Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 59 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Ubau Mono Ubawareru Mono Chapter 59 Bahasa Indonesia

April 23, 2017 Exicore

*Thud*

Suara panah menancap pohon bisa terdengar. Tertancap di sisinya dan di sekeliling pohon itu, adalah panah-panah yang tertancap ke tanah.

Mari menghentikan tembakan panahnya dan kemudian mengeluarkan napas lega.


Setelah Yu membeli panah itu, ia memberinya pada Mari untuk mengetahui kemampuannya. Meski Mari berhasil mendapat [Archery Lvl 1] persentase ketepatannya sangatlah rendah. Yu lupa bahwa salah satu mata Mari tak bisa lagi digunakan.

Kemarilah!

Mari gemetar. Ia takut Yu akan marahnya padanya dan salah sangka.

Dengan kepala yang melihat ke bawah, ia mendekat ke Yu perlahan.

Aku tidak akan menghukummu. Aku akan memperbaiki matamu. Aku lupa organ itu sudah rusak.

Mari terkejut mendengar ucapannya. Luka bisa disembuhkan menggunakan [White Magic] tapi memperbaiki organ tubuh adalah tipe sihir yang suci. Yu mengabaikan Mari yang kebingungan dan langsung melanjutkan, menutupi mata kirinya dengan tangan dan kemudian merapal <Heal>
Perlahan namun pasti, mata Mari kembali sembuh.

Sembuh?

Marifa menggoyangkan kepala secara vertikal untuk memastikan. Dia sangat terkejut. Pertama, Yu tidak merapal mantra. Kedua, lvel dari [White Magic] miliknya yang bahkan bisa menyembuhkan organ.

Selanjutnya untuk melihat hasilnya. Yu merapal [Enchant Magic] dan Mari mengincar pepohonan.

*shuu*

Panah itu terbang membelah angin sebelum menancap ke salah satu pepohonan tepat di tengah. Sangat dalam, hingga hampir menembus batangnya.

Selanjutnya adalah target bergerak. Dan itu adalah Goblin yang tak jauh dari lokasi mereka.

1.       Yu tidak membiarkan Mari tahu bahwa seekor Goblin sedang mendekat.
2.       Kemunculan Goblin yang tiba-tiba dan langsung melancarkan serangan.
3.       Mari terkejut dan tidak bisa melakukan apa-apa.

Pada saat itu juga, Yu merapal <Wind Blade> untuk memotong kepala si Goblin.

Aku tidak pernah berpikir kau hanyalah orang bodoh yang hanya bisa berdiri.

Yu awalnya berharap lebih banyak darinya. Mungkin ia bisa melakukan sebuah tembakan panah jarak dekat, melukai Goblin menggunakan panahnya atau bahkan menggunakan [Spirit Magic]. Lagipula, itu cuma Goblin.

Menurutmu aku harus memberitahumu terlebuh dahulu lokasinya? Ini adalah latihanmu. Di dalam Dungeon, mereka punya lebih banyak tempat untuk bersembunyi dan melakukan serangan tiba-tiba. Jika aku harus memberitahumu mengenai lokasi mereka setiap saat, tak ada gunanya.

Lagipula dia punya telinga Dark Elf. Bukankah itu seharusnya membuat pendengarannya lebih tajam? Kemudian, Yu memutuskan untuk kembali menurunkan kesulitan latihannya lagi. Dia menghidupkan kembali si goblin menggunakan [Specter Magic] dan meminta Marifa untuk memanahnya.

Jangan khawatir. Monster yang dibangkitkan punya kecerdasan yang rendah.

Hal itu juga membuat Mari kagum. Lagipula dia menjadi tahu bahwa Master barunya bisa melakukan [Enchant Magic], [Black Magic], [ White Magic], dan [Specter Magic].

Tak lama setelah itu, tentara babi liar bermunculan. Mari yang terfokus menghabisi si Goblin kini tersadar. Namun tinggi makhluk itu tiga meter dengan berat 500-550kg. Apa yang bisa ia lakukan dengan Short Bow miliknya?

Yu kembali maju ke depan. Merapalkan <Wind Blade> tapi hal itu hanya bisa menghentikan pergerakan si makhluk untuk sesaat. Saat pergerakannya berhenti, dari belakang, seekor Goblin hitam muncul dan dengan mudah memotong leher si tentara babi liar, pedang yang tak berhenti itu juga ikut memotong pohon di belakang sang tentara.

Biasanya, tinggi Goblin hanyalah 1m. Tapi yang ada di hadapan setinggi 2m. Goblin hitam itu perlahan mendekati Yu dan Mari, yang mana sedang memegang baju Yu dalam rasa takut. Tapi hal yang terjadi selanjutnya membuat mulutnya terbuka. Si Goblin hitam menunduk di hadapan Yu. Yu kemudian memeriksa statusnya.



Apakah kau Raja Goblin yang kubangkitkan?

Yu terkejut karena sang Goblin telah naik level dan mendapat beberapa skill baru.

Saya menunggu perintah Anda, Yang Mulia Raja.

Siapa Rajamu?

Yu memukul kepala si Goblin.

Karena Anda telah mengalahkan hamba, sang Raja Goblin, maka Anda adalah Raja yang baru.

Dia mengabaikan keteguhan si Goblin dalam memanggilnya sebagai Raja dan mendengarkan laporannya. Dia tetap berburu monster tanpa berhenti dan mengejutkan Yu setelah mengatakan bahwa ia memakan inti sari para monster. Dia juga telah memakan 8 Magic Stone Sempurna peringkat satu 1-2. Karena sangat tidak mungkin ia akan naik level bila hanya memakan Magic Stone Tidak Sempurna.

Baiklah, kalau begitu sekarang kau bisa berhenti berburu dan kembali bersamaku ke rumah.

“Apakah itu kastel sang Raja? Apakah boleh?

Jangan khawatir. Akan lebih mudah bagiku untuk memberimu perintah. Apakah kau tidak terima?

Saya tak berani.

Yu juga berpikir untuk memberi si Goblin nama baru. Sulit menyebut nama aslinya, Iavum, ia bahkan tidak tahu cara mengejanya.

Dan, mulai dari sekarang kau akan disebut Kuro.

Terima kasih!

Mudah memilih nama karena tubuhnya hitam, ia hanya akan memanggilnya Kuro. Setelah memotong-motong si Babi Liar, mereka beranjak pulang. Marifa dan Kura bersamanya, dan Mari terkejut, karena rumah Yu lebih besar dari dugaannya.

Aku pulang.

Di dalam, Nina dan Lena sudah menunggunya.

Selamat datang~ Yu, aku sudah lapar.

Yu, siapa mereka?

Ini adalah Raja Goblin yang aku bangkitkan beberapa waktu lalu, panggil dia Kuro. Yang ini adalah 

Dark Elf, 13 tahun, namanya Marifa. Di masa depan, mereka akan pergi bersama kita ke dungeon.

Senang bertemu dengan kalian.

Aku lebih tua darimu, jadi panggilku aku dengan honorifik.

Aku yang tertua di sini.

Yu tidak yakin apa maksud perkataannya yang ia ucapkan sembari membusung dada dan melihat ke arah dada Mari. Mari melihat ke bawah sebentar tapi saat ia melihat Lena, ia tersenyum.

Mengapa kau tersenyum?

Setelah itu, Yu memandu Mari dan Kuro ke kamar mereka. Ada banyak ruang kosong di rumahnya. Meski ia diberi kamar, Mari merasa tidak puas.

Budak seharusnya tidur di lantai kamar majikan.

Yu juga mengobati tenggorokannya sehingga ia bisa bicara sekarang.

Aku akan menyiapkan makanan.

Ujar Yu. Di meja makan, Nina dan Lena sudah duduk. Meski Kuro merasa tidak butuh apa-apa, dia juga ada di sana. Mari di sisi lain duduk dengan wajah yang memerah. Itu bukan karena ia marah, tapi karena ia malu.

Apa? Apa kau marah? Jangan khawatir, makanan ini akan enak.

Yu salah lagi. Makan malamnya adalah salad, sup, dan steak babi liar.

Setelah makan malam, Mari juga diizinkan untuk mandi. Dia merasa takut mengenai kebaikan Yu.

Tolong berikan hamba Perintah.

Kuro berlutut di depan Yu. Seperti seorang kesatria yang menunggu  perintah sang Raja.

Baik, tolong jaga agar tak ada seorang pun yang memasuki kamar ini. Kau bisa melakukannya bukan? Lagipula kau tak butuh tidur.

Kuro kemudian berdiri di depan pintu. Menjaga agar bahkan semut sendiri pun tak bisa lewat. 30 menit kemudian, Nina dan Lena mendekat.

Apa yang kalian lakukan di sini? Raja sudah tidur, tolong pergi dan jangan ganggu dia.

Aku akan masuk.

Aku juga.

Yu sudah tenang karena ada monster level empat yang menjaga kamarnya. Tapi itu semua sia-sia. Suara teriakan Kuro tak lama terdengar.


Guaaaaa, AAAAAAAAA!



No comments:

DMCA.com Protection Status