak seakan terpancing oleh teriakan Hajime. Sama seperti dalam sebelumnya, mereka berbalik ke arah Hajime dan kelompoknya dan menyerbunya.

Yue mengambil botol air yang berdentingan dengan botol yang lain dan menggunakannya untuk merobohkan musuh-musuhnya. Air yang yang di beri tekanan sampai pada batasnya, dibanding Water Cutter itu membelah golem knight lebih seperti laser.

鄭haha, kau bisa terus melakukannya~, tapi, ada 50 knight yang bisa beregenerasi dan aku, aku ingin tahu apakah kau dapat menangani kami semua pada saat yang sama~・

Sambil mengatakannya dengan nada yang merendahkan, Miledi menembakkan Morningstarnya lagi. Shia membuat lompatan besar, dan melompat ke bagian atas balok piramida yang bergerak. Hajime tidak beranjak dari tempatnya dan mengarahkan Donner ke Morningstar dan menembaknya dengan cepat.

DOPAaaNh!

Hanya ada satu suara tembakan. Namun, peluru yang ditembakkan berjumlah enam. Serangan itu disertai dengan bidikan secepat kilat yang di arahkan ke Morningstar yang sedang mendekat, menyerangnya dengan kecepatan yang luar biasa.  Itu memang  sebuah bola logam dengan yang sangat berat, tidak banyak perubahan yang terjadi bahkan setelah dihantam oleh railgun enam kali pada saat yang sama, tetapi lintasannya menyimpang jauh dari Hajime.

Pada saat yang sama, Shia melompat ke balok yang ada di atas Miledi, dia membawa turun Doryukken saat ia melompat.

鄭ku sudah melihatnya~・

Bersamaan dengan kata-kata itu, Miledi Golem tiba-tiba bergerak ke samping dengan kecepatan yang tinggi. Dia hampir terjatuh ke samping.

適uh, kau・・

Karena serangannya tidak tepat sasaran, Shia mengertakkan giginya dan menarik pelatuk Doryukken, kemudian sebuah ledakan keluar. Dengan peluru yang keluar dari samping, lintasannya diperbaiki. Setelah berputar tiga kali, pukulan yang membawa gaya sentrifugal itu mengenai Miledi Golem dengan keras.

ZUuGAGAN !!

Miledi Golem dengan cepat menggunakan lengan kirinya untuk menangkis. Sebuah suara yang dahsyat terdengar dari tangan kirinya. Namun, seolah-olah tidak terjadi apa-apa Miledi Golem mengayunkan tangan kirinya secara mendatar.

適yaaaa!!・

鉄hia!・


Syiah yang terkena pukulan menjerit. Entah bagaimana ia berhasil menarik pelatuk Doryukken dan memperbaiki posenya menggunakan kekuatan ledakannya; sebagai tambahan, menggunakan rekoil yang dia buat untuk melakukan pendaratan darurat ke balok di dekatnya.

滴ah, kau akhirnya bisa melakukannya setelah semua itu. Oi, Yue. latihan macam apa yang kau berikan padanya?"

・.. ...Aku hanya mendorong dia ke sudut.・

・.. ...Begitu, itu seperti memoles kemampuannya untuk bertahan hidup dengan maksimal.・

Hajime menggunakan Farsight untuk memastikan Shia yang 叢yon pyon,・melompat di balok untuk kembali, dengan kekaguman dalam pikirannya. Dan, di balok Hajime dan Yue berdiri, golem knight yang menyerbu mereka akhirnya tidak bisa ditahan lagi oleh Yue.

Hajime mengeluarkan Metsurai Gatling gun dari 典reasure Box.・Kemudian, dengan punggung berbalik ke Yue, ia mengeluarkan monster yang mampu menyebarkan 12.000 kematian per menit.

DOuRURURURURU!!

Enam barel itu mulai berputar saat ia menembakkan itu. Sementara membiarkan keluar suara khusus dari senjata itu, banyak sekali kilatan cahaya yang menyebar ke seluruh ruangan; sedangkan musuh yang bertemu dengan peluru di udara diubah menjadi kepingan kecil dan jatuh ke bawah. Mereka yang menyelinap ke sisi lain untuk menghindari dan menyerang dari titik butanya, dihabisi oleh laser air.

Lebih dari 40 golem knight jatuh ke dasar ruangan dengan keadaan yang tragis dalam waktu singkat. Setelah beberapa waktu, mereka mungkin akan selesai memperbaiki diri dan kembali ke garis depan, tapi itu sangat bagus karena mereka tidak akan menghambat untuk sementara waktu. Itu benar, sampai saat bos mereka, Miledi Golem hancur.

鄭p-, apa itu!? Aku belum pernah melihat atau mendengar sesuatu seperti itu!・

Setelah mendengar teriakan heran dari Miledi Golem, Hajime menempatkan Metsurai kembali ke 典reasure Box,・kemudian sekali lagi ia mengeluarkan Donner, dan mengeluarkan suara yang bisa didengar bahkan oleh Shia yang berada di kejauhan..

