Shinka no Mi chapter 12 Bahasa Indonesia - Isekai Novel Translation

Isekai Novel Translation




Join Us on Facebook Join Us on Facebook

Shinka no Mi chapter 12 Bahasa Indonesia

October 02, 2017 Alice Eugeo



Chapter 12 : Kesimpulan / akhir


Translator : Belang
Editor : Sloth

(netNOTE__ Hanya mengingatkan bahwa Saria alias Kaiser Kong alias si gorila ngomongnya memang belepotan)


"……"

"……"

Selama pertarunganku dengan Kaiser Kong, jeda halus dalam pertarungan muncul.

…… ah edan, apa-apaan itu. Kau sesemangat itu untuk melukaiku. Aku mau mati aja deh.



Untuk sementara, entah bagaimana aku bisa bangun, karena aku tak mau mengalami rasa sakit yang akan datang jika situasi ini terus berlanjut.

"Hu, fufufu… kau sesuatu banget…" [Gorila]

"Tidak, aku cuman mau menghancurkan diri sendiri…" [Seiichi]

"Tidaaaaaaaaaaak!" [Gorila]

Aku ingin bersembunyi di sebuah lubang jika aku bisa nemuin satu! Aku berusaha berbohong, tapi justru malah tsukkomi yang muncul!

Jadi "Begitu" ya. Sihir membutuhkan latihan. Jika ini diteruskan, tubuhku takkan bertahan.

"…… kau mau melanjutkannya?" [Gorila]

"Kasih aku istirahat…" [Seiichi]

Ada apa denganku? Seenaknya saja sekarat dan mentalku roboh? Walau begitu, tampak bahwa gorila ini masih mau melanjutkannya?

"… lalu, ayo?" [Gorila]

Adalah apa yang kudengar dari Kaiser Kong, tapi aku takkan berdaya jika dia ingin menyerangku sekarang. Tubuhku sakit semua, dan aku tak bisa mengaktifkan skill langsung atau pemulihan.

Tapi, jika sihir tak dapat digunakan untuk memenuhi situasi ini, maka… apa aku punya teknik untuk mengalahkan dia?

Meskipun begitu, Kaiser Kong di depanku ini benar-benar jujur. Bahkan dia susah-susah untuk bertanya apakah tidak apa-apa untuk menyerangku… Dia bahkan bersimpati kepadaku, atau itu hanyalah imajinasiku aja. Keberuntunganku telah meningkat, 'kan?

Lebih penting lagi, aku beneran tak memiliki rencana untuk mengakhiri konflik ini…

Skillku takkan bisa melukainya, dan aku benar-benar tak dapat memakai sihir. Tubuhku hanya pulih saat aku menggunakan obat, tapi selama waktu itu aku akan bisa diserang, kan. Karena dia ini dengan jujur bertanya apakah tidak apa-apa untuk menyerang membuatku merasa bahwa tidak apa untuk memulihkan diri…

Sesuatu… sesuatu yang bisa kugunakan…!

Aku memutar kepalaku dengan sekuat tenagaku, sambil aku berpikir untuk mengubah keadaan pada dirinya.

"Mou, aku udah cukup lama nunggu. Aku maju nih!" [Gorila]

"Eh!?" [Seiichi]

Buset dah, kupikir kalau dia akan menunggu sebentar tapi Kaiser Kong datang ke arahku dengan kecepatan yang mengerikan.

Untungnya, dia tak menggunakan skill, jadi jika aku berpikir soal menghindari itu aku bisa. … ya jika aku benar-benar sembuh sih.

Karena aku menembakkan sihir terkuatku yang membuat tubuhku sakit semua, jadi aku tak bisa menggerakkan tubuhku seperti yang kuinginkan.

Apa yang harus kulakukan…!

Sambil memikirkan itu, aku ingat senjata rahasia yang aku sembunyikan.

"Aku juga punya… bauku!" [Seiichi]

Clever Monkey itu mati akibat dari bau yang mematikan…!

Ah, tapi, karena serangan sebelumnya, mungkin saja baunya telah memudar…

Namun, itu tak masalah untukku sekarang ini.

Karena aku punya title 『Player Berbau Busuk』!

