World of Warcraft Foreign Realm Domination Chapter 1 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

World of Warcraft Foreign Realm Domination Chapter 1 Bahasa Indonesia

August 26, 2017 Pipo Narwastu


Chapter 1

"Xiao Yu, bangun." Xiao Yu dalam keadaan tak sadarkan diri ketika ia mendengar suara cantik nan lembut seorang wanita yang memanggilnya.

"Ya Tuhan, wanita cantik mana yang sedang memanggilku?" Xiao Yu secara sepontan membayangkan wajah cantik dan tubuh artis dari film yang sudah ia tonton beberapa hari yang lalu.

Akan tetapi, ketika ia mencoba untuk membuka matanya, ia mendapati bahwa ia mengalami sakit kepala parah. Sinar matahari langsung menusuk begitu ia membuka matanya.

"Ada apa? Oh." Ia mencoba untuk menggerakan tubuhnya tapi mendapati bahwa tubuhnya terasa sakit sampai mati. Rasanya seolah-olah seluruh tulang dalam tubunya hancur. "Di mana aku?" Xiao Yu hanya ingat ia sedang mengikuti kejuaraan 'World of Warcraft' dan memenangkannya. Ia mendapatkan hadiah. Si manajer membawanya ke sebuah ruangan dan Xiao Yu merasa kepalanya seolah-olah dihajar. Ia tidak mengingat apapun mulai dari situ.

"Mah, si manajer itu pasti yang membuatku pingsan dan mengambil hadiahnya! Tunggu dan lihat saja gimana aku akan membalasnya!"
(TL Note: Di english dia memakai "Mom" yang jika dibahasa indonesiakan lebih mendekati ke "Mamah" daripada "Ibu")

"Xiao Yu, kamu tidak apa-apa?" Suara cantik yang sama menggema sekali lagi. Kali ini Xiao Yu jelas dan yakin bahwa ia tidak sedang bermimpi.

"Aneh, di mana aku? Siapa wanita cantik ini? Aku tidak ingat pernah kenal dengan seseorang yang punya suara secantik ini. Apa aku ada di rumah sakit?" Xiao Yu bingung.

Ia akhirnya membuka penuh matanya setelah beberapa saat. Ia melihat wajah yang cantik nan menarik sedang melihat ke arahnya yang dimana hampir membuat Xiao Yu tercengang

Seorang wanita cantik dengan wajah halus dan indahnya. Ia memiliki sepasang mata yang mana penuh dengan kesedihan. Bulu mata panjangnya terus-menerus bergetar, memberikannya daya tarik yang berbeda. Tubuh wanita itu memiliki temperamen yang sangat feminim dan ia melihat ke Xiao Yu dengan tatapan kasih sayang.

"Siapa ini? Aku sudah melihat begitu banyak wanita tapi ya Tuhan, aku tidak pernah melihat wanita yang punya daya tarik dan temperamen seperti ini! Lihat dadanya itu! Wow! Oh my god, 36d! Setidaknya 36D... Mungkin bahkan E! TUHAN! Apa yang hambamu telah lakukan ini sehingga engkau memberkatiku dengan wanita secantik ini?!"

Semangat Xiao Yu naik seketika dan air liur menetes dari mulutnya. Ia baru saja ingin bertanya kepada wanita cantik itu ketika sebuah suara dingin bergema: "Lihat penampilannya itu! Dia dah mau mati tapi tetap tidak bisa berpikir apapun lagi! Dia tetaplah bajingan untuk seribu tahun!"

Pikiran Xiao Yu berpindah ketika ia mendengar suara kedua: "Wanita cantik lainnya?"

Ia berbalik dan melihat bahwa ada empat wanita cantik di dalam ruangan! Total lima wanita cantik dan tiap-tiapnya lebih cantik dari yang lain! Bunga-bunga! Para Permaisuri Dowaders! Xiao Yu tidak pernah bertemu dengan wanita cantik sebanyak ini dalam hidupnya selain hari ini!