的nti Miledi ada di tempat yang sama dengan jantung! Hancurkan itu!・

鄭-Ap-! Bagaimana kau mengetahuinya!?・

Sekali lagi, Miledi mengeluarkan suara heran. Tentunya dia tidak tahu bahwa Hajime memiliki mata yang mampu melihat aliran kekuatan sihir. Karena posisi inti yang sudah diketahui untuk mengalahkan golem dikonfirmasi, mata Yue dan Shia menjadi tajam.

Saat ini, ada sekitar sepuluh golem knight yang masih melayang. Trio itu melepaskan serangan yang diarahkan untuk mengenai jantung Miledi.

Hajime segera mencoba untuk mendekati Miledi Golem dengan melompat menggunakan balok mengambang sebagai pijakan. Dengan kekuatan dari Railgun yang sekarang, itu akan sulit untuk menembus tubuh raksasa Miledi Golem dan mengenai intinya. Itu sebabnya, ia memutuskan untuk menembak pada jarak nol untuk menghancurkan armornya, kemudian mengeluarkan granat.

Bagaimanapun, itu tidaklah mudah.

Ketika ia melihat kilatan mata Miledi Golem, balok mengambang di atasnya mengarah ke Hajime dengan kecepatan yang luar biasa.

・?・

鄭ku tidak pernah bilang kalau aku hanya bisa mengendalikan para knight~・

Mengabaikan suara menyeringai Miledi, Hajime segera 組ashun・ mengoperasikan tipuan lengan buatan nya.

DOGANh!!

Dengan suara yang dapat mempengaruhi bagian dalam perutmu, suara ledakan terdengar dan tekanan yang dihasilkan dari bagian belakang lengan buatan yang diarahkan ke depan. Lebih spesifik lagi, itu adalah tembakan yang kuat dari shotgun. Meskipun akselerasi yang menggunakan elektromagnetisme tidak bisa dilakukan, rasio kompresi bubuk pembakaran jauh lebih tinggi daripada Donner. Rekoilnya juga parah karena itu. Lintasan tubuh Hajime berubah saat di udara, sementara balok yang datang ke arahnya berhasil dihindari. Setelah itu, entah bagaimana ia berhasil memijakkan kakinya di balok yang diincarnya.

Tentu saja, Miledi Golem mencoba untuk 杜enjatuhkan・pijakan Hajime, tapi sebelum dia menyadarinya, Shia sudah mendekatinya dari belakang dan melompat untuk memberikan pukulan kuat di kepalanya. Pertama-tama, dia ingin menghancurkan bagian mata yang memberikan cahaya yang mencurigakan.

Miledi Golem yang melihat Shia mendekat, membuat golem knight menargetkan Shia yang berada di tengah-tengah lompatannya. Shia benar-benar tak berdaya di udara. Pada saat ia hampir dipotong oleh pedang besar.

・.. ... Aku tidak akan membiarkanmu.・

Kali ini, itu Yue yang telah bergerak sebelum dia menyadari hal itu, menggunakan 迭upture・dia memotong golem knight yang mencoba untuk menyerang Shia.

鉄eperti yang diharapkan dari Yue-san!・

Sambil mengatakan itu, dengan masalah yang sudah pergi, Shia kembali maju di udara, dan ia melancarkan serangan yang dibuat dengan memperkuat kemampuan fisiknya sampai pada batasnya.

敵olem tidak akan kalah dalam hal kekuatan ~・

Miledi Golem membuktikan kata-katanya sendiri, sambil berbalik dia langsung mengayunkan tangan kanannya yang terbakar ke arah Shia.

DOoGAGAGAN !!

Raungan yang luar biasa bergema ketika Doryukken Shia dan knuckle panas Miledi Golem bertabrakan. Balok mengambang yang ada di sekitar tertiup menjauh oleh gelombang serangan mereka.

鉄ialan kau!・

Shia yang tidak bisa menembus tinju Miledi Golem itu mengeluarkan teriakan untuk mengeluarkan lebih banyak kekuatannya. Namun, seperti yang diharapkan dari kekuatan fisik golem, Shia terguncang dan dihantam oleh tinjuan.

適yaaa!!・

Shia menjerit. Tidak ada balok yang mengambang di dekatnya. Karena dia pikir Shia akan jatuh pada kecepatan ini, Yue melesat keluar dari samping dan menagkap Shia. Menggunakan 鉄oar・untuk sesaat, mereka memperbaiki lintasannya dan mendarat di balok mengambang di depan mereka.

適ombinasi kalian cukup bagus~・

Dengan suara tenang, Miledi Golem melihat ke atas sementara Yue dan Shia menatapnya. Suara yang tak terduga muncul di dekatnya.

"Benarkah?"

・?・

Mengeluarkan suara panik dan terkejut, Miledi Golem mengubah arah pandangannya. Sebelum dia menyadarinya, Hajime telah menyelinap ke dadanya sambil memperbaiki posisinya menggunakan jangkar dan menempatkan kakinya ke dalam celah-celah armor, ia mengarahkan senjata besarnya: Schlagen ke bagian jantung. Sebuah percikan merah menyembur keluar dari Schlagen.

鉄-sejak kap-!?・

DOoGAN !!!