Dengan title ini, aku sepenuhnya menguasai pengendalian bauku, meskipun, hasilnya aku tak tau apakah senang atau meratapi soal ini.

"Muahahahaha! Kaiser Kong!" [Seiichi]

"! …… Apa?" [Gorila]

Serangan Kaiser Kong terhenti, dan dia diam di tempat. … jujur banget.

"Kau tak mungkin menang sekarang!" [Seiichi]

"Kenapa memangnya?" [Gorila]

"Itu karena… aku memiliki senjata rahasia!" [Seiichi]

"A-apa yang kau katakan!?" [Gorila]

Kenapa kau bahkan tahu itu. Tidak, itu paling hanya kebetulan.

"Jika kau mendekatiku, kau akan kehilangan nyawamu…!" [Seiichi]

"… Apa yang, terjadi sih?" [Gorila]

Kaiser Kong tak menyembunyikan kebingungannya dari cara bicaraku. Yah, reaksi itu normal. Mati hanya dengan mendekat itu biasanya tidak bisa dipercaya.

Namun, bau badanku keterlaluan, pergerakan spesialku! Aku mengorbankan kebanggaan sebagai manusia hanya untuk mendapatkan pergerakan besar ini!

Aku langsung memakai status 『Player Berbau Busuk』, melepaskan bau secara maksimum.

Title ini memungkinkan seseorang untuk memiliki penguasaan penuh untuk mengontrol bau mereka, tapi tak dapat menghasilkan bau itu sendiri. Singkatnya, bau yang bisa kugunakan adalah antara yang kuat atau yang lemah.

Oleh karena itu, dalam radius tidak kurang dari 10 cm bau kuatku akan terhembus ke udara.

Namun, mengingat bahwa itu adalah bau, hanya bekerja dalam jarak pendek.

Karena itulah, aku punya rencana menggunakan pakaianku untuk meningkatkan jangkauan baunya. Sebaliknya, sebelum bau mencapainya,tinjunya akan menghantam wajahku.

"Sekarang! Datanglah kepadaku!" [Seiichi]

"……" [Gorila]

Dengan cepat ku putar-putar pakaianku seperti itu. Karena suatu alasan, Kaiser Kong tampaknya berjalan mundur.

Tapi, saat aku teralihkan selama beberapa detik, Kaiser Kong menghilang dari tempatnya.

Dia mungkin menggunakan 『Instant Skill. 』

"…… Mou, ini adalah akhirnya." [Gorila]

Ketika aku mendengar perkataan singkat itu, Kaiser Kong tiba-tiba muncul di depanku, kemudian tinjunya berada di depan mataku.

"!"

Seperti yang kupikirkan, tak ada gunanya!? Aku tak bisa menang dengan bau!? Bahkan apa itu mencapainya!?

Tampaknya bahwa bauku tak mencapainya sama sekali, dan aku langsung menyesali tindakanku.

Aku begitu bodoh. Tidak mungkin aku dapat membunuhnya dengan bau. … Walaupun Clever Monkey mati. I-itu hanya kebetulan doang!

Aku sudah menyerah dan menerima tinju yang menuju langsung ke wajahku.

"!"

Pita.

Efek suara semacam itu hampir terpasang, kekuatan menakutkan dari tinjunya terhenti satu centimeter dari wajahku.

Tak sengaja mataku tertarik ke tinjunya, dan aku merasa tetesan keringat dingin menuruni punggungku.

Tetap jaga rahasia bahwa aku hampir mengencingi diriku sendiri.

Aku mengerjapkan mataku berkali-kali. Aku yang menatap tinjuannya penasaran kenapa pukulannya mendadak terhenti, dan di akhir mengintip ke arah ekspresi Kaiser Kong.

"Po~……"
(netNOTE__ itu adalah efek suara ketika muka sangat memerah.)

"……" [Seiichi]

Seharusnya tak kulihat.

Pandangan yang menjijikkan njir! Muka gorila betina yang benar-benar sangat memerah dan pura-pura dungu!?

Atau lebih tepatnya, ada apa dengan Kaiser Kong!? Apa yang terjadi njirr!?