"Ya Tuhan, apa yang terjadi? Inikah hadiah karena telah menjaga keperjakaanku selama duapuluh tahun? Apakah itu berarti aku akhirnya bisa wisuda?"
(TL Note: "Wisuda" di sini maksudnya wisuda dari keperjakaan)

Pada saat yang bersamaan, Xiao Yu tidak tahu kenapa namun banyak ingatan-ingatan yang tidak dikenal mulai mengalir ke dalam pikirannya. Rasanya sangat tidak nyaman.

"Apa mereka saudara ipar perempuanku? Semua kakakku sudah mati..." Xiao Yu tercengang begitu tahu apa yang telah terjadi.

"Jadi, aku ditransmigrasi ke tubuh orang ini yang namanya juga Xiao Yu! Papah, mamah dan kelima kakakku mati. Aku adalah tuan tanahnya dan aku memiliki saudari-saudari iparku yang berstatus janda yang kecantikannya seperti bunga-bunga! Oh ya Tuhan! Hari kebahagiaan abadi tinggal selangkah lagi! Aku adalah remaja sehat dan di sini ada lima saudari ipar manis yang kesepian. Kesempatan buat nge-s*x 100%"

Xiao Yu hampir pingsan karena kesenangan. Tuhan sudah begitu baik padanya. Ia dikirim ke keluarga yang sebegitu membutuhkannya! Xiao Yu secara sepontan berfantasi mengenai 'hidup s*x' penuh kebahagiaan yang akan ia masuki.

Saudari ipar yang dingin itu bicara lagi ketika ia melihat semangat Xiao Yu kembali "Dia tidak akan mati! Kita harus berdiskusi mengenai apa yang harus dilakukan. Bocah bandel ini tidak hanya kehilangan bisnis keluarga tapi juga saudari iparnya karena judi! Kalau kita tidak melakukan tindak balasannya sekarang, maka si bajingan itu akan membawa orang-orangnya dalam sebulan untuk mengambil kita!"

Wanita-wanita cantik lainnya juga mengangguk. Wajah mereka menjadi dingin ketika mereka pergi satu demi satu.

Wanita yang lembut dan menawan dengan tidak berdaya menghela napas: "Xiao Yu, kamu adalah bencana! Selamat istirahat."

Si wanita muda juga pergi meninggalkan ruangan.

Xiao Yu berbisik sendiri: "Kehilangan bisnis keluarga? Kehilangan saudari ipar juga?"

Di saat yang bersamaan, ingatan sampah lainnya muncul di dalam pikirannya. Xiao Yu perlahan mulai mengerti beberapa hal. Ia telah bertransmigrasi ke tubuh tuan tanah yang bernama Xiao Yu. Xiao Yu ini adalah anak bandel keluarga.

Ia mewarisi tanah dan kekuasaan dari ayahnya.

Ayah Xiao Yu bernama Xiao Zhan Tian. Zhan Tian adalah seorang jendral Dinasti Tianshi (Sky Lion). Karena eksploitasi militer yang luar biasa dan terus-menerusnya, ia diberikan wilayah untuk diperintah.

Namun, Kaisar takut dengan kemampuan Zhan Tian dan khawatir untuk dikecualikan oleh lawan-lawan politiknya. Sebagai hasilnya, Kaisar menganugrahi Zhan Tian tanah terpencil dan tandus di barat laut.

Zhan Tian dengan tidak berdaya membawa keluarganya dan datang  ke wilayah ini setelah perang berakhir. Ia datang ke padang gurun Great Northern untuk melaksanakan pembangunan.

Sebidang tanah yang dianugerahi kepadanya yang dinamakan 'Padang Gurun Great Northern' adalah tempat yang sangat luas. Sebenarnya, luasnya adalah 1/3 dari tanah dinasti Sky Lion. Bahkan Pegunungan Ankagen masuk ke dalamnya. Tidak ada bangsawan di dalan dinasti yang memiliki perdikan sebesar itu.
(TL Note: Perdikan = suatu daerah dalam wilayah kerajaan tertentu. Daerah ini dibebaskan dari segala kewajiban pajak atau upeti karena daerah tersebut memiliki kekhususan tertentu, daerah tersebut harus digunakan sesuai dengan kekhususan yang dimiliki.)