Kata-kata terkejut Miledi dipotong oleh raungan yang berasal dari Schlagen. Setelah tertembak dengan kekuatan yang besar dari jarak nol, Miledi Golem terpental dan armor di dadanya hancur menjadi pecahan yang kecil. Bahkan jika 鏑ightning-clad・tidak dapat digunakan dengan keluaran yang cukup, daya tembak Schlagen saat ini sama dengan daya maksimum Donner. Meski begitu, itu sudah cukup untuk menghancurkan armor metalik. Bahkan armor dari golem knight dapat dengan mudah dihancurkan oleh Donner saat ini, sehingga armor Miledi Golem yang terbuat dari bahan yang sama bahkan jika itu sedikit lebih tebal, bisa dihancurkan menggunakan Schlagen.

Terdorong ke belakang, asap keluar dari dada Miledi Golem. Hajime kemudian terbang mundur. Dengan menembakkan jangkar, dia berbalik di udara, dan dengan momentum ia mendarat di balok mengambang di dekatnya. Kemudian, ia mengamati kondisi Miledi Golem.

Yue dan Shia melompat ke balok yang mengambang di dekat Hajime.

・.. ...Apakah kita melakukannya?・

溺eskipun ada respon...・

泥engan ini, aku ingin itu berakhir.・

Setelah mendengar tanggapan Yue, Shia mengatakan angan-angan nya. Hajime menanggapinya dengan halus. Meskipun armor dada Miledi Golem sudah hancur, tanpa tau apa yang telah terjadi, balok mengambang yang ada di dekatnya bergerak, kemudian Hajime dan kelompoknya mendengar suara yang dipenuhi dengan kekaguman.

展ow~ kau benar-benar hebat, tadi itu hampir saja. Jika tidak ada disintegrasi sihir, kekuatan yang sangat besar itu bisa menjadi sangat berbahaya kau tahu~, ya, telah membuat penjara ini dengan susah payah, Miledi-chan adalah seorang yang jenius !!・

Miledi Golem memuji dirinya sendiri. Namun, kata-katanya tidak masuk ke telinga Hajime. Ekspresi Hajime sangat tajam. Itu karena ada pancaran armor hitam di bawah armor dada yang telah hancur, dan ia menyadari satu hal dari itu. Hajime ingat material dari armor itu.

哲nu~, apakah ini membuatmu tertarik~・

Miledi Golem melihat tatapan Hajime, dan dengan suara menyeringai dia menunjuk pada pancaran armor hitamnya. Dengan nada seperti seseorang yang penting, 的ni adalah kau tahu~・ ia mencoba menjelaskan identitas armornya, tapi Hajime melanjutkannya dengan bergumam diikuti dengan kata yang vulgar.

・.. ... Azanthium ya, brengsek.・

Bijih (ore) Azanthium adalah bijih yang paling keras di dunia yang bahkan Hajime gunakan di beberapa peralatan nya. Sebuah lapisan tipis dari bijih ini bahkan mampu menahan kekuatan maksimum Donner. Itu sebabnya serangan dari Schlagen tidak dapat menggoresnya. Hajime membuat kerutan di dahinya karena pasti akan sulit untuk menghancurkan armor Azanthium itu.

"Kau mengetahuinya?~ Oh, aku baru ingat. kau sudah menaklukkan dungeon O-kun, jadi tidak mungkin kau tidak tahu bagaimana menggunakan sihir Creation~, sekarang datanglah, karena kau telah memahami batasmu dan merasa putus asa, mari kita beralih ke ronde kedua!・

Miledi mengambil material dari balok mengambang yang hancur, ketika armor permukaan sudah dibangun kembali, ia mulai menyerang dengan ganas sambil menembak Morningstar.

鄭-apa yang harus kita lakukan!? Hajime-san!・

溺asih ada jalan. Dengan cara apapun, hentikan pergerakannya!・

・.. ...Nn, baik・

Dengan kondisi di mana mereka tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengalahkannya, Shia yang terguncang bertanya pada Hajime. Hajime masih memiliki cara terakhir, untuk menggunakannya ia memerintahkan untuk menghentikan pergerakan Miledi Golem. Di sisi lain, Yue dan Shia mengeluarkan ekspresi sedikit lega dan mereka mencoba untuk menghindari Morningstar yang datang dengan melompat ke balok mengambang terdekat. Namun,

鄭ku tidak akan membiarkanmu ~・

Bersamaan dengan suara Miledi Golem, balok mengambang yang menjadi pijakan mereka mulai berputar dengan kecepatan tinggi. Dengan pijakan mereka yang berputar tiba-tiba, Hajime dan kelompoknya kehilangan keseimbangan mereka. Kemudian, Morningstar menghantam Hajime dan kelompoknya dengan kekuatan yang sangat besar. Hajime dan kelompoknya meninggalkan pijakan mereka yang telah menjadi debu halus. Hajime berpegangan pada rantai yang yang mengeluarkan suara 阻hara jhara・ Yue menggunakan pecahan dari balok mengambang yang hancur bersamaan dengan 鉄oar・ sementara Shia menggunakan rekoil dari ledakan Doryukken untuk entah bagaimana berhasil melakukan pendaratan darurat di balok mengambang di depan matanya.