Saat aku memikirkan itu, ia tiba-tiba menampilkan wajah serius, atau begitulah yang kupikirkan, tapi, dengan ekspresi itu Kaiser Kong mencengkeram kuat kedua bahuku. … Apa, Apakah itu begitu menjijikkan sampai itu membuat reaksinya lambat!?

Merasa cemas tentang apa yang akan terjadi karena hasil dari kesalahanku, aku menatap Kaiser Kong didepanku, yang pipinya itu secara bertahap berubah merah. Kemudian, bibirnya berpisah.

"…… Aku suka" [Gorila]

"………………………… Apa?"

Tunggu Tunggu Tunggu. Tunggu Tunggu Tunggu. Tenanglah diriku. Eh, apa yang barusan dia bilang? Kalau itu bukan cuman imajinasiku doang, kupikir aku mendengar 『Aku suka』…….

Hanya itu kemungkinannya, tapi aku ingin membuangnya jauh-jauh, jika aku menghargai perasaannya, malah aku mungkin bakalan dikejar.

"Ayo nikah sekarang." [Gorila]

"…………" [Seiichi]

Yabai, apa yang harus kukatakan. Ini melebihi tingkatan toleransi pengeluaran mentalku. Apa yang Kaiser Kong ini katakan sih?

Mengambil keuntungan dari kebingunganku, Kaiser Kong meraih tanganku dan menyeretku.

"Pejantan kuat. Feromonmu luarbiasa. Benar-benar keren. Aku akan membawamu pulang ke sarang kita. Dan membuat anak" [Gorila]

(netNOTE__ Feromon = zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual pada jantan maupun betina.)

"…………" [Seiichi]

Situasi berangsur masuk ke dalam pikiranku.

Kemudian―――

"APAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!????" [Seiichi]

Aku berteriak.

◆ ◇ ◆

"Ini sudah berakhir, dia tak mengerti…!" [Seiichi]

Lukaku dirawat secara menyeluruh oleh Kaiser Kong, dalam perintah untuk mencoba menyelidiki penyebab ini, aku mengingat kembali tentang pertarungan kami, tapi…

Sumpah njirr, kenapa ini bisa terjadi!? Apa yang aku lakuin!?

Aku sepenuhnya telah mengerti situasiku sekarang, tapi aku tak mengerti kenapa jadi begini situasinya.

"Ada apa? Apa kau mau makan?" [Gorila]

Kaiser Kong, Saria, menawarkanku makanan. Mati aja deh.

"Dengar yaa, aku sudah bilang tak mau apapun, 'kan? Keintinya lagi, bisa tolong lepaskan aku?" [Seiichi]

"Tidak. Seiichi, suamiku." [Gorila]

"Aku bukaaaaaaan! Aku manusia! Kau "Gorilla Sialan" paham!? Ras kita berbeda!? Pertama, aku takkan pernah menikahi gorila! kau mengerti 'kan!?" [Seiichi]

"Aku, bukan "Gorila Sialan". Saria" [Gorila]

"Sudah diamlaaaaaaaah!" [Gorila]

Siapapun! Adakah kawan yang bisa berbagi rasa sakit ini bersamaku!? Jika ada bawa dia ke sini dengan kecepatan cahaya!

Ngomong-ngomong, "Gorila Sialan" tau namaku karena secara enggan akhirnya aku berakhir mengatakannya, karena ancaman sederhana, atau lebih tepatnya, hasil dari permintaan. Aku diberitahu bahwa dia akan menciumku di sana jika aku berbohong.

Apa lagi, aku tak bisa berbohong karena aku merasa sepertinya dia akan mengetahui itu, jadi dalam ketidak berdayaanku,aku mengatakan nama asliku. Aku mau mati aja deh.

Haa, Haa… hanya itulah jawaban yang bisa kujelaskan secara kasar karena, di depanku ada makanan muncul.

Makanan yang ada di depanku disiapkan untukku, ini, sejujurnya enak.

Daging dan buah-buahan asing, dan berbagai sayuran yang digunakan, bagaimana sih dia memasak semua ini, ini telah menjadi 『Santapan』.

Mulutku menolak, tapi aku sangatlah lapar.

Jika seperti ini, meski perutku berbunyi―――

KrubukKrubuk~.