Tanahnya luas namun sangatlah tandus. Zhan Tian dapat mengelolanya ntah bagaimana jika itu hanya lahan tandus. Yang jadi masalah adalah bahwa wilayah ini semuanya mengenai perang setempat dengan suku-suku yang tak terhingga jumlahnya dari berbagai sisi. Ditambah lagi, daerahnya dekat dengan Kerajaan Praire dan suku pengembara. Orang-orang ini hanyalah sekelompok bandit-bandit yang berkeliaran dari tempat ke tempat untuk menjarah wilayah tersebut.

Ditambah selain suku setempat dan kelompok pengembara, ada juga Pegunungan Ankagen yang mana ada troll, orc, goblin dan ras-ras lain yang menghuni di sana. Monster-monster ini sering menyerang berbagai desa dan kota dan hanya bisa menyebabkan kekacauan.

Penganugerahan tanah sang Kaisar dapat dengan mudah dimengerti. Jika Zhan Tian dapat mengatasi masalah-masalahnya maka tanahnya jadi miliknya. Jika Zhan Tian tidak memiliki kapasitas berarti tidak ada yang bisa dilakukan. Awalnya, tanah itu adalah zona penyangga antara Kerajaan Western CLoud dan Dinasti Sky Lion sehingga kerajaan tidak menganggapnya sebagai bagian dari tanah mereka lagipula.

Zhan Tian bukanlah orang yang mudah menyerah. Ia menggunakan talenta militernya dan mulai menaklukan area. Ia mendirikan sebuah area besar sebagai miliknya.

Setelah 30 tahun kerja keras, Zhan Tian sudah dapat mendirikan sebuah kota kecil di tanah tandus. Penduduk dari pemukiman terdekat pindah ke tempat itu dan membentuk kota dengan populasi tetap. Akan tetapi, karena pergumulan militer, populasi di wilayah itu menderita kerugian besar. Dari 6 anak yang Zhan Tian miliki, ketiganya terbunuh di pertempuran kecil itu.

Setelah pertempuran dan luka jangka panjang, Zhan Tian juga meninggal karena penyakit.

Setelah kematian Zhan Tian, anak keempatnya mengambil alih kendali wilayah. Namun setelah beberapa hari kendali, di hari pernikahannya, sebuah suku iblis menyerang dan membunuh anak keempat. Saudari ipar Xiao Yu menjadi janda sebelum memasuki kamar pengantin.

Anak kelima Yi Lai mengambil alih wilayah setelah kematian kakak ke-4. Sayangnya, ia berpenyakitan dan mati karena penyakit tidak lama setelah itu. Istrinya juga menjadi janda.

Sebagai hasilnya, 5 saudari ipar yang belum pernah tersentuh tertahan dalam wilayah.

Setelah semua yang terjadi itu, si bocah bandel yang berumur 16 tahun, Xiao Yu, mewarisi takhta tersebut.

Xiao Yu selalu melakukan hal-hal yang tidak senonoh sejak kecil. Ia makan, minum dan berjudi seharian penuh tapi ia cakap dalam segala hal. Ia dikenal sebagai si bajingan di rumah Zhan Tian karena ia suka mengintip saudari iparnya yang sedang mandi.

Dalam jangka waktu satu tahun, Xiao Yu melumpuhkan harta milik keluarga yang mana telah melemah setelah pertempuran panjang dan berbagai perang. Ia berjudi dengan pemuda yang bernama Carrie yang merupakan anak dari seorang jendral yang memerintah wilayah tidak jauh dari milik Xiao Yu. Carrie sudah lama terobsesi dengan kelima saudari ipar Xiao Yu. Jadi ia membuat sebuah taruhan dengan Xiao Yu. Jika Xiao Yu menang maka ia akan memberikan kembali semua uang yang Xiao Yu habiskan dalam judi tahun lalu.

Si anak bandel di luar dugaan mempertaruhkan kelima saudari iparnya sebagai taruhan untuk memenangkan kembali semua uang yang ia habiskan.

Sudah pasti, Xiao Yu tercurangi dan ia kalah dan bahkan kehilangan saudari iparnya. Namun, meskipun ia adalah anak bandel, ia tahu bahwa kehilangan saudari ipar nampak salah. Jadi ia memanfaatkan keadaan dan memakan kontraknya.

Carrie menjadi marah dan memerintahkan orang-orangnya untuk menghajar Xiao Yu setengah mati!

Ketika tubuh Xiao Yu dibawa ke rumah, ia pun mati dan Xiao dari dunia modern yang tengah kehilangan kesadaran bertransmigrasi dan mengambil alih tubuhnya.

"Apa-apaan ini? Kenapa aku begitu sial? Awalnya, aku kira aku akan berenang dalam kekayaan yang tak berdasar dan menikmati hidup indah dengan kelima saudari ipar tapi aku malah harus menghadapi situasi seburuk itu. Bocah bandel ini juga benar-benar menyebalkan! Kau sudah menikmati hari-hari kejayaanmu tapi aku sama sekali tidak!"

Xiao Yu pikir ia akan menjadi kaisar kecil di wilayah ini, menikmati tubuh-tubuh saudari iparnya. Nampaknya ia akan habis bahkan sebelum mempunyai kesempatan.

Ia kesal memikirkan ia harus menyerahkan kelima saudari iparnya. Bagaimanapun, ia adalah seorang mahasiswa sosialis modern. Bagaimana bisa ia melakukan hal semacam itu?

Bahkan si bocah bandel Xiao Yu tidak ingin menyerahkan saudari-saudari iparnya dengan memakan kontrak.

Meskipun begitu, sisi lain akan mengirim pasukan dalam sebulan jika ia tidak menyerahkan mereka. Menurut ingatannya, wilayahnya tidak akan bisa bertahan dari serangan siapapun. Jika tidak, kakak ke-4nya tidak akan terbunuh di hari pernikahannya.

...


...


"Tuan, anda harus beristirahat. Budak tua ini akan pergi keluar sekarang. Ada banyak hal yang harus saya atasi." Kata seorang pria tua berambut putih. Xiao Yu terkejut dengan transmigrasi dan para wanita cantik. Ia sedang tenggelam dalam lamunannya sendiri dan tidak menyadari bahwa ada pria lain di dalam ruangan.

Si pria tua mengenakan pakaian formal namun tua. Ia melihat ke arah Xiao Yu. Tidak ada amarah di matanya. Namun rasanya ia seolah-olah melihat ke bongkahan kayu daripada manusia.

Nampaknya si pria tua kecewa dengan Xiao Yu.

Menurut dengan ingatan tubuh lamanya, Xiao Yu tahu bahwa pengurus rumah tua ini bernama Hong. Ia telah mengikuti ayahnya selama lebih dari tiga dekade.

"Paman Hong." Xiao Yu tersenyum dengan sikap malu-malu.

Xiao Yu yang lama hanya berhati-hati dengan si pengurus rumah. Setelah kematian Zhao Tian, tua Hong adalah satu-satunya yang dapat mengendalikan kebandelan Xiao Yu.

Jika ada orang yang Xiao Yu takutkan di dunia ini, orang itu adalah Xiao Hong.

Pengurus rumah tua tidak mengatakan apapun dan hanya pergi meninggalkan ruangan.

...


...


Setelah beberapa saat, seorang pelayan wanita berumur 14 tahun datang membawa semangkuk bubur untuk Xiao Yu.

Xiao Yu bahkan tidak memiliki gairah untuk mengganggu gadis ini karena keputusan keras yang sedang ia hadapi.

"Sungguh sial! Sungguh jelek! Dasar bocah bandel." Xiao Yu nyaris berteriak.

No comments:

DMCA.com Protection Status