Mungkin karena itu memang tujuan Miledi Golem, ia menyerang dengan knuckle panasnya ke arah mereka.

適uu!!・
哲nh!!・

Mereka menghindari serangan langsung tetapi masih terkena dampak dari serangan itu. Erangan kesakitan keluar dari mulut Yue dan Shia. Meski begitu, seolah-olah itu sesuatu yang lain, Yue mengincar tangan Miledi Golem dan memanggil 迭upture・ sementara Shia menggunakan tipuan Doryukken dengan bertaruh, dan dengan sebuah serangan, menusuk armor Miledi Golem, dan berpegangan pada itu.

迭upture・mampu memotong bagian tangan kanan Miledi Golem, tapi itu tidak bisa benar-benar memotongnya, dan Yue mendarat di balok mengambang lain dengan ekspresi malu.

Di sisi lain, Shia yang menempel di bahu kiri Miledi Golem membuat ayunan penuh Doryukken dan diarahkan ke kepala Miledi. Namun, Miledi Golem mendadak menggunakan 屠atuh・membuat Shia kehilangan keseimbangan dan melemparnya ke udara.

適yaa!・

Shia menjerit. Di sebelah sana, Hajime yang  pada rantai Morningstar mengayun dirinya dan menggunakan gaya sentrifugal, ia melompat dan menangkap Shia di udara.

滴ajime-san!・

Shia memanggil nama Hajime dengan suara penuh sukacita. Itu adalah penyelamatan dengan pelukan yang dia dambakan. Meskipun ia menyadari situasi mereka saat ini, dia langsung merasa gembira. Namun, Hajime punya maksud lain. Shia dilemparkan ke kerumunan Demonic Beast di depan mereka.

滴-Hajime-san !?・
鄭yo sekali lagi!・

Dengan 組ashun,・ia mengisi sebuah peluru ke lengan buatannya dan kemudian menembakkannya. Menggunakan rekoilnya, Hajime berputar dan melemparkan Shia ke arah Miledi Golem dibantu oleh gaya sentrifugal.

鉄ialannn-!・

Ketika dia pikir keinginannya telah terpenuhi, pada saat berikutnya dia dalam situasi di mana dia melakukan serangan bunuh diri. Mengeluarkan raungan putus asa dia menyiapkan Doryukken.

Bahkan Miledi merasa bahwa aksi Hajime itu dingin. Namun, dia masih siap untuk mencegat itu, dia menarik kembali knuckle panasnya sambil mengepalkan tinjunya. Dan, di saat berikutnya, tiba-tiba ledakan besar keluar dari rantai yang terhubung ke Morningstar.

展awawah, apa- !?・

Miledi mengeluarkan suara terkejut. Penyebab ledakan itu adalah sejumlah besar granat yang Hajime pasang pada rantai. Dengan daya ledak yang luar biasa, rantai itu meledak dari bagian tengah, sedangkan lengan kiri yang dililit oleh itu sangat rusak. Karena dampaknya, kuda-kuda Miledi Golem roboh.

Shia mencapainya sambil mengayunkan Doryukken.

迭haaaaa !!・

Seiring dengan teriakan itu, dia menarik pelatuk pada pegangannya dan peluru yang ada di dalamnya meledak keluar. Doryukken mendekati Miledi Golem menggunakan momentum yang diciptakan oleh akselerasi dari dampak yang bahkan mampu menghancurkan udara.

Miledi Golem masih disibukkan oleh kerusakan parah di lengan kirinya. Seketika, Doryukken mengenai tangan kirinya. Tanpa ampun, Doryukken menghancurleburkan lengan kiri hingga bahunya.

Dengan momentum yang digunakan untuk mengayunkan Doryukken, Shia melayang ke udara. Miledi Golem ingin setidaknya membalas dendam atas lengan kirinya, dan dia mengeluarkan knuckle panasnya ke Shia.

Namun, pada saat Miledi sedang berkonsentrasi pada Shia, laser air datang dari sisinya yang lebih rendah, dan itu memotong bagian yang sebelumnya hanya sebagian yang terpotong. Setelah itu, dengan luka yang terbuka dan terus dipotong, tangan kanan Miledi Golem akhirnya terputus.

"・・Aku melakukannya."

Orang yang mengatakan bahwa dengan tersenyum, tentu saja Yue.

適h, kau-! Jangan senang dulu!・

Miledi menaikkan suaranya diisi dengan kejengkelan. Pada saat itu, Hajime melepaskan jangkar di balok mengambang di atas kepalanya dan bergerak di udara seperti sebuah bandul, menangkap Shia yang jatuh. Namun, itu bukan pelukan, melainkan, memegang ketiaknya.

滴ajime-sa~n, apa kau akan memberiku pelukan sebagai hadiah? Tolong baca keadaannya~・

笛angan katakan seolah-olah aku adalah seorang KY. Kau yang mencoba untuk memenuhi keinginan dalam situasi seperti ini adalah satu-satunya yang harus membaca suasananya.・

Saat mereka mendarat di balo mengambang terdekat, Shia mengeluarkan suara tidak senang sambil cemberut, kemudian Hajime bingung saat terheran dengan itu. Miledi yang kehilangan kedua lengannya entah bagaimana tidak memanggil balok disekitarnya untuk merekonstruksi lengannya, dia hanya menatap langit-langit sambil matanya yang bersinar kuat.

Karena mendapat firasat yang benar-benar buruk, ekspresi Hajime menegang. Hal itu juga didukung oleh ekspresi pucat Shia.

滴ajime-san, Yue-san! Menghindar! Ini akan hujan (... ...)!・

Hajime menduga sihir khusus Shia mungkin telah terpicu. Itu berarti, entah bagaimana situasi berbahaya yang bisa membunuh seseorang yang terkait dengannya, atau Shia sendiri akan terjadi. Dia mengkonfirmasi lokasi Yue, tidak jauh di belakangnya, dengan pandangan sekilas, maka Hajime mengambil posisi untuk menanggapi sesuatu yang mungkin terjadi.

Seketika, hal itu terjadi.

Keseluruhan ruangan bergemuruh. Gemuruh rendah itu bergema, pecahan-pecahan jatuh dari langit-langit. Tidak, mereka bukan pecahan. Itu adalah langit-langit itu sendiri yang jatuh.

適h!? Bajingan itu!"

擢ufufu, itu adalah pembalasan. Meskipun aku tidak mampu mengendalikan beberapa hal kecuali para knight, jika itu hanya untuk membuat mereka 屠atuh,・aku dapat membuat ratusan dari mereka untuk melakukannya ~, tunjukkan bagaimana kau melewati ini ~・

Meskipun ada kejengkelan dalam kata santai Miledi, tidak ada waktu untuk memperhatikannya. Karena dinding ruangan dibuat dari berbagai balok, yang berarti langit-langit juga terbuat dari berbagai balok. Satu per satu, masing-masing balok berukuran raksasa dengan berat melebihi sepuluh ton. Benda itu jatuh seperti hujan. keringat dingin mengalir dari dahi Hajime.

滴a-Hajime-san!・

溺ari kita bergabung dengan Yue!・

Shia mengeluarkan suara gemetar ketika sedang dibawa, dan menggunakan jangkar dengan gerakan seperti bandul, mereka melompat ke arah Yue. Yue juga melompat menggunakan balok mengambang sebagai pijakan ke arah mereka. Selama waktu itu, Miledi Golem terus melihat ke langit-langit. Mungkin, seperti katanya, tidak seperti golem knight dia hanya mampu mengontrol satu atau dua hal. Oleh karena itu, untuk membuat mereka semua jatuh, dia harus berkonsentrasi untuk menjatuhkan ratusan batu-batu raksasa itu dari langit-langit.

Entah bagaimana, ketika Hajime dan kelompoknya bergabung kembali, ratusan batu raksasa secara bersamaan jatuh dari langit.

GOGOGOGOGOGOGOGOh!!! GOBAh!!

Balok itu datang dari langit-langit, kumpulan batu raksasa jatuh, mengeluarkan raungan dahsyat sementara getaran di ruangan terhenti. Selain itu, dia mungkin bisa menyesuaikan lintasannya karena mereka secara khusus diarahkan pada tempat di mana Hajime dan kelompoknya berada. Bahkan Miledi Golem tidak akan melakukan bunuh diri dua kali, sehingga akan aman untuk pergi ke bawahnya dan setelah ia mlihatnya sekilas, ia berlari keluar dengan kecepatan yang luar biasa sepanjang dinding. Tapi, bahkan jika dia mulai sekarang, mereka tidak akan bisa.

添ue! Shia! Pegangan erat-erat! Jangan sampai lepas!・

哲nh!・

添ess!・

Begitu Hajime mendengar Yue dan Shia, ia sekali lagi mengambil Orkan dari 典reasure Box.・Kemudian, dengan cepat dia menembakkan 12 roket ke batu-batu raksasa yang mendekat. Sementara meninggalkan jejak percikan, mereka terbang menuju kematian yang datang di atas kepala, dan satu demi satu roket yang terbang ke batu raksasa itu menyebabkan ledakan besar.

Pandangan mereka tertutupi, kumpulan batu raksasa tidak bisa dilihat, dan mereka sedikit tersenyum karena serangan Orkan ini. Akhirnya mereka bisa melihat beberapa langit-langit. Hajime menyimpan Orkan kemudian menyiapkan Donner-Schlag dan menembak mereka ke langit-langit. Dia mencoba untuk membuka jalan kecil untuk keselamatan mereka, jadi ia terus menghancurkan pecahan-pecahan dari batu raksasa.

Namun, Hajime hanya bisa pergi sejauh ini. Akhirnya, kumpulan batu raksasa yang jatuh dengan kecepatan yang besar mencapai Hajime dan kelompoknya. Hajime mengkonfirmasi bahwa Yue dan Shia berpegangan erat padanya, kemudian mereka berpindah menggunakan sihir khusus. Itu adalah 鏑ight Speed.・Dunia Hajime langsung kehilangan warnanya, ia mampu mengenali fragmen kematian yang jatuh satu per satu.

Ia melewati rentetan pecahan batu raksasa itu menggunakan gerakan minimum yang diperlukan. Pada saat yang sama, ia memutar senjata di tangannya dan mengisinya, ia menggunakan tembakan terkonsentrasi ke pecahan yang tidak dapat dihindari, mengubah lintasan mereka. Dia tidak bisa membuang-buang sedikitpun. Sama seperti pertarungan dengan Guardian of Orcus Great Dungeon, di mana bahkan dengan tingkat perluasan persepsi dari 鏑ight Speed・dimana ia terbangun, itu masih tidak cukup. Hal itu membutuhkan konsentrasi yang melebihi batas!

Hajime melanjutkan menggunakan sihir khusus lain. Itu adalah 鏑imit Break.・Tubuh Hajime langsung diselimuti cahaya merah. Tapi, itu langsung menghilang. Jika itu normal, kemampuan fisik Hajime seharusnya dibesarkan oleh tiga kali, tapi itu sihir khusus itu dibatalkan oleh disintegrasi kekuatan sihir penjara ini. 鏑imit Break・itu sendiri mirip dengan mengenakan exoskeleton yang diperkuat oleh sihir. Itu berbeda untuk kemampuan penguatan fisik yang diterapkan secara internal. Dengan kata lain, meskipun penguatan tubuhnya dibatalkan, efektivitas persepsi yang telah diperkuat dan diperluas tidak dibatalkan sepenuhnya.

Juga, untuk 杜enghancurkan" "batasan・itu bukan sesuatu yang bisa diperoleh secara gratis. Beban pada tubuhnya bukanlah sesuatu yang normal. Selanjutnya, Hajime telah menguatkan persepsinya sampai pada batasnya menggunakan 鏑ight Speed.・Tubuhnya mungkin sudah hancur jika bukan karena daging binatang monster yang ia makan. Sebenarnya, karena ia masih tidak dapat menahannya, pembuluh di bola mata Hajime terlihat, sementara ia darah keluar dari hidungnya.

Yue dan Shia bergoyang limbung saat dia pindah, sambil menempel ke Hajime yang menghindari kematian yang menghujaninya hanya dengan gerakan kecil. Ia menyeimbangkan dirinya pada pijakan yang bergoyang dan kemudian hancur, kadang-kadang ia membuat pecahan yang jatuh sebagai pijakan nya. Dia menajamkan pikirannya, dan sekarang ia mampu merasakan retakan di bebatuan yang jatuh satu per satu. Setelah melewati batas, ia menggunakan daerah yang biasanya tidak dapat digunakan oleh manusia untuk menemukan jalan untuk lolos dari kematian!

Miledi yang mengamati Hajime dan kelompoknya dari sisi dinding, melihat kalau mereka dihantam oleh kumpulan batu raksasa seketika. Meskipun mereka berjuang, mereka tidak mampu mengungguli berat besarnya seperti yang diharapkan, maka dia menonaktifkan 吐all・dengan sedikit kekecewaan.

Dengan kejatuhan mereka yang terhenti, kumpulan batu raksasa itu mengambang bersama dengan balok yang mengambang, kemudian reruntuhan langit-langit yang tersebar itu naik ke atas.

填~n, seperti kuduga, itu tidak mungkin~, tetapi jika mereka tidak bisa melakukan lebih banyak dari ini, mereka tidak akan mampu menang melawan orang-orang bajingan yang menyebalkan itu~・

Miledi menggumamkan itu ketika mencari mayat Hajime dan kelompoknya. Dan, pada saat itu,

鄭ku tidak tertarik pada bajingan yang menyebalkan itu.・

摘h?・

Dia mendengar suara yang tidak asing. Anak kurang ajar yang bergerak seenaknya sendiri, berambut abu-abu dengan penutup mata dan menggunakan artefak yang tidak pernah dia lihat sebelumnya. Itu benar, itu adalah suara Hajime. Miledi menoleh ke belakang sementara membiarkan keluar suara terkejut diwarnai dengan sedikit kegembiraan.

Tentu saja, itu Hajime yang berdiri dengan aman dan sehat di balok mengambang dengan pernapasan yang kasar, dan darah yang mengalir dari mata dan hidungnya sambil melototi Miledi.

釘-bagaimana ...・

Karena dia sudah melihat Hajime dihantam oleh sekelompok batu raksasa di depan matanya, Miledi tidak sengaja mengeluarkan suara meragukan di depannya. Setelah melihat itu, Hajime tersenyum.

展alaupun tidak apa-apa untuk menjawab itu... ...apa tidak apa-apa hanya fokus padaku?・

摘h?・

Miledi mengeluarkan suara meragukan sama seperti sebelumnya. Tapi, keraguan itu segera dijawab oleh pukulan sihir.

""Rupture""

Rapalan bangga dari Yue terdengar, kemudian laser air keluar dari belakang Miledi Golem dan mengenai punggung, kaki, kepala, dan bahunya. Air pemotong itu mengoyak armor permukaan setiap bagian.

典idak peduli berapa kali kau melakukannya, itu tidak akan berbeda~, aku hanya akan mengalahkanmu setelah merekonstruksi lenganku.・

適alau begitu, kami tidak akan membiarkanmu memiliki waktu untuk itu.・

Untuk Miledi Golem yang masih tenang berbalik setelah menerima sihir Yue, Hajime menggunakan jangkar untuk mendekati dia dalam sekejap. Di tangan yang satunya adalah Schlagen.

鄭haha, ini lagi? Yah, itu tidak mungkin untuk memecahkan armor Azanthiumku~・

Miledi masih tenang. Dia berpikir Hajime yang menempel padanya mencoba untuk menembak di bagian dada setelah mengarahkan Schlagen. Dia bahkan tidak mencoba untuk menghalanginya dengan menggunakan balok mengambang di sekitarnya. Yah, itu wajar. Setelah semuanya, senjata Hajime terbukti tidak mampu untuk melawan armor Miledi Golem. Oleh karena itu, karena sudah mencapai tahap itu, ia masih memilih serangan itu. Miledi menetapkan bahwa ia hanya melakukan perlawanan yang sia-sia tanpa rencana yang lebih di balik itu.

Namun, ketenangannya itu berakibat fatal.

鄭ku sudah tahu itu!・

Percikan api datang dari Schlagen bersama dengan kata-kata Hajime, ia menembakkan itu yang telah dipercepat oleh elektromagnetisme ke arah dada Miledi Golem di jarak nol. Raungan besar dan dampak yang besar dihasilkan saat Miledi Golem terdorong ke belakang.

Namun, Hajime tidak mundur seperti sebelumnya. Dia terus menempel menggunakan jangkar, lengan buatannya didorong ke dada Miledi Golem yang rusak, setelah berada di dalam ia menembakkan pelurunya sampai mereka habis. Dampak yang luar biasa mendorong Miledi Golem lebih jauh, dan dia dilemparkan ke balok mengambang di belakangnya.

釘-bahkan setelah ini, pada akhirnya ...・
添ue!・

Mengabaikan kata-kata Miledi, Hajime memanggil nama Yue. Setelah itu, Yue melompat dan mengeluarkan sihirnya.

"Membekulah! 的ce Coffin・・

Seperti yang ia harapkan, dia menarik pemicu untuk mengaktifkan sihir yang awalnya digunakan untuk menahan obyek di dalam sebuah peti mati es. Namun, sihir es ini adalah sihir air tingkat-tinggi. Sihir tingkat-menengah dan atas tidak dapat digunakan di daerah ini. Meski begitu, sihir ini diperlukan untuk menahan Miledi Golem.

Balok dari langit-langit yang dia lemparkan bersama dengan bagian belakang Miledi Golem dibekukan dengan segera, kemudian balok mengambang itu diam di tempat.

鄭p- !? Bagaimana sihir tingkat-tinggi- !?・

Miledi mengeluarkansuara terkejut. Ini adalah cerita sederhana tentang bagaimana Yue mampu menggunakan sihir es tingkat-tinggi. Sama seperti 迭upture,・dengan menyiapkan air terlebih dahulu ia mampu mengurangi konsumsi kekuatan sihirnya. Itu sebabnya terlebih dahulu, air disebarkan di balok yang Miledi lempar. Juga, air itu disebarkan di belakang Miledi Golem. Itulah tujuan dari 迭upture・sebelumnya.

Meski begitu, itu masih mengkonsumsi kekuatan sihir yang sangat besar, karena Yue menggunakan semua kekuatan sihir yang dia ditebar di dalam batu kristal sihir. Yue menyingkir ke balok mengambang terdekat sambil terengah-engah.

適au melakukannya, Yue!・

Berdiri di dada Miledi Golem, Hajime mengeluarkan senjata terakhirnya dari 典reasure Box.・Apa yang muncul adalah silinder memanjang yang besar dengan panjang dua setengah meter. Banyak mekanisme yang dipasang di luar, sementara di dalamnya terdapat tiang berwarna hitam dengan diameter 20 sentimeter dimuat. Di sisi bawah, empat lengan kokoh dipasang, dan mulai melakukan sinkronisasi dengan mekanisme di dalam lengan buatan Hajime.

Setelah itu, Hajime menempatkan lengannya tepat di atas Miledi Golem yang tak dapat bergerak, dan menembak jangkar yang terpasang pada lapisan luar. Enam lengan menembus permukaan sangat dalam dan menempatkan silinder besar di tempat dengan kuat. Pada saat yang sama, Hajime menuangkan kekuatan sihirnya ke dalamnya. Kemudian, silinder besar itu mengeluarkan percikan api merah, tiang hitam yang dimuat di dalamnya mulai berputar dengan kuat.

KIiIIIII !!!

Suara yang berasal dari rotasi kecepatan tinggi itu bergema. Hajime menyeringai, jika tidak memiliki tubuh golem, ekspresi Miledi pasti akan terlihat sangat ketakutan. Bentuk mengerikan ini adalah senjata yang bisa ditempel di lengan buatan yang disebut 撤ile Bunker.・Menggunakan 鼎ompression Transmutation・ empat ton yang dikompresi menjadi tiang dengan diameter 20 sentimeter dan panjang 1,2 meter, dan permukaannya dilapisi dengan bijih Azanthium. Itu adalah tiang terberat dan terkeras di dunia ini. Itu ditembak dengan menggunakan sejumlah besar bubuk pembakaran yang dikompresi dan percepatan elektromagnetik yang ditetapkan pada bagian atas dari silinder besarnya.

典erima dengan seluruh kekuatanmu dan matilah.・

Diiringi oleh kata-kata itu, tiang hitamnya menghantam inti Miledi Golem.

GOoGAGAGAN !!!

Pile Bunker itu diaktifkan disertai dengan suara yang berdampak hebat, tiang hitam itu menembus pertahanan mutlak Miledi Golem. Armor azanthium di dadanya retak, dan tiang itu mengubur dirinya sendiri ke dalamnya tanpa belas kasihan. Karena dampaknya, tubuh Miledi Golem tenggelam dan menciptakan celah radial di balok yang mengambang. Balok balok yang mengambang segera turun. Dari Miledi Golem, asap putih mengepul dari bagian dada karena gesekan dari rotasi kecepatan tinggi.

... ... Namun, cahaya tidak menghilang dari mata Miledi Golem.

滴a, hah. Ternyata kekuatannya masih cukup. Tapi, bukankah itu sangat hebat? Aku ingin tahu, apakah itu menembus 3/4 dari armorku?・

Bagaimanapun, suaranya terdengar kaku, tapi Miledi masih tetap tenang. Dia diam-diam bermandi keringat dingin. Meskipun Pile Bunker adalah senjata membunuh yang kuat, karena percepatan elektromagnetiknya tidak cukup, kekuatan yang sesungguhnya tidak dapat diperlihatkan. Oleh karena itu, itu mengecewakan karena tidak dapat menembus sepenuhnya pertahanan Miledi.

Namun, mata Hajime tidak menunjukkan kekecewaan apapun. Seolah-olah dia sudah merencanakannya.

"Lakukan! Shia!・

Hajime menyingkirkan segala sesuatu ke dalam 典reasure Box・kecuali tiangnya, kemudian ia dengan cepat melompat menjauh dari dada Miledi Golem.

Apa yang muncul menggantikannya adalah Shia dengan telinga kelinci yang ditiup oleh angin dan Doryukken yang dipegang di atas, sementara dia jatuh dari jauh di atas.

適h!?・

Miledi mungkin sudah tau apa yang Shia coba lakukan. Kali ini, Miledi Golem mencoba untuk buru-buru pergi. Ketika dia menyadari, dengan kecepatan Shia saat ini, bahkan jika dia memindahkan balok mengambang itu sekarang, dia tidak akan berhasil... ...dia menyerah dan berhenti bergerak.

Shia, menggunakan kekuatan dari pelurunya, membawa pukulan dengan semua kekuatannya ke tiang.

DOGOoOO !!!

Tiang itu tenggelam lebih jauh disertai dengan suara gemuruh yang besar. Namun, itu masih tidak dapat sepenuhnya menembus armor itu. Shia memutuskan untuk menyerang menggunakan semua peluru yang tersisa, lalu dia menarik pelatuknya.

DOGONh! DOGONh! DOGONh! DOGONh! DOGONh! DOGONh!

鄭aAAAAA !!・

Teriakan Shia menggema. Dia memutuskan untuk memperlihatkan semua kekuatannya dan menuangkannya ke dalam palu miliknya. Dengan semua kekuatan dan semangatnya, dia mengeluarkan semua kekuatannya. Bersama-sama dengan serangan itu, semua balok yang mengambang terdorong ke bawah karena dampaknya.

Akhirnya, dengan suara gemuruh itu balok balok yang mengambang jatuh ke tanah. tiang hitam itu menembus pertahanan mutlak Azanthium dengan serangan terakhir, dan mencapai inti Miledi Golem. Meskipun itu hanya ujungnya, tapi 礎ishih,・intinya retak bersama dengan suara itu.

Ketika jatuh ke tanah, Shia menggunakan Doryukken sebagai titik awal, dan dengan satu tangan, dia berjungkir balik. Kemudian, dengan semua penguatan tubuh yang diarahkan ke kakinya, tendangan yang membawa gaya sentrifugal diarahkan ke tiang.

Setelah menerima tendangan Shia, tiang itu segera terdorong lebih dalam ke inti dan memperluas retakannya... ...sampai akhirnya benar-benar hancur.

Cahaya di mata Miledi Golem menghilang. Setelah mengkonfirmasi itu, Shia secara bertahap melonggarkan kekuatannya, dan mendesah lega. Segera, Shia mendengar suara mendarat di belakangnya. Ada Hajime dan Yue seperti yang diharapkan. Shia berbalik ke arah keduanya dengan senyuman. Hajime dan Yue juga mengeluarkan senyuman padanya.

Salah satu dari Seven Great Dungeons; tantangan terakhir Raisen Great Dungeon telah selesai.

No comments:

DMCA.com Protection Status