"…………" [Seiichi]

"Kamu, lapar. Makanlah" [Gorila]

Aku tak mau ini lagiiiiiiiii!

Tapi, perutku sudah berbunyi, jadi aku tak bisa bilang bahwa aku kenyang.

Juga, Kaiser Kong didepanku dengan perkasanya menjagaku, makanya, aku enggan menerima hidangan dan menyantapnya ke mulutku.

Bahkan jika aku makan racun, itu takkan berhasil terhadapku…

Bahkan walau aku punya skill tersebut, aku masih merasa sedikit cemas saat aku dengan berhati-hati membawa makanan mendekat ke mulutku.

Hidangan di tanganku memiliki sesuatu yang merupakan daging asing panggang yang asing. Namun, itu bukan hanya dipanggang. Menebak dari baunya ini memiliki sesuatu seperti bawang putih, lada, dan sayuran lainnya bersama rempah-rempah, secara keseluruhan punya aroma enak yang menggelitik hidungku.

Setelah menganalisa selama beberapa detik, baunya terindikasi bahwa ini adalah 『Pawn Dragon Steak』. Na-naga…

Seperti yang diharapkan dari Kaiser.

Dengan takut Aku meletakkan makanan yang telah diberikan ke dalam mulutku.

"…………" [Seiichi]

Aku mengunyahnya dengan cukup dan menelannya.

"――――!" [Seiichi]

Mataku jadi "Ga," dan melebar. Jika aku membuat ekspresi seperti di manga, mataku ini akan memembakkan sinar cahaya.

Pokoknya, itu menyebabkan reaksi semacam itu deh… Pawn Dragon Steak ini lezat.

Bu-bukan! Bahannya! Ini karena bahannya bagus! Masakan lain… Ah, pastinya rebusan yang ada dibelakangnya takkan enak!

Selanjutnya, aku mendekati rebusan dan menganalisa itu, dan ditemukan bahwa ini terkandung daging Clever Monkey. …… njirr…

"Clever Monkey!?" [Seiichi]

Ini kanibalisme ya!? Bukan, dia jenis monyet yang berbeda jadi tak mungkin kanibalisme…

Meski begitu, ini saudaranya kan!? Eh, kau bahkan memasak mereka!?

Menyadari bahwa bahan-bahan itu mengejutkanku, Kaiser Kong menjelaskan.

"Kami bukan saudara. Jangan samakan aku dengan mereka. Namun, mereka mendengarkan apa yang kukatakan. Aku, menghasilkan keuntungan" [Gorila]

Uwaa…… jangan pikirkan Clever Monkey.

Mereka cerdas, tapi mereka sedang dimanfaatkan.

Namun, daging Clever Monkey seharusnya menjijikkan. Sebagai hasilnya, bahkan dimasak pun akan menjijikkan, ya kan.

Biasanya, aku tak berharap bahwa makanan yang kumasukkan ke dalam mulutku menjijikkan, tapi, kali ini aku takkan mengatakan hal bodoh semacam itu jadi, aku berharap agar ini tidak seperti itu. Sekali lagi, aku meletakkan rebusan ke dalam mulut.

"……" [Seiichi]

Aku menundukkan kepalaku.

Ini enak… Apa-apan dengan ini? Apaan sih ini…

Berpikir dengan cara itu, tentu saja aku pasti sudah terluka. (EDNote: luka hati :V) (NTL: maksudnya rasa itu seharusnya gak enak).

"Aku yang membuat itu semua. Enak tidak?" [Gorila]

"Benarkah!?" [Seiichi]

Pembohong-Ke…… kenapa kau begitu pandai memasak……

Dengan perasaan berat, si "Gorila Sialan" perlahan mendekatiku, ke arah ofensif.

"Oh iya, Seiichi, pakaian lusuh. Aku membuat yang baru." [Gorila]

"Membuat!?" [Seiichi]

Apa yang Kaiser Kong serahkan kepadaku adalah, sesuatu yang biasanya ditemukan di bumi, terbuat dari bahan berkualitas yang belum pernah kulihat sebelumnya. Walaupun, ini tak bisa dibilang sempurna, yang pasti ini adalah sepasang kemeja dan celana panjang.

Kemeja putih dan celana hitam.

"Keduanya, monster yang aku temui, terbuat dari jaring. Ini kuat, material bagus" [Gorila]

Sepertinya Kaiser Kong yang membuatkanku ini.

"Pakaian, lalu lepas. Cuci di sungai" [Gorila]

"Seseorang, Selamatkan akuuu!" [Seiichi]

Aku berteriak dengan seluruh tenagaku.

Apa ini beneran? "Joushi Ryoku" mu benar-benar tinggi! Ini terlalu berlebihan 'kan!?
(netNOTE__ Joushi Ryoku = Kekuatan Wanita)

Memasak, mencuci, menjahit… Juga, sarang yang kau miliki di salah satu bagian hutan itu bersih, jadi berpikir soal itu kau pun bagus dalam membersihkan.

Bukankah ini berubah menjadi sebuah diskusi mengenai kualifikasimu sebagai seorang istri!? Tubuh yang benar-benar sempurna!? …… Jika kau bukan seekor gorila!?

"Aku, menjadi istri yang baik?" [Gorila]

"Iya kau akan jadi istri yang baik!? Jika suaminya seekor gorila!" [Seiichi]

"Oh tidak… memalukan sekali. Kalau Seiichi bilang gitu, maka ayo nikah sekarang." [Gorila]

"Aku bilang jika dia seekor GORILLAAAAAAAAAA!" [Seiichi]

Aku memberikan pendapatkuu…! Tapi aku tak bisa menang…! Kerasnya hidup ini!

Begitukah? Kaiser Kong yang ada di depanku berpikir bahwa dia dan aku itu sama!?

Jadi begitu ya!?

Aku entah bagaimana menarik napas dalam-dalam dan kembali ke ketenanganku meskipun keadaan putus asa.

Aku menarik napas dan dengan tenang berpikir soal hal ini.

Aku harus melakukan sesuatu untuk melarikan diri dari neraka ini…!

Untuk itu, jalan mana yang harus kulalui untuk kabur?

Jika aku lari… Itu. Bahkan jika itu adalah inteligensi Clever Monkey, atau jika itu dari inteligensi Aqua Wolf, sebaiknya lari ke bagian peta yang menghitam.

Bahkan jika Clever Monkey membagikan banyak karakteristik dengan "Gorila Sialan" ini, jika ada bagian yang menghitam (TL : Itu lho yg ada di map), maka mungkin saja "Gorila Sialan" itu tidak tau soal bagian itu. Bahkan walau ia tau, dia tidak tau tempat macam apa itu, mungkin seperti itu?

Maka saat aku harus lari…

Itu terjadi ketika aku memikirkan tentang itu.

Tidak peduli tentang keadaan darurat, tapi lebih tepatnya, kenapa sekarang? Aku tak merasa menyukainya, tapi aku tiba-tiba bertanya ke Kaiser Kong.

"Oi, Gorilla sialan" [Seiichi]

"Bukan Gorilla sialan. Aku, Saria" [Gorila]

"Sudahlah. Jadi, bagaimana kau dapat menggunakan bahasa yang sama sepertiku juga?" [Seiichi]

Apa yang menarik perhatianku adalah fakta bahwa Kaiser Kong di depanku ini bisa mahir berbicara bahasa yang sama sepertiku.

Clever Monkey itu tak menggunakan kata-kata. Namun, Kaiser Kong ini dapat dengan mudah mengerti denganku.

Apa kau senang karena aku menanyakan pertanyaan seperti itu…

"Itu, karena sebuah buku yang kutemukan di dekat gua." [Gorila]

"Gua? Dan juga, sebuah buku?" [Seiichi]

Aku mencondongkan kepalaku, dan si Gorila sialan mengambil beberapa langkah dari semak-semak, mengeluarkan dua volume buku.

Kedua buku yang sobek-sobek, yang satu tebal, satu lainnya tipis.

"Itu karena aku membaca buku-buku ini, begitulah aku mempelajarinya." [Gorila]

"……" [Seiichi]

Sumpahh… gorila sialan yang menakjubkan.

Aku menerima kedua buku dan melihat sampul buku yang tipis.

『Seikatsu Mahou no Gokui』

(netNOTE__ sihir dasar dalam kehidupan sehari-hari.)

"Sihir dasar dalam kehidupan sehari-hari" [Seiichi]

Mendengar kata-kata familiar membuatku bingung. Dalam kebingungan, aku mencoba membuka buku.

Setelah melakukannya, aku menemukan bahwa buku-buku ini berisi informasi tentang cara tepat menggunakan sihir dalam kehidupan sehari-hari.

Sihir sederhana untuk menyalakan api. Sihir untuk mengisi cangkir dengan air. Sihir untuk mengeringkan cucian. Sihir yang melunakkan tanah untuk memudahkan membajak bagi tanaman… Semuanya benar-benar sepele; dipenuhi dengan cara-cara untuk menggunakan sihir dengan nyaman.

Tapi di dalam, ada satu sihir menarik perhatianku. Sihir yang disebut 『Wash』. (mencuci)

Sederhananya, sihir ini membersihkan debu, kotoran dan lumur yang melekat dari tubuh. Tak dapat membersihkan pakaian, tapi jika digunakan pada tubuh itu akan membuat kehidupan sehari-hari menyenangkan.

Tubuhku cukup kotor jadi… Yah, itu rasanya seperti sihirku hampir akan membunuhku sementara di saat yang sama membersihku sedikit.

Jika ini sihir untuk penduduk biasa, kemungkinannya akan jadi sihir populer yang dapat dimanfaatkan. Membuat pengalaman mandi dari aristokrat kaya dan pedagang sama.

(netNOTE__ aristokrat = Bangsawan)

"Hee… Ini benar-benar sihir yang menyenangkan" [Seiichi]

Selama beberapa waktu aku bergumam.

『Sihir Kehidupan Sehari-hari telah dipelajari』

"……"

Suara itu bergema di kepalaku.

… Bagaimana aku mengatakan ini, aku dengan cepat mempelajari sihir. Tapi ini membutuhkan latihan dan sejenisnya, 'kan?

… Maa, aku sudah mempelajarinya jadi tak ada masalah.

Setelah sihir harian telah dipelajari, aku menutup 『Seikatsu Mahou no Gokui』 dan meraih buku volume tebal.

Untuk saat ini, aku membaca judul buku untuk mengeceknya.

『Diary dari Hero Abel』

"Hee, buku harian Hero Abel huh…"

Buku harian ya… Aku tak mau lanjut membaca hal semacam ini…

………….

"Heroo!?"

Terkejut oleh kebenaran ini, aku mengeluarkan suara kaget.

Eh!? Diary seorang hero!? Sumpah nih!? Ini tidak palsu 'kan!?

Aku agak tercengang sambil kubuka buku ini.

『 ×× Tahun ● bulan ○ hari. Aku dipilih sebagai Hero, dan akhirnya hari keberangkatan. Pendeta Pieru ditugaskan sebagai seorang healer, dan Glass sebagai Vanguard.

Sage pendukung logis adalah Liliana, dan Anna sebagai hunter. Secara pribadi semuanya menerima nasib dari Raja untuk menaklukan Demon Lord. Dengan begini, aku bepergian dengan grup berhargaku. Kami harus melindungi dunia, tapi aku tak mau ada siapapun yang mati. Aku akan berjuang sampai batas kekuatanku! 』

"Wow, dia ini, benar-benar hero. Apalagi, Demon Lord dan hero, Betapa mulianya jalan hidup itu." [Seiichi]

Yah, temanku dulu terlibat dalam sesuatu seperti pemanggilan hero, 'kan? Aku penasaran bagaimana kabar Kenji ya?

Dengan itu dalam pikiranku, seperti yang ku ingat temanku yang terlibat pemanggilan hero, bertahap ku terus membacanya.

Namun,semakin halaman itu berlalu, bukunya menjadi lebih sobek.

『 ×× Tahun ● bulan ○ hari. Sudah satu tahun sejak kami memulai perjalanan. Tak ada yang mati, ini perjalanan panjang namun singkat berkat semuanya. Tapi, saat kami maju melalui perjalanan kami, kami melewati banyak kota dan desa yang berbeda, mengamati tempat-tempat dan situasi mereka, aku ingin membantu mereka. Memperkuat keinginanku untuk secepatnya mengalahkan Demon Lord. Sebagai hero, aku ditugaskan pada misi ini oleh Raja ――Negeri―― dan untuk membalas budi orang-orang yang mendukungku. 』

『 ×× Tahun ● bulan ○ hari. Kami berhasil melacak salah satu pemimpin tentara Demon Lord. Namun,korbannya besar, seorang teman yang bersamaku sepanjang perjalanan yang panjang ini ialah Glass. Itu adalah hasil karena dia melindungiku. Kelemahan dan kesengsaraan memenuhiku dengan kurangnya target untuk melampiaskan amarahku, bahkan sekarang aku serasa seperti mau meledak.

Kenapa aku selemah ini! Aku tidak kuat sama sekali! Meski begitu, aku dipuji oleh semua orang sebagai hero, ini adalah hasil dariku yang berada di puncak…! Aku takkan membiarkan kesalahan yang sama terjadi lagi. Meskipun aku putus asa, Liliana dan Anna dengan baik hati menguatkanku.

Glass, untuk penebusan tertinggimu, aku akan mendapatkan kepala Demon Lord! 』

"…… Hero sangat populer ya. Pieru, begitu menyedihkan……" [Seiichi]

『 ×× Tahun ● bulan ○ hari. Aku akhirnya mengalahkan Demon Lord. Namun, apa yang menunggu kami adalah kekejaman dari kenyataan. Pieru mengkhianati kami. Setelah mengalahkan Demon Lord, Pireu menyerangku yang sedang kelelahan. Aku entah bagaimana dilindungi Liliana dan Anna, dan kami berlari sekuat tenaga. Kami melaporkan pengkhianatan Pieru ke Raja――Negeri――』

"Dia berkhianat!? Pieru!? Jadi gitu ya, efek kecemburuan dari kepopuleran seorang Hero!?" [Seiichi]

『 ×× Tahun ● bulan ○ hari. Aku kecewa dengan manusia. Apa yang sedang menungguku adalah kutukan dari penduduk. Bahkan sepertinya aku ditipu oleh negara. Menurut  informasi bawah tanah, rumor yang beredar adalah bahwa aku berhubungan dengan salah satu pemimpin pembunuh pasukan Demon Lord yang tertinggal di belakang. Bahkan lebih, mengenai masalah kebangkitannya Demon Lord, negara dan para pemimpinnya menyusun skenario kehancuran. Tapi, aku tak peduli soal itu. Aku akan kembali ke negara, serta demi Liliana dan Anna yang kusayangi, yang telah dibunuh, aku akan meneruskan buku harian ini nanti. Di mana-mana, ada manusia bodoh, tapi, dengan mengingat perjalananku bersama Liliana dan Anna, aku tak mau hal-hal yang mengingatkanku menghilang.

Jika ada seseorang yang membaca buku harian ini, tolong jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama. Masa depan, berharap untuk masa depan—— Abel』

Dengan perlahan kututup buku harian ini.

…………。

"Ukh, begitu berat!" [Seiichi]

Kubanting buku harian ke tanah dengan kencang.

"Apa-apaan ini!? Biasanya, kau menulis mengenai hal-hal yang menyenangkan dari kehidupan sehari-harimu dalam buku harian, 'kan!? Pastinya kau juga menulis hal yang menyakitkan dan menyedihkan, tapi ini keterlaluan, 'kan!?" [Seiichi]

E-… Lalu apa? Aku akan bekerja untuk tak mengulangi kesalahan yang sama setelah membaca buku harian ini?

Jangan mengatakan hal yang tak masuk akal! Pertama dan terutama, hal yang paling terpenting sobek! Itu sengaja ya!?

"Haa… Haa…" [Seiichi]

"Seiichi, tenanglah. Kamu punya aku." [Gorila]

"Ini karenamu ini malah jadi malapetaka!" [Seiichi]

"Pernikahan, bisa?" [Gorila]

"Mati aja lu!" [Seiichi]

Aku pasti akan lari dari Gorila sialan ini……! Adalah apa yang kujanjikan.



Sebelumnya | Daftar isi | selanjutnya

No comments:

DMCA.com Protection Status