Jikuu Mahou de Isekai to Chikyuu wo Ittarikitari Chapter 14 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Jikuu Mahou de Isekai to Chikyuu wo Ittarikitari Chapter 14 Bahasa Indonesia

June 06, 2017 Christian Tobing

Translator : CTian

Opening lagi~
Yosh, sudah 10 hari semenjak chapter 13 kemarin. Di chapter 14 ini, Main Character mendapat godaan-godaan ambigu, wkwkwk cocok banget sama bulan ini, bulan puasa, dimana kita harus menahan rasa nafsu kita~. Maaf kalo ada typo atau translate yang kurang begitu jelas, karena yang lain juga tak tahu hilang kemana, jadi tidak ada yang bisa membantu mengeditkan. Sekian dari saya, terakhir ada cuplikan dialog nih~~

「Kyaa! Sesuatu yang putih muncrat keluar.」

Hayoo apa tuh?? wkwkwk selamat membaca!~

CHAPTER 14 : AIR DAN TISU

Saat aku menuntunnya ke toilet, Elena menjadi kaku.

「Ada apa?」
「U-uhm, aku tak tau bagaimana cara memakainnya……」
「B-benar.」

Tak akan ada yang percaya bahwa aku sedang di dalam toilet bersama dengan seorang gadis, mengajari dia cara menggunakan toilet.
Saat aku sedang menjelaskan, Elena tiba-tiba menyela perkataanku.

「P-permisi……」
「A-ada apa?」
「Aku…… aku hampir sampai p-pada batasku jadi…」
「Benar! M-maaf!」

Aku melesat keluar dari toilet.

「Aku akan ada di depan pintu, jika ada yang sesuatu yang tidak kau ketahui, teriak saja oke?」
「I-iya.」

Segera setelah itu, suara dari air suci keluar dari…
Wah! Ini buruk! AAH, AKU TAK MENDENGARKAN! AKU TAK MENDENGARKAN SAMA SEKALI!!
Aku memukul kedua kupingku untuk menghancurkan gendang telingaku. Aku harus cepat menghancurkan mereka.
Saat aku mencoba menghancurkan gendang telingaku, aku tiba-tiba menyadari sesuatu.
Memikirkan tentang hal itu, aku belum memberi tahunya cara menggunakan kunci! Yang berarti…… saat ini, pintu ini, tidak terkunci!?
JIKA, di suatu kesempatan langka pintu ini terbuka…… maka didalamnya Elena sedang……
AH!!!! AAH, Aku tak tahu!! Aku benar-benar tak tahu!!
Aku membenturkan kepalaku ke dinding untuk menghapus ingatan ku tentang pikiran ku barusan.

「P-permisi…」

Aku gagal menghancurkan genda telinga ku dan menghapus ingatanku. Saat aku mencoba mengatur nafasku yang tidak teratur, Elena memanggilku dari dalam.

「A-ada apa?」
「A-apakah ada sesuatu yang bisa dipakai untuk menyeka diriku?」
「S-sesuatu untuk menyeka?」

Vangke, aku juga lupa menjelaskannya cara menggunakan tisu toilet!

「Disebelahmu, disana semustinya ada gulungan tisu, ada?」
「Ah, iya, ada. 」
「Ambilah beberapa, dan lipatlah untuk menggunakannya.」
「A-ambil ini? A-aku mengerti.」

Aku mendegar sebuah suara berkeletak, nampaknya dia bisa untuk menggunakannya.

「Apa yang harus aku lakukan terhadap tisu nya sesudah aku selesai menyeka?」
「Buang saja ke dalam air.」
「Membuangnya!? Aku mengerti.」

Tak lama kemudian, aku mendengar suara pintu terbuka dan Elena pun keluar.

「Aku minta maaf karena telah merepotkanmu.」

Hmm? Ada sesuatu salah. Perasaan aneh apa ini yang menjanggal di pikiranku?
PIKON!
Itu dia! Aku belum mendengar suara air tersiram! Y-yang berarti.... tadi belum disiram!!

「Elena, tunggu!」
「I-iya, ada apa?」
「Disana seharusnya ada sebuah tuas besi kan, ada? Masuklah dan cepat putar tuas itu.」
「Ah, iya, aku mengerti.」

*SFX : Flush

Akhirnya aku mendengar suara toilet disiram, leganya.

「Kyaa! A-airnya!」

Elena terkejut oleh air yang tiba-tiba tersiram begitu saja.

「Tak apa, airnya hanya menyiram apa saja.」
「Ah, airnya diam lagi.」
「Iya kan.」
「Itu benar-benar mengejutkanku.」

Berhasil selamat dari masalah terhebat di hari ini, aku menuntun Elena ke tempat cuci tangan.

「Cuci tangan-mu disini.」

Aku memutar kerannya dan air menyembur kelar, lagi-lagi Elena terkejut.

「Kenapa kau tak mencoba menggunakan 【Sabun Tangan】 saat mencuci tangan?」
「【Sabun Tangan】?」

Aku menggerakkan tangan Elena ke bawah pompa dari tempat 【Sabun Tangan】 dan memencet pompannya. (TLN: Bingung mau Tl apa, mungkin readers bisa bantu?)

「Kyaa! Sesuatu yang putih muncrat keluar.」

Kenapa kau harus ngomong seperti itu sih! Astaga.

「Jika kau menggosokan tanganmu, maka akan berbusa dan membersihkan tanganmu.」
「Oke, aku akan coba.」

*SFX : Gosok Gosok :v

「Ini luar biasa! Berbusa!」

Mata Elena bersinar-sinar seperti anak kecil yang senang.

「Hei, kau tidak bisa memainkannya selamanya jadi cepatlah di bilas.」
「I-iya.」

Sesudah Elena menyiram busanya, Aku memberinya handuk.

「Ini, seka-lah tanganmu.」
「Terima kasih banyak. Kain ini lembut dan halus」

Elena yang sudah selesai membersihkan tangannya, tanpa sadar menatap tangannya sendiri.

「Tanganku sangat lembut. Ini sangat luar biasa!」

Jika dia sesenang ini sesudah membersihkan tangannya, aku sedikit khawatir kedepannya akan seperti apa. Bersamaan dengan yang aku pikirkan, aku merasakan perasaan
hangat dan lembut di hatiku untuk beberapa alasan.


No comments:

DMCA.com Protection